- Motherboard, Tutorial

Penjelasan Chipset Intel Seri 300 Soket LGA 1151, Hal Yang Perlu Kalian Ketahui

Chipset Intel Seri 300, barisan motherboard terbaru yang dikhususkan untuk prosesor desktop Intel generasi ke-8 maupun ke-9 mungkin bisa memberikan banyak pilihan seru bagi kalian, meski masih banyak yang belum terlalu dimengerti oleh sebagian besar konsumen awam.

Untuk itulah, apalagi jika kalian berencana untuk membangun sebuah Rig PC Tangguh berdasarkan prosesor Intel Coffee Lake gen 9, maka ada beberapa penjelasan sederhana supaya kalian bisa memilih mobo yang tepat untuk hasil yang efektif, termasuk juga anggaran.

Baca juga : Hal Yang Perlu Kita Ketahui Tentang Barisan Chipset AMD Soket AM4

Chipset Intel Seri 300 Soket LGA 1151 : Apa Yang Kami Tahu Sejauh ini

Prosesor Intel generasi ke-8 maupun ke-9 dengan kode Coffee Lake tentu membawa makna tersendiri bagi penggemar, khususnya dalam hal kinerja yang jauh lebih baik dan jauh lebih efektif. Prosesor itu sendiri diluncurkan pada tahun 2017 silam, khususnya untuk gen-8, dan kemudian berlanjut hingga generasi ke-9 dengan pilihan kode yang sama.

Dan satu hal yang masih berlaku hingga hari ini, produsen menetapkan chipset yang juga sama, yakni Soket LGA 1151 dengan chipset seri 300. Ada total 7 pilihan chipset yang mendukung soket tersebut, dimana hanya 6 diantaranya yang seringkali muncul sebagai pilihan utama banyak konsumen, diantaranya adalah :

1. Chipset H310

Chipset Intel Seri 300 Soket LGA 1151

Chipset H310 bisa dibilang sebagai pilihan mobo entry level yang hanya mendukung prosesor Intel gen-8 maupun gen-9 dan terhitung memiliki fitur sederhana, seperti jumlah maksimum Slot DIMM memori hanya 2, USB port hingga 10, SATA 3.0 hingga 4 port, dan tidak mendukung storage Intel optane maupun teknologi Intel Smart Sound. Meski begitu, seri ini bisa cocok buat kasual user dengan rig yang bisa dikatakan sederhana, apalagi harga yang ditawarkan pada juga sangat terjangkau pada kisaran 1 jutaan.

2. Chipset B360

Chipset Intel Seri 300 Soket LGA 1151

Sedangkan untuk pilihan “kelas menengah”, B360 bisa mewakili banyak hal bagi pengguna, apalagi banyak fitur yang cukup lengkap dan lebih baik dibanding H310, seperti jumlah Port USB yang lebih banyak hingga 12 port, termasuk pilihan konfigurasi antara port USB 3.1 maupun 3.2 cepat, jumlah slot DIMM memori hingga 4 dan dukungan storage Intel Optane maupun teknologi Intel Smart Sound.

Cuman, harga yang ditawarkan tentu jauh lebih mahal dengan harga berkisar antara 1 hingga 2 jutaan lebih sedikit. Semakin tinggi harga yang ditawarkan, maka produsen biasanya memberikan fitur yang jauh lebih istimewa, termasuk bentuk desain premium.

3. Chipset B365

Chipset Intel Seri 300 Soket LGA 1151

Seri ini mungkin hampir sama dengan B360, dan bisa dibilang sebagai versi terbaru. Hanya saja, Intel seolah membawa pengguna kembali ke jaman lama, dimana B365 dibangun berdasarkan proses 22nm. Untuk itulah, beberapa fitur inti seperti dukungan USB 3.2 tidak hadir, meski port USB jauh lebih banyak hingga 14 (8 port bisa hadir dengan pilihan USB 3.1), termasuk konfigurasi jumlah jalur PCIe yang juga lebih banyak hingga 20 lane. Sisanya bisa dibilang sama, seperti dukungan Intel Optane memory, termasuk harga.

4. Chipset H370

Chipset Intel Seri 300 Soket LGA 1151

Jika kalian menginginkan upgrade yang lebih baik dibanding B360 atau B365, maka H370 merupakan jawaban paling idealnya. Apa yang membedakan adalah jumlah port yang lebih banyak hingga 14 port, termasuk pilihan konfigurasi USB 3.1 maupun 3.2 yang lebih banyak, dan biasanya hadir dengan pilihan Integrated Wireless (802.11ac) bawaan, meskipun enggak semua juga sih.

Seri ini juga sudah pasti mendukung teknologi unggulan dari Intel, termasuk Intel optane maupun Intel Smart Sound. Satu hal yang minus adalah ketiadaan dukungan OC yang hanya hadir di seri Z. Sedangkan untuk harga, seri ini biasanya memiliki harga diatas 2 jutaan, bahkan beberapa pilihan premium bisa memiliki nilai diatas 3 jutaan.

5. Chipset Q370

Chipset Intel Seri 300 Soket LGA 1151

Chipset Q370 bisa dikatakan sebagai pilihan yang lebih ramping dibanding H370 dan biasanya hanya hadir sebagai paket built-up PC dari pihak ketiga, seperti dari Dell, HP atau untuk kalangan bisnis saja. Sementara fitur inti mungkin bisa dibilang hampir sama dengan seri H370, meskipun jumlah slot DIMM memori maksimum hanya hingga 2 slot saja. Sisa spesifikasi seutuhnya sama.

6. Chipset Z370

Chipset Intel Seri 300 Soket LGA 1151

Seri ini merupakan pilihan premium untuk banyak enthusiast yang menginginkan banyak fitur lengkap, khususnya untuk prosesor yang sepenuhnya terbuka untuk overclocking. Disamping itu, seri ini juga biasanya memiliki jumlah jalur PCIe lebih besar hingga 24 dan konfigurasi PCIe yang lebih banyak.

Cuman, seri ini hanya memiliki dukungan port USB 3.1 saja dan biasanya minus bawaan WiFi 802.AC. Sedangkan untuk harga, seri Z370 biasanya memiliki nilai diatas 3 jutaan, bahkan bisa melampaui harga 4 jutaan untuk pilihan premium.

7. Chipset Z390

Chipset Intel Seri 300 Soket LGA 1151

Dan terakhir adalah Chipset Z390, dimana ini merupakan seri terbaru dan pilihan paling ampuh untuk sebuah RIG PC superior. Selain memiliki fitur hampir sama dengan Z370 seperti untuk kegiatan OC, seri ini juga punya kelebihan tersendiri seperti konfigurasi Port USB yang lebih banyak, khususnya untuk USB 3.1 maupun 3.2 dan WiFi bawaan 802.AC maupun dukungan memori yang lebih tinggi hingga diatas 4000Mhz.

Cuman, harga tentu juga sangat tinggi untuk dibicarakan, dimana harga terendah untuk seri ini berada dikisaran 3 jutaan, meskipun hari ini juga ada pilihan dibawah 3 jutaan, seperti ASRock Z390 Pro-4.

 Baca Juga :



Comments

About Indra Setia Hidayat

Saya bisa disebut sebagai tech lover, gamer, a father of 2 son, dan hal terbaik dalam hidup saya bisa jadi saat membangun sebuah Rig. Jauh didalam benak saya, ada sebuah mimpi dan harapan, ketika situs ini memiliki perkembangan yang berarti di Indonesia atau bahkan di dunia. Tapi, jalan masih panjang, dan cerita masih berada di bagian awal. Twitter : @murdockcruz Email : murdockavenger@gmail.com
Read All Posts By Indra Setia Hidayat