- Gaming Gear, Hardware, Prosesor

AMD Athlon 3000G Review : Prosesor Murah 800 Ribuan, Lebih Dari “Sekedar” Kasual CPU

Lagi nyari Prosesor murah dibawah 1 jutaan? Athlon 3000G bisa kalian pertimbangin sebagai pilihan utamanya. Seri terbaru AMD ini bisa dikatakan punya banyak fitur menarik, khususnya paket combo antara CPU dan GPU yang cukup solid dalam hal kinerja. Dan hal terbaiknya, fitur OC kini udah melekat pada tuh CPU, sehingga kalian bisa memaksimalkan potensi kinerja Athlon 3000G jauh lebih tinggi.

Penasaran dengan Athlon 3000G? Simak selengkapnya dibawah ini. Kalian juga bisa lihat di video YouTube terbaru kami tentang prosesor tersebut disini, jangan lupa juga subscribe! :D.

Baca juga : Hal Yang Perlu Kita Ketahui Tentang Barisan Chipset AMD Soket AM4

Athlon 3000G Review : Apa Yang Kami Tahu Sejauh ini

Spesifikasi Athlon 3000G
CPU Cores / Threads 2C / 4T
Base Clock 3.5GHz
Total L1 Cache 192KB
Total L2 Cache 1MB
Total L3 Cache 4MB
Unlocked Yes
CMOS 14nm
Package AM4
PCI Express® Version PCIe 3.0
Default TDP / TDP 35W
Max Temps 95°C
System Memory Specification 2667MHz
Graphics Frequency 1100 MHz
Graphics Model Radeon™ Vega 3 Graphics
Graphics Core Count 3
Harga Rp810.000

AMD kembali rilis prosesor baru yang jauh lebih nyenengin buat budget user dengan memberikan pilihan CPU murah sejuta umat, Athlon 3000g. Dengan harga sekitar 800 ribuan, kalian udah dapet CPU Combo yang cukup Tangguh, baik dari sisi tenaga komputasi maupun Grafis Radeon Vega 3 bawaan prosesor tersebut. Dan hal terbaiknya, seri ini bawa fitur OC yang bisa bawa kinerja jauh lebih tinggi, yang sebelumnya enggak secara resmi hadir.

Athlon 3000G

Athlon 3000G itu sendiri bawa kekuatan dual core 4 threads, clockspeed sebesar 3.5Ghz, L3 Cache 4MB, dan TDP default 35 Watt. Dibangun berdasarkan teknologi 14nm, prosesor ini punya karakteristik tersendiri sebagai CPU murah Tangguh, yang diklaim punya peningkatan kinerja lebih baik dibanding seri lama.

Athlon 3000G

Nah, hal terbaik lainnya yang dibawa CPU ini adalah kehadiran iGPU Radeon VEGA 3, yang bisa jadi pengganti sementara kartu grafis dedicated dengan kinerja cukup baik untuk gaming di level 720p, khususnya buat kasual gaming maupun esport.

Athlon 3000G

Radeon VEGA 3 yang dibawa Prosesor itu sendiri hadir dengan kekuatan shared VRAM sebesar 2GB DDR4 128 Bit, 192 Unit shader dan kinerja memori bandwith hingga 51.2 GB/s. GPU ini bisa dibilang cukup buat menuhin kegiatan kegiatan kasual gaming, cuman jangan ngarep lebih buat bisa jalanin game triple A. Kalian pastinya butuh VGA extra yang jauh lebih baik sebagai upgrade.

Kinerja

Bagaimana dengan performanya? Pada Cinebench R15 maupun R20, secara utuh seri ini mampu bersaing ketat dengan Pentium Gold series baik dari skor multithread maupun single core performance.

Athlon 3000G

Winrar juga bisa jadi patokan untuk kinerja pengarsipan file seperti kompresi data maupun dekompresi data yang sering dilakukan banyak user. Dan seri ini juga punya kinerja cukup baik dengan skor hingga 3.614 KB/s untuk performa multi-thread dan punya perbedaan hingga 12% dibanding 200GE.

Athlon 3000G

7Zip juga bisa jadi patokan ideal lainnya untuk tenaga komputasi buwat urusan kompresi data, dan hal yang sama juga berlaku dengan peningkatan performa yang cukup baik dibanding seri lama.

Athlon 3000G

Kinerja multitasking sebenarnya masih mampu, cuman waktu yang dilalui pastinya jauh lebih lambat. Contohnya, pada tes blender, CPU ini memakan waktu hingga hampir 20 menit dalam skema BMW.

Sedangkan untuk kegiatan gaming, beberapa game yang kami tes bisa dilalui dengan baik, khususnya di resolusi 720p dengan pengaturan terendah. Bahkan, kalian masih mampu hajar game sekelas GTA V dengan Fps rata-rata hingga 44.

Athlon 3000G

Hal yang sama juga berlaku untuk PES 2019 dengan Fps rata-rata hingga 45 dan DOTA 2 hingga 50. Cuman, buat game sekelas Rise Of The Tomb Raider, jangan harap bisa ngandelin Fps yang baik lewat Radeon Vega 3, bahkan pada resolusi terendah sekalipun.

Overclocking

Nah, buat Kegiatan Overclocking pada Athlon 3000G sebenarnya sangat mudah buat dilakukan, bahkan kalian bisa macu hingga clockspeed 4 Ghz tanpa banyak hambatan berarti. Cuman, CPU ini kadang belum stabil dan masih ada beberapa bug yang nunjukin clockspeed enggak beraturan.

Athlon 3000G

Untungnya, sisi stabilitas OC masih bisa dibilang cukup baik pada sistem, meskipun sebenarnya sih AMD perlu ngasih update baru buat perbaiki masalah tersebut. Bahkan dukungan kompabilitas juga agak terbatas dan punya bug serius pada mobo lama B350, dimana prosesor tuh enggak ngedetect sama sekali walaupun udah update bios terbaru.

Athlon 3000G

Untuk kinerja, hasil tes pada cinebench R15, prosesor dengan OC 4.0Ghz ini mampu dongkrak performa lebih tinggi dibanding pilihan default dengan perbedaan skor hingga 5%. Dan hal terbaiknya, CPU Cooler bawaan masih terhitung aman buat lalui OC dibawah 4 Ghz, meskipun idealnya sih kalian perlu CPU Cooler extra buwat pendinginan yang terbaik.

Konsumsi Daya

Sedangkan untuk urusan konsumsi daya, Athlon 3000G punya nilai istimewa yang bisa ngehemat biaya bulanan kalian. Betapa tidak, rata-rata konsumsi daya yang dihasilin prosesor ini cuman memakan enggak lebih dari 40 watt, dan itu sesuatu yang sangat baik untuk sebuah CPU desktop yang punya fitur OC plus kekuatan yang cukup besar.

Athlon 3000G

Hasilnya, ini bisa jadi salah satu sisi unggulan yang ditawarin tuh CPU buat modal ideal, entah sebagai PC anggaran maupun buat café net murah dibawah 5 jutaan yang bener-bener hemat daya.

Kesimpulan

Athlon 3000G bisa jadi solusi pasti buat pilihan prosesor utama yang ideal saat kalian berencana untuk bangun PC anggaran murah tanpa beli VGA extra dan layak banget untuk dipertimbangin. Ada beberapa sisi unggulan yang ditawarin prosesor tersebut, diantaranya adalah :

  • Peningkatan kinerja yang lebih baik, bahkan punya fitur OC pasti buat dongkrak performa jauh lebih nyenengin
  • Grafis Radeon Vega 3 bisa jadi modal awal seru untuk kegiatan gaming kasual maupun eSport pada level 720p
  • Konsumsi daya yang lebih hemat dan itu pastinya bakal ngirit biaya bulanan kalian pada PC
  • Dan terakhir pastinya harga murah yang ditawarin punya magnet tersendiri bagi Budget PC user. Apalagi selain paket lengkap antara prosesor maupun GPU, CPU Cooler bawaan juga cukup worth banget.

Cuman, Ada beberapa bug pada sampel, seperti clockspeed yang terkadang nunjukin nilai tidak normal dan Produsen perlu ngasi perbaikan ataupun update terbaru untuk dukung driver iGPU maupun Bios. Karena jika itu dibiarin, itu bisa jadi sisi minus yang sangat berarti.

Namun begitu, secara utuh CPU ini masih bisa ngasi pilihan ideal buwat komponen PC utama kalian berikutnya, bahkan cocok juga sebagai paket sempurna untuk rig Café net ataupun sistem PC hemat anggaran dengan budget super murah.

 Baca Juga :



Comments

About Indra Setia Hidayat

Saya bisa disebut sebagai tech lover, gamer, a father of 2 son, dan hal terbaik dalam hidup saya bisa jadi saat membangun sebuah Rig. Jauh didalam benak saya, ada sebuah mimpi dan harapan, ketika situs ini memiliki perkembangan yang berarti di Indonesia atau bahkan di dunia. Tapi, jalan masih panjang, dan cerita masih berada di bagian awal. Twitter : @murdockcruz Email : murdockavenger@gmail.com
Read All Posts By Indra Setia Hidayat