AMD Ryzen 9 3900X Desktop CPU Review : Apa Yang Kami Tahu Sejauh ini
Ryzen 9 3900X, prosesor terbaru yang dirilis AMD beberapa bulan yang lalu ini masih jadi fenomena tersendiri bagi konsumen. Dengan kekuatan besar pada harga yang lebih terjangkau, kalian bisa mendapatkan sebuah CPU Tangguh plus bisa bawa banyak hal nyenengin, termasuk konsumsi daya yang terasa lebih hemat.
Nah, kali ini kita mau nunjukin beberapa hal yang bisa kalian dapatkan saat punya prosesor tersebut, termasuk juga sedikit tips buat dongkrak kinerja cpu jauh lebih sempurna dan stabil. Penasaran dengan semua hal tersebut? Lihat selengkapnya dibawah ini.
Baca juga : Prosesor Terbaru AMD Resmi Diumumkan, Ini Dia Pilihan Serunya
Table of Contents
AMD Ryzen 9 3900X : Apa Yang Kami Tahu Sejauh ini
Ryzen 9 3900X bener-bener membawa sejarah tersendiri yang enggak cuman buat semua orang terkejut, namun juga bikin tim biru makin deg-degan. Bukan tanpa alasan, prosesor ini punya kekuatan dengan jumlah core besar, clockspeed tinggi, konsumsi daya yang rendah, dan semua hal tersebut disajikan pada harga yang terasa begitu nyenengin alias murah.
Bayangkan saja, CPU ini hadir dengan harga cuman 7 jutaan, namun kalian sudah mendapatkan sebuah prosesor dengan kekuatan 12 core 24 threads, clockspeed up to 4.6Ghz, L3 Cache 64MB dan TDP 105W. Dan hal paling seru lainnya, kalian sebenarnya enggak usah beli pendingin extra, dimana prosesor ini juga sudah menyediakan bonus CPU Cooler Wraith Prism RGB yang bener-bener keren saat bekerja.
| Spesifikasi Inti | AMD Ryzen 9 3900X |
| CPU Cores / Threads | 12C / 24T |
| Base Clock | 3.8GHz |
| Max Boost Clock | Up to 4.6GHz |
| Total L1 Cache | 768KB |
| Total L2 Cache | 6MB |
| Total L3 Cache | 64MB |
| Unlocked | Yes |
| CMOS | TSMC 7nm FinFET |
| Package | AM4 |
| PCI Express® Version | PCIe 4.0 x16 |
| Thermal Solution (PIB) | Wraith Prism with RGB LED |
| Default TDP / TDP | 105W |
| System Memory Specification | DDR4 3200MHz |
| Harga | Rp7.779.000 |
Jadi, nilai plus saat kalian punya prosesor tersebut adalah enggak cuman jumlah core yang besar dan clockspeed tinggi buat kinerja saja, namun juga satu paket lengkap antara pendingin yang cukup superior dan konsumsi daya yang cukup hemat. Dukungan teknologi canggih pun sudah melekat pada CPU ini, termasuk PCIe Gen 4 lewat chipset X570.

Intinya, ketika kalian mendapatkan prosesor ini, enggak ada halangan lagi buat melakukan banyak hal, baik untuk gaming, pembuatan konten, editing video, atau semuanya bisa dilakukan secara bersamaan. Ini bisa jadi salah satu prosesor terbaik untuk solusi ideal konsumen yang memiliki banyak pekerjaan berat seperti konten kreator, game streamer, ataupun desain grafis.
Kinerja
Bagaimana kinerjanya? Untuk sisi produktivitas, ada beberapa tes yang kami lakukan untuk menunjukan performa sesungguhnya Ryzen 9 3900X.
Pertama ada tes Cinebench R15 maupun R20, dimana Ryzen 9 3900X membawa bar yang tinggi dan taklukan hampir semua prosesor yang udah ada dipasaran hari ini, termasuk Core i9-9900K yang punya harga sama atau sedikit lebih mahal.
Hal tersebut juga berlaku buat urusan kompresi data. Contohnya, pada 7 zip maupun Winrar, kinerja multithread yang dibawa prosesor tersebut juga menunjukan nilai superioritas AMD berada di atas awan.
Dan buat urusan video editing maupun proses rendering, prosesor ini juga mampu memberikan kinerja yang sangat luar biasa. Bahkan dalam tes blender dalam skema BMW, Ryzen 9 3900X hanya menghabiskan waktu sekitar 142 detik dan itu pastinya sangat cepet.
Sedangkan buat urusan gaming, seri ini mungkin masih terlihat biasa, enggak punya nilai lebih, cuman clockspeed tinggi jadi kelebihan utama prosesor tersebut buat bisa bersaing dengan intel.
Dengan tingkat Fps punya perbedaan cuman pada beberapa fps aja, seperti di game Shadow Of The Tomb raider, Battlefield V dan GTA V.
Hal yang perlu kalian perhatiin adalah sebaiknya punya VGA yang bisa imbangi tuh prosesor, minimal Radeon RX 5700 XT lah.
Konsumsi daya juga yang terbaik, bahkan seri ini terasa lebih hemat dibandingkan dengan ryzen generasi kedua. Contohnya, pada beberapa tes game, konsumsi daya rata-rata cuman sekitar 74 watt aja. Sedangkan saat tes blender, konsumsi daya rata-rata cuma sekitar 137 watt aja. Cukup menyenangkan bukan?
Minus & Tips
Sayangnya, ada beberapa hal yang terkadang belum utuh untuk bisa memuaskan dahaga beberapa pengguna, seperti ruang OC yang masih agak terbatas, butuh mobo X570 yang cukup mahal buat menyempurnakan kinerja, termasuk update bios terbaru demi kestabilan yang baik dan terakhir adalah CPU Cooler bawaan kayaknya perlu diganti, meskipun enggak harus juga sih. Karena secara utuh buat kinerja kasual masih ok dan worth lah dengan suhu rata-rata buat gaming antara 78 sd 84 ° celcius.
Saran kita sih kalo masih tetep maksa pake CPU Cooler bawaan, maka idealnya pake thermal pasta premium seperti thermal grizzly. Pasta yang baik biasanya punya senyawa superior buat transfer panas terasa lebih efektif ke heatsink, yang juga tentu bakal menurunkan suhu lebih efektif. Gimana menurut kalian?
Intinya, Wraith Prism RGB pada dasarnya cukup baik, cuman pendingin ini berisik, dan sisi pendinginan yang ditawarin enggak bisa jinakin monster besar sekelas Ryzen 9, khususnya untuk overclocking. Untuk itulah, kalian kayaknya perlu CPU Cooler yang jauh lebih baik, seperti AIO Liquid Cooler. Kehadiran pendingin ini setidaknya bisa dinginin suhu terasa lebih efektif, meskipun kalian pastinya perlu anggaran extra.
Disamping itu, hadirnya memori dengan clockspeed tinggi juga ngaruh banget buat ningkatin performa pada beberapa skenario, khususnya untuk kinerja produktivitas. Contohnya, saat kami memakai memori G.Skill royal rgb 16GB DDR4 3600, perbedaan kinerja bisa sangat berbeda dibanding pada speed default 2133mhz.
Overclocking
Semua pilihan prosesor AMD Ryzen punya fitur Overclocking, hal tersebut termasuk Ryzen 9 3900X. Cuman, disamping fitur OC, AMD juga bawa fitur extra yang bakal meningkatkan kinerja prosesor jauh lebih sempurna, seperti auto Overclocking dengan hadirnya Precision Boost Overdrive (PBO), mekanisme overclocking otomatis oportunistik yang bahkan bisa bertindak agresif dan mencapai kinerja yang lebih tinggi.
Pertanyaannya? Ketika AMD udah mudahin fitur OC secara otomatis buat konsumen, masihkah kalian butuh OC manual? Jika kalian mengerti cara untuk memulai dan ingin maksimalin potensi prosesor, tentu fitur tuh bakal bermanfaat sekali.
Namun jika kalian bener-bener newbie dan udah puas dengan apa yang ditawarin tuh CPU secara default, maka sebenernya fitur oc manual gak terlalu diperlukan. Dan terkadang juga, manual OC bisa buat sistem enggak stabil, suhu tinggi, dan perlu banyak hal buat ngatur stabilitas sistem.
Kesimpulan
Secara keseluruhan, apa yang bisa ditawarin Ryzen 9 3900X bisa berharga banget buat konten kreator, ataupun gamer, khususnya buat mudahin banyaknya pekerjaan multi-tasking untuk dilakukan secara bersamaan.
Nilai harga dan kinerja tinggi jadi sisi unggulan prosesor tersebut, apalagi ada banyak fitur extra maupun solusi pendingin bawaan yang bakal ngehemat anggaran kalian. Cuman, perlu diperhatiin nih beberapa sisi minus yang kami ungkap sebelumnya, termasuk sejumlah persyaratan buat dongkrak kinerja jauh lebih sempurna.
Baca Juga :
- Prosesor Terbaru AMD Resmi Diumumkan, Ini Dia Pilihan Serunya
- ASRock Umumkan VGA Baru Yang Lebih Bergaya, Radeon RX 5700 Phantom Gaming
- Xigmatek Aurora 360 AIO Liquid Cooler Review : Combo Sempurna Antara Kinerja & Estetika
- ASUS TUF Gaming X3 RX 5700 XT OC Edition Review : Performa Gaming 4K Masih Worth Banget
VIDEO TERBARU MURDOCKCRUZ :
















