>

Harga HDD & SSD Makin “Gila”: AI Lahap Semua Stok, Gamer Kebagian Ampas?

Harga HDD & SSD Makin “Gila”: AI Lahap Semua Stok, Gamer Kebagian Ampas?

Kalau merasa harga rakitan PC akhir-akhir ini makin mencekik, pelakunya bukan cuma kartu grafis. Saat ini, Hard Disk Drive (HDD) dan Solid State Drive (SSD) sedang jadi barang tambang yang paling diburu di dunia komputasi. Gara-garanya? Apalagi kalau bukan ekspansi masif pusat data (data center) berbasis AI yang melahap stok komponen tanpa sisa.

Baca juga: Reinkarnasi RTX 3060 12 GB: NVIDIA Siap Rilis Di Bulan Juni

Kontrak Jangka Panjang & Kelangkaan Stok

Produsen raksasa seperti Seagate, Sandisk, dan Western Digital melaporkan bahwa permintaan melonjak begitu tinggi hingga banyak pelanggan korporat rela meneken kontrak suplai jangka panjang sampai lima tahun ke depan. Bagi produsen, ini kabar baik karena mereka bisa mengatur kapasitas produksi dengan lebih stabil. Tapi bagi kita, pengguna PC kasual dan gamer, ini adalah mimpi buruk jangka pendek.

Stok yang biasanya tersedia untuk pasar ritel kini dialihkan untuk memenuhi kebutuhan infrastruktur AI yang butuh ruang penyimpanan kelas exabyte untuk pelatihan model dan pengarsipan data.

Harga HDD & SSD Makin "Gila": AI Lahap Semua Stok, Gamer Kebagian Ampas?

Angka di pasar benar-benar bikin geleng-geleng kepala:

  • HDD: Harga rata-rata melonjak sekitar 46% sejak pertengahan September tahun lalu. Menariknya, kenaikan ini murni masalah rantai pasok karena bahan baku piringan HDD sebenarnya tidak langka.
  • SSD: Ini yang paling parah. Harga NAND Flash meroket hingga 500% hanya dalam hitungan bulan.

Kelangkaan ini membuat pasar PC konsumen harus berebut sisa-sisa unit yang ada dengan para raksasa teknologi (hyperscalers).

Kenapa HDD Masih Laku di Era AI?

Meski SSD jauh lebih cepat, HDD ternyata masih jadi primadona untuk beban kerja AI tertentu yang tidak memprioritaskan kecepatan. Ada kekhawatiran mengenai retensi data pada SSD untuk jangka panjang, sehingga penyedia layanan cloud besar masih memilih “piringan besi” ini untuk kebutuhan archival dan analitik skala besar.

Kondisi ini memaksa kita untuk kembali “pelit” dalam mengelola penyimpanan. Jangan heran kalau sekarang melihat laptop harga 10 jutaan masih ada yang pelit kasih SSD besar. Selama pusat data AI masih terus “lapar” komponen, harga spinning rust maupun NAND Flash bakal tetap berada di atas awan.

Saran buat pelanggan Pinpoint: kalau sudah punya SSD atau HDD lama yang masih sehat, jaga baik-baik. Backup data secara rutin, karena harga untuk penggantinya saat ini sedang tidak masuk akal.

Comments

VIDEO TERBARU MURDOCKCRUZ :

Indra Setia Hidayat

Saya bisa disebut sebagai tech lover, gamer, a father of 2 son, dan hal terbaik dalam hidup saya bisa jadi saat membangun sebuah Rig. Jauh didalam benak saya, ada sebuah mimpi dan harapan, ketika situs ini memiliki perkembangan yang berarti di Indonesia atau bahkan di dunia. Tapi, jalan masih panjang, dan cerita masih berada di bagian awal. Twitter : @murdockcruz Email : murdockavenger@gmail.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.