>

5 Hal yang Perlu Kalian Tahu dari ASUS ExpertBook Ultra: Spek “Dewa” atau Sekadar Gengsi Bisnis?

5 Hal yang Perlu Kalian Tahu dari ASUS ExpertBook Ultra: Spek “Dewa” atau Sekadar Gengsi Bisnis?

ASUS baru saja memamerkan lini flagship terbaru mereka, ExpertBook Ultra. Di atas kertas, laptop ini memang terlihat seperti “monster” di kelas ultrabook bisnis. Tapi, sebelum kalian atau perusahaan kalian memutuskan untuk membeli, mari kita bedah secara objektif apa yang sebenarnya ditawarkan oleh mesin seberat 0,99 kg ini tanpa bumbu marketing yang berlebihan.

Berikut merupakan 5 poin utama yang menjadi sorotan di Murdockcruz.

Baca juga: ASUS ExpertBook P3 (PM3406CKA): Laptop Bisnis Copilot+ PC Paling Ngebut Di 2026

1. Material Nano Ceramic & Bobot di Bawah 1 Kg

ASUS menggunakan perpaduan magnesium-aluminium dengan teknologi Nano Ceramic. Klaimnya adalah ketahanan gores hingga level 9H. Yang menarik di sini bukan cuma soal estetikanya, tapi fakta bahwa laptop dengan spek setinggi ini bisa ditekan bobotnya hingga 0,99 kg dan setipis 10,9 mm.

5 Hal yang Perlu Kalian Tahu dari ASUS ExpertBook Ultra: Spek "Dewa" atau Sekadar Gengsi Bisnis?

Material ini memang bikin laptop ringan, tapi kalian harus ingat kalau laptop setipis ini biasanya punya tantangan di manajemen suhu (thermal) saat dipaksa kerja keras.

2. Tandem OLED: Terang Banget, Tapi Perlu?

Laptop ini memperkenalkan layar 3K Tandem OLED dengan tingkat kecerahan HDR hingga 1400 nits. Teknologi tandem (dua lapis) ini diklaim 40% lebih efisien dan punya masa pakai lebih lama dibanding OLED standar.

5 Hal yang Perlu Kalian Tahu dari ASUS ExpertBook Ultra: Spek "Dewa" atau Sekadar Gengsi Bisnis?

Angka 1400 nits itu sangat tinggi untuk penggunaan indoor kantor. Memang bagus untuk melawan silau (apalagi ada lapisan Corning Gorilla Matte), tapi pastikan kalian benar-benar butuh akurasi warna dan kecerahan setinggi itu sebelum membayar harga premiumnya.

3. TDP 50 Watt dalam Bodi Tipis

Di sinilah letak “perjudian” teknisnya. ASUS menanamkan prosesor Intel Core Ultra X9 Series 3 dengan dukungan TDP 50W. Untuk mendinginkannya, mereka pakai sistem ExpertCool Pro dengan tiga saluran udara.

5 Hal yang Perlu Kalian Tahu dari ASUS ExpertBook Ultra: Spek "Dewa" atau Sekadar Gengsi Bisnis?

Menjalankan TDP 50W di laptop setipis 10 mm tentu merupakan pencapaian besar, tapi kita tahu hukum fisika tidak bisa bohong. Kita perlu lihat apakah sistem pendinginnya bakal berisik atau terjadi thermal throttling saat dipakai rendering atau olah data AI yang intens dalam waktu lama.

4. Fokus Total pada Agentic AI (50 TOPS NPU)

Sebagai Copilot+ PC, ExpertBook Ultra dibekali NPU yang sanggup memberikan performa hingga 50 TOPS. ASUS juga menyertakan ekosistem ASUS MyExpert dan AI ExpertMeet untuk urusan ringkasan rapat dan pencarian file.

5 Hal yang Perlu Kalian Tahu dari ASUS ExpertBook Ultra: Spek "Dewa" atau Sekadar Gengsi Bisnis?

Ini adalah laptop yang disiapkan untuk masa depan “Agentic AI”. Kalau pekerjaan kalian belum banyak menggunakan alat berbasis AI lokal, maka kekuatan NPU sebesar ini mungkin akan lebih banyak “menganggur” untuk saat ini.

5. Keamanan Level ExpertGuardian

Sektor keamanan bisa menjadi bagian yang paling tidak boleh diremehkan. ASUS menanamkan chip TPM 2.0 diskrit, Microsoft Pluton, hingga BIOS yang sesuai standar NIST SP 800-193. Ada juga sensor sidik jari Match-On-Chip yang terintegrasi di tombol daya.

5 Hal yang Perlu Kalian Tahu dari ASUS ExpertBook Ultra: Spek "Dewa" atau Sekadar Gengsi Bisnis?

Ini merupakan standar wajib untuk laptop enterprise. Fitur self-recovering BIOS-nya cukup menarik buat tim IT perusahaan karena bisa mendeteksi dan memulihkan diri jika ada serangan firmware tanpa harus down-time lama.

ASUS ExpertBook Ultra menjadi pembuktian teknologi hardware yang dipaksakan masuk ke bodi ultra-tipis. Speknya memang “flagship”, tapi harganya pasti tidak akan ramah untuk kantong individu. Ini adalah mesin murni untuk eksekutif atau profesional yang butuh mobilitas ekstrem dan keamanan data level pemerintah. Jika kalian cuma butuh laptop buat ngetik atau browsing, ExpertBook seri P mungkin lebih masuk akal secara nilai ekonomi.

Comments

VIDEO TERBARU MURDOCKCRUZ :

Indra Setia Hidayat

Saya bisa disebut sebagai tech lover, gamer, a father of 2 son, dan hal terbaik dalam hidup saya bisa jadi saat membangun sebuah Rig. Jauh didalam benak saya, ada sebuah mimpi dan harapan, ketika situs ini memiliki perkembangan yang berarti di Indonesia atau bahkan di dunia. Tapi, jalan masih panjang, dan cerita masih berada di bagian awal. Twitter : @murdockcruz Email : murdockavenger@gmail.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.