Proyek “Windows K2”: Rahasia Microsoft Bikin Windows 11 Jauh Lebih Kenceng!
Microsoft dilaporkan tengah bekerja keras membenahi masalah performa Windows 11 yang sering dikeluhkan pengguna. Melalui inisiatif baru bernama Windows K2, para teknisi di Redmond sedang menyiapkan fitur “Low Latency Profile” (LLP) untuk memastikan sistem operasi ini kembali responsif dan ringan.
Baca juga: Chrome Diam-diam “Tanam” Model AI 4 GB di PC Tanpa Izin & Susah Dihapus!
Apa Itu Low Latency Profile (LLP)?
Berdasarkan informasi dari sumber internal, LLP adalah mekanisme baru yang memungkinkan sistem operasi mendorong frekuensi CPU ke titik maksimal secara instan dalam durasi singkat (sekitar 1 hingga 3 detik). Tujuannya adalah untuk “mengakselerasi” operasi antarmuka (UI) yang sering kita gunakan sehari-hari.
Kalian akan merasakan efeknya saat:
- Membuka aplikasi.
- Memunculkan menu klik kanan (context menu).
- Berinteraksi dengan panel kontrol media atau system flyouts lainnya.
TESTED: Windows 11’s upcoming “Low Latency Profile” mode brings genuine performance improvements to the OS, speeding up flyout and app launches significantly.
We’ve benchmarked opening some apps on video with the Low Latency Profile enabled and disabled, and you can see… pic.twitter.com/BCNtsXmx31
— Windows Central (@WindowsCentral) May 8, 2026
Peningkatan Performa yang Signifikan
Data dari pengujian internal menunjukkan angka yang cukup fantastis. Dengan LLP, aplikasi bawaan seperti Edge dan Outlook dilaporkan terbuka 40% lebih cepat. Yang lebih gila lagi, elemen UI seperti Start Menu dan context menu bisa dimuat hingga 70% lebih responsif dibandingkan versi standar.
Kabar baiknya bagi pengguna laptop, lonjakan singkat frekuensi CPU ini diklaim tidak akan memengaruhi suhu (termal) secara signifikan maupun menguras daya baterai karena durasinya yang sangat pendek.
Fitur ini sebenarnya sudah tertanam di build preview terbaru untuk para Windows Insider. Bagi kalian yang suka oprek dan ingin mencobanya lebih awal, insider ternama “Phantomofearth” mengonfirmasi bahwa LLP bisa diaktifkan secara manual menggunakan alat pihak ketiga seperti ViVeTool dengan feature ID berikut:
- 60716524: Untuk profil latensi rendah utama.
- 61391826: Khusus untuk mempercepat peluncuran aplikasi.
Langkah Microsoft lewat proyek K2 ini menunjukkan kalau Satya Nadella serius ingin “memenangkan kembali hati penggemar” setelah banyaknya komplain soal Windows 11 yang terasa lamban. Bagi kita pengguna PC, ini adalah perubahan low-level yang sangat dinantikan. Tidak perlu fitur AI yang aneh-aneh kalau buka Start Menu saja masih terasa ada jeda. Semoga saat rilis stabil nanti, performanya benar-benar se-enteng Windows 10 atau bahkan lebih baik.
VIDEO TERBARU MURDOCKCRUZ :
