>

Chip DDR5 Buatan CXMT China Mulai Dipakai Corsair Vengeance

Chip DDR5 Buatan CXMT China Mulai Dipakai Corsair Vengeance

Produsen semi-konduktor asal China, CXMT (Chang Xin Memory Technologies), dilaporkan telah memulai produksi massal chip memori DDR5 DRAM secara masif. Menariknya, chip domestik China ini terpantau mulai berhasil menembus rantai pasok merek memori PC retail kelas global yang sangat populer di kalangan antusias.

Seorang pengamat hardware kenamaan, WXNOD, berhasil mengidentifikasi modul memori Corsair Vengeance DDR5 yang menggunakan chip DRAM pasokan dari CXMT. Langkah ini tergolong tidak biasa dan mengejutkan industri, sebab Corsair secara historis dikenal selalu mengandalkan pasokan chip memori dari produsen raksasa Amerika Serikat, Micron Technology.

Baca juga: Lian Li Luncurkan AIO Liquid Cooler HydroShift II OLED Curved 360

Spesifikasi Modul Corsair Bertenaga CXMT

Modul memori komersial yang terdeteksi mengadopsi chip CXMT tersebut memiliki nomor model “CMK5X16G3E60C36A2”. Modul ini merupakan varian tunggal Vengeance DDR5-6000 berkapasitas 16 GB yang biasanya dijual dalam paket kit dual-channel 32 GB.

Chip DDR5 Buatan CXMT China Mulai Dipakai Corsair Vengeance

Di atas kertas, spesifikasi performa chip DDR5 buatan CXMT ini sudah sangat bersaing dengan standar industri modern:

  • Kecepatan Efektif: DDR5-6000 MHz
  • Konfigurasi Latensi (Timing): CL36-44-44-96
  • Kebutuhan Tegangan (Voltage): 1.35 V
  • Dukungan Profil: Mendukung penuh profil overclocking instan AMD EXPO sekaligus NVIDIA/Intel XMP.

Masuknya produsen asal China seperti CXMT di pasar DRAM, serta YMTC di pasar NAND Flash, mulai menimbulkan kekhawatiran di kalangan penasihat keuangan dan investor saham teknologi. Sebelumnya, saham para raksasa memori global (seperti Samsung, SK Hynix, dan Micron) tengah menikmati masa reli akibat lonjakan permintaan server AI yang memicu inflasi harga komponen di sepanjang awal tahun 2026.

Sejumlah analis keuangan kini mulai memberikan peringatan dini (cautioned) terkait efek domino dari manuver ini:

  • Potensi Koreksi Harga: Ambisi CXMT yang terus menggenjot volume produksi massal diprediksi akan memberikan efek “pendinginan” (chilling effect) terhadap harga memori global yang saat ini sedang melambung tinggi.
  • Proyeksi Akhir 2026: Kenaikan harga RAM dan SSD diperkirakan tidak akan bertahan lama hingga akhir tahun 2026 dan berpotensi mengalami penurunan drastis saat memasuki awal tahun 2027.

Berbeda dengan kasus YMTC yang sebelumnya sempat dijatuhi sanksi embargo dagang ketat oleh Amerika Serikat, CXMT saat ini menikmati akses pasar global yang relatif bersih dan terbuka luas.

Kehadiran pasokan masif dari CXMT setidaknya dipastikan bakal mengisolasi pasar domestik China dari badai lonjakan harga memori global. Jika ekspansi internasional mereka berjalan mulus, hal ini akan menjadi angin segar bagi para perakit PC di seluruh dunia yang sudah lelah menghadapi fenomena harga RAM yang “digoreng” pasar dalam beberapa waktu terakhir.

Comments

VIDEO TERBARU MURDOCKCRUZ :

Indra Setia Hidayat

Saya bisa disebut sebagai tech lover, gamer, a father of 2 son, dan hal terbaik dalam hidup saya bisa jadi saat membangun sebuah Rig. Jauh didalam benak saya, ada sebuah mimpi dan harapan, ketika situs ini memiliki perkembangan yang berarti di Indonesia atau bahkan di dunia. Tapi, jalan masih panjang, dan cerita masih berada di bagian awal. Twitter : @murdockcruz Email : murdockavenger@gmail.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.