- Hardisk, Storage, Tutorial

Mengenal Lebih dekat Tentang Istilah SATA dan Versinya

Istilah SATA dan Versinya – Memiliki pengetahuan dasar tentang berbagai istilah di dunia komputer akan memudahkan kita dalam menentukan perangkat yang baik dan sesuai dengan kebutuhan kita. Hal tersebut juga berlaku untuk perangkat yang memiliki fitur SATA, baik dalam sebuah hard drive maupun perangkat yang mendukungnya. Nah, kali ini kami akan membahas sedikit tentang istilah SATA termasuk juga pilihan versinya.

Tentang Istilah SATA dan versinya

SATA (Serial Advanced Technology Attachment) telah menjadi metode interface hard drive pilihan untuk komputer Macintosh sejak G5 hingga saat ini. SATA menggantikan antarmuka hard drive ATA yang lebih tua. Dan untuk membantu pengguna akhir menjaga segala sesuatunya tetap lurus, ATA diganti namanya menjadi PATA (Attachment Advanced Technology Attachment).

Hard drive yang menggunakan antarmuka SATA biasanya memiliki kelebihan yang berbeda dibanding yang tidak. Interface SATA mampu menyediakan kecepatan transfer yang lebih cepat, pemasangan kabel yang lebih tipis dan lebih fleksibel, serta memudahkan koneksi plug-and-play yang lebih mudah.

Salah satu alasan kemudahan interface SATA hari ini karena Kebanyakan harddisk berbasis SATA tidak memiliki jumper yang perlu diatur. Mereka juga tidak menciptakan hubungan master / slave antara drive, seperti metode lainnya. Setiap hard drive beroperasi pada saluran SATA secara independen.

Jika anda penasaran dengan versinya, hingga saat ini ada enam versi SATA yang sudah tersedia dipasaran, yakni :

  • SATA I : Interface SATA I (revisi 1.x), yang secara formal dikenal sebagai SATA 1.5Gb / s, merupakan interface SATA generasi pertama yang mampu berjalan pada kecepatan 1,5 Gb / s. Throughput bandwidth, yang didukung oleh antarmuka ini bisa memiliki kinerja hingga 150MB / s.
  • SATA II : Ini merupakan antarmuka SATA generasi kedua yang mampu berjalan pada 3.0 Gb / s. Throughput bandwidth, yang didukung oleh antarmuka ini bisa memberikan kinerja  hingga 300MB / s.
  • SATA III : ini merupakan antarmuka SATA generasi ketiga yang berjalan pada 6.0Gb / s. Throughput bandwidth, yang didukung oleh antarmuka ini bisa memberikan kinerja hingga sampai 600MB / s. Antarmuka ini kompatibel dengan antarmuka SATA 3 Gb / s.
  • SATA 3.1 Juga dikenal sebagai mSATA : Pilihan dengan interface ini biasanya hadir dengan bentuk mSATA, dimana ia memiliki ukuran kira2 seukuran kartu nama. Kelebihan SSD mSATA meliputi faktor bentuk kecil, konsumsi daya rendah, shock / vibration resistance dan kemampuan boot / shutdown yang cepat.
  • SATA 3.2 Juga dikenal sebagai SATA M.2 : ini merupakan pilihan SATA terbaru yang mampu memberikan performa terbaiknya untuk urusan kinerja, selain itu ukuran faktor bentuk jauh lebih ramping dan solid. Pilihan versi ini akan memberikan performa bandwith hingga 2GB /s.

Kompabilitas

Ada sejumlah kompabilitas yang perlu kita ketahui tentang SATA, dan hal tersebut akan mempengaruhi kinerja.  Contohnya, katakanlah anda memiliki sebuah perangkat yang memiliki Spesifikasi SATA II, namun slot yang dihadirkan hanya memiliki spesifikasi port SATA I, maka kinerja yang dihadirkan tidaklah maksimal, melainkan pilihan kinerja justru hanya pilihan kecepatan port SATA I . Hal yang sama juga berlaku untuk Spesifikasi SATA III, dimana ia akan memberikan kompatibilitas ke belakang pada port SATA I dan SATA II. Kecepatan maksimal drive akan lebih lambat karena keterbatasan kecepatan port yang lebih rendah.

Contoh nyata, SanDisk Extreme SSD, yang mendukung antarmuka SATA 6Gb /s. Saat ia terhubung ke port SATA 6Gb / s, ia mampu mencapai kecepatan baca seketika hingga 550 / 520MB / s masing-masing. Namun, saat drive terhubung hanya ke port SATA 3 Gb / s, ia hanya bisa mencapai kecepatan baca sekuensial 285 / 275MB / s dan kecepatan baca sekuensial masing-masing. Ini tentu karena keterbatasan port SATA tersebut.

Namun, perangkat SATA 1.5, SATA 2 dan SATA 3 masih bisa bekerja satu sama lain. Anda dapat menghubungkan hard disk SATA 1.5 ke antarmuka SATA 3, dan drive akan bekerja dengan baik, walaupun hanya pada kecepatan 1,5 Gbits / s yang lebih lambat. Kebalikannya juga benar. Jika Anda menghubungkan hard drive SATA 3 ke antarmuka SATA 1.5, ini akan bekerja, namun hanya pada kecepatan pengarahan SATA 1.5 yang dikurangi.

 Baca Juga :



Comments

About Indra Setia Hidayat

Saya bisa disebut sebagai tech lover, gamer, a father of 2 son, dan hal terbaik dalam hidup saya bisa jadi saat membangun sebuah Rig. Jauh didalam benak saya, ada sebuah mimpi dan harapan, ketika situs ini memiliki perkembangan yang berarti di Indonesia atau bahkan di dunia. Tapi, jalan masih panjang, dan cerita masih berada di bagian awal. Twitter : @murdockcruz Email : murdockavenger@gmail.com
Read All Posts By Indra Setia Hidayat