- Storage, Tutorial

Mengapa Sih SSD Jadi Lambat? Gini Penjelasan & Solusinya!!

Seberapa cepat SSD yang kalian miliki, seiring berjalannya waktu, pada akhirnya itu akan menunjukan performa yang lebih lambat dari biasanya. Tentu itu akan berdampak pada semua hal, mulai dari loading sistem yang terasa lebih lemot, hingga kecepatan yang jauh dari kalian harapkan saat pertama kali membelinya.

Ada banyak alasan mengapa hal tersebut terjadi, namun buat lebih lengkapnya, simak beberapa alasan dan cara untuk mengatasinya.

Baca juga : Tips : Cara Maksimalin PC Ryzen Kamu Jauh Lebih Nendang

Penyebab Umum Kinerja SSD Menjadi Lambat

Entah kalian menyadarinya atau tidak, SSD jadi lambat biasanya disebabkan oleh beberapa faktor. Pertama adalah terlalu banyaknya file maupun aplikasi yang kalian masukan pada storage hingga SSD hampir kepenuhan, terlalu banyak program yang bekerja di latar belakang, kehadiran virus atau pada dasarnya kalian belum mengaktifkan beberapa fitur yang bisa optimisasi kinerja SSD jauh lebih baik.

Semua faktor tersebut bisa sangat berpengaruh pada kinerja SSD seutuhnya, bahkan kalian bakal merasa kecewa atau jengkel ketika storage tersebut bisa lebih lambat dibanding biasanya. Disini, kalian jangan menyalahkan produsen pembuat SSD yang kalian pakai, karena pada dasarnya semua hal tersebut memiliki penyebabnya. Kecuali jika pada dasarnya ketika kalian pertama kali membelinya, SSD sudah tidak berfungsi atau hanya menawarkan kinerja jauh lambat dari apa yang diiklankan produsen.

Dan terkadang juga kita semua bertanya, SSD harusnya kan lebih cepet dari HDD, tp kok kinerja terasa lebih lambat? Jawabannya, SSD bukanlan perangkat sempurna yang selalu hebat dalam kinerja, dan pastinya akan ada masalah mengapa mereka bisa bekerja jauh lebih lambat dibanding biasanya.

Untuk itulah, beberapa solusi dibawah ini bisa kalian coba untuk mengatasi semua hal tersebut.

Solusi Untuk Atasi Kinerja SSD Yang Semakin Melambat

1. Pastikan SSD Tetap Berada di bawah Kapasitas 70%

Suka atau tidak, penyebab utama SSD melambat biasanya karena kapasitas yang dimiliki hampir penuh, bahkan melebihi dari saran yang ideal dibawah 70%. SSD biasanya menggunakan cache untuk bisa berada dalam performa terbaiknya, dan cache butuh ruang extra pada storage. Dan ketika SSD kalian terlalu penuh, kinerja tentu akan terasa lebih tidak menyenangkan untuk dilalui dibandingkan dengan hari-hari saat SSD kalian sedang kosong melompong.

Cara terbaik tentu aja hapus program atau aplikasi yang dirasa tidak diperlukan, termasuk pindahkan file ke drive lain. Jika SSD kalian ternyata terlalu belum bisa memenuhi semua hal tersebut, tambah storage tentu jadi solusi terbaiknya, atau bahkan upgrade SSD dengan kapasitas yang jauh lebih besar.

2. Cek Apakah Kode Perintah TRIM Sudah Aktif atau tidak

Hadirnya TRIM bisa dibilang sebagai jembatan yang memungkinkan SSD yang kalian miliki menginformasikan blok data yang kosong dan dapat dihapus secara internal ke sistem operasi. SSD modern atau sistem operasi yang lebih baru biasanya sudah mengaktifkan fitur ini, namun untuk lebih pastinya, kalian bisa menjalankan CMD alias Command Prompt, caranya :

  • Ketik Command Prompt atau CMD di bar pencarian (jika kalian menggunakan Windows 10)
  • Ketika sudah menemukannya, pilih opsi Run as Administrator dan jalankan
  • Ketika sudah terbuka, copy perintah dibawah ini dan tekan enter

fsutil behavior query DisableDeleteNotify

  • Jika hasilnya menunjukan angka 0, maka TRIM sudah aktif. Namun jika menunjukan angka 1, maka TRIM tidak aktif dan bisa menjadi masalah.

  • Cara untuk mengatasinya, ketik perintah ini untuk membuat angkanya menjadi 0,

fsutil behavior set DisableDeleteNotify 0

3. Optimalkan SSD Kamu

SSD tentu butuh perawatan, meskipun hal tersebut enggak usah dilakukan setiap hari atau bahkan setiap minggu. Biasanya, ini baru bisa dilakukan jika kalian merasa ada masalah dalam hal kinerja. Untuk itulah, mengoptimalkan storage tersebut bisa memberikan dampak positif, malahan kalian enggak harus instal ulang sistem atau pake aplikasi ketiga, karena Windows sendiri sudah memilikinya, yaitu Optimized Drives.

4. Nonaktifkan Program Yang Berjalan Di Latar Belakang

Terkadang program yang tidak perlu atau bahkan mengambil cukup banyak sumber daya bisa memberikan kinerja storage kamu terasa lebih lambat, apalagi saat sistem masuk ke Windows. Disinilah, menonaktifkan beberapa program bisa menjadi salah satu solusi terbaiknya.

Caranya pun cukup gampang, dimana hal yang perlu kalian lakukan adalah :

  • Buka Task Manager
  • Klik opsi Startup

  • Dibagian ini, kalian bisa menonaktifkan beberapa aplikasi yang dirasa cukup memberatkan (lihat dibagian Impact), semakin tinggi, maka itu bisa semakin membebani.
  • Untuk menonaktifkannya, cukup klik disable pada program yang ingin kalian nonaktifkan.

Disamping melalui Task Manager, kalian juga bisa menonaktifkan program tertentu melalui perintah System Configuration, caranya :

  • Ketik “msconfig” di bar pencarian, dan kalian akan menemukan pilihan yang disebut System Configuration

  • Klik dibagian Service, dan disable beberapa program yang dirasa tidak perlu, lalu restart sistem.

5. Pastikan pengontrol SATA berjalan dalam mode AHCI

Advanced Host Controller Interface alias AHCI merupakan standar teknis interface yang memungkinkan software bisa berkomunikasi dengan perangkat Serial ATA (SATA). Sistem pengontrol SATA di mobo modern mungkin sudah membawa fitur ini secara default, namun mobo lama masih memakai pilihan manual. Alasan mengapa SSD harus berjalan pada mode AHCI nyatanya bisa ningkatin kinerja, khususnya jika kalian memakai storage combo antara SSD dan HDD.

Untuk mengaktifkannya, kalian hanya perlu ke bios dan aktifkan fitur ini. Hanya saja, ada sedikit catatan yang terkadang boot menjadi tidak stabil jika sistem kalian sebelumnya sudah memakai mode default (selain AHCI). Kalian bisa googling terlebih dahulu mengenai hal tersebut untuk mencari solusi tanpa harus reinstall sistem.

Kesimpulan

Nah, itu dia beberapa penjelasan mengenai SSD yang semakin lambat, termasuk solusinya. Meskipun ada solusi lain jika semua hal yang kalian lakukan di atas masih belum efektif, dimana tidak kami sebutkan secara detail.

Namun yang pasti, dari semua hal yang telah kami ungkap tentang tutorial dalam konten kali ini, semoga bermanfaat!!

 Baca Juga :



Comments

About Indra Setia Hidayat

Saya bisa disebut sebagai tech lover, gamer, a father of 2 son, dan hal terbaik dalam hidup saya bisa jadi saat membangun sebuah Rig. Jauh didalam benak saya, ada sebuah mimpi dan harapan, ketika situs ini memiliki perkembangan yang berarti di Indonesia atau bahkan di dunia. Tapi, jalan masih panjang, dan cerita masih berada di bagian awal. Twitter : @murdockcruz Email : murdockavenger@gmail.com
Read All Posts By Indra Setia Hidayat