- Kartu Grafis, Laptop, RAM, Tutorial

Apa Aja Sih Komponen Laptop Yang Bisa Diupgrade? Gini Penjelasannya

Punya laptop tentu sangat menyenangkan bukan? Apalagi buat dukung segala kegiatan sehari-hari kalian dengan kemudahan mobilitas yang bisa dipakai dimana saja. Sayangnya, laptop punya keterbatasan dalam hal kinerja, sehingga upgrade jadi sesuatu yang wajib kalian lakukan buat dongkrak performa jauh lebih seru.

Pertanyaannya, apa aja sih komponen yang bisa diupgrade pada laptop? Karena pada dasarnya, enggak semua komponen yang ada di perangkat portable tersebut bisa diubah sepenuhnya. Selain itu, kali ini juga kita bakal bahas perangkat pendukung yang ideal dan bisa kalian pertimbangkan.

Baca juga : Gini Cara Mudah Overclock Prosesor & Beberapa Hal Sebelum Mulai

Komponen Laptop Yang Bisa Diupgrade

Ok, sebelum kalian pergi terlalu jauh, beberapa komponen yang bisa untuk diupgrade pada laptop secara DIY (Do It Yourself) sebenernya sangat terbatas, diantaranya adalah :

1. RAM

Pertama adalah RAM alias memori, dimana ini bisa menjadi langkah awal kalian untuk bisa mendapatkan performa yang lebih positif. Hanya saja, kalian perlu mengecek dulu ketersediaan slot yang kosong pada laptop yang kalian pakai, atau juga pengganti yang ideal jika ternyata slot memori yang ada sudah penuh. Sebelum membongkar, kalian bisa mengecek spesifikasi detail yang bisa kalian gali mengenai hal tersebut di situs resmi produsen atau beberapa review laptop yang mengungkap komponen yang ada didalamnya.

Komponen Laptop Yang Bisa Diupgrade

Kemudian kompabilitas, dimana kalian juga perlu mengetahui secara pasti tipe memori yang dipakai, termasuk dukungan memori. Misal, pilihan memori yang ada di laptop kalian memakai tipe DDR4 dengan speed default berada di 2400Mhz. Padahal, laptop kalian sebenernya masih mendukung pilihan speed yang lebih tinggi misal hingga 2666Mhz.

Idealnya, jika kalian hanya ingin upgrade dengan cara menambah slot kosong, maka pilihan speed harus disesuaikan dengan pilihan yang udah tersedia, yaitu satu tipe dengan RAM bawaan. Dan jika memungkinkan, pilihan sesuai dengaan satu merk baik kapasitas maupun speed bisa jadi solusi pastinya.

Namun jika kalian ingin upgrade sepenuhnya demi terciptanya kinerja yang lebih baik, maka kalian bisa mengganti semua slot dengan satu set utuh sesuai dengan dukungan memori pada laptop tersebut. Misal kalian ingin upgrade sepenuhnya dengan memori 16GB DDR4 pada kecepatan 2666Mhz, maka mau tidak mau RAM default enggak akan terpakai dan diganti sepenuhnya dengan pilihan yang lebih baru.

2. Storage

Kemudian upgrade ideal berikutnya adalah storage, dimana ada dua kemungkinan yang bisa kalian lakukan. Yaitu tambah storage dengan ketersediaan slot kosong, misal jika laptop kalian dukung slot M.2, kalian bisa membeli SSD dalam bentuk faktor M.2 sebagai tempat utama untuk sistem operasi. Perlu diingat juga bahwa SSD M.2 memiliki banyak varian, termasuk tipe NVMe. Dan nyatanya, tidak semua laptop mendukung tipe ini, jadi untuk pastinya, cek dulu spesifikasi di web resmi atau review mengenai dukungan hal tersebut.

Namun jika laptop kalian enggak dukung slot M.2, maka hal terbaiknya adalah mengganti storage utama, misal HDD dengan SSD 2.5”. Upgrade ini sangat memungkinkan dan bisa kalian lakukan sendiri tanpa perlu banyak pengorbanan, meskipun kalian harus menyimpan dulu file penting. Disisi lain, kalian sebenernya masih bisa pake HDD lama secara portable melalui hdd enclosure, sehingga tidak ada komponen yang sama sekali terbuang atau tidak bisa dipakai.

3. eGPU

Jika kalian pengen dobrak kinerja jauh lebih seru, khususnya buat kegiatan gaming maupun editing, namun laptop kalian memiliki keterbatasan GPU yang benar-benar tidak memungkinkan semua hal tersebut, maka perangkat ketiga seperti eGPU bisa jadi solusi pastinya.

eGPU itu sendiri berarti External Graphics Processing Unit, dimana kalian bisa pasang kartu grafis external pada laptop kalian secara terpisah. Sayangnya, ini butuh biaya dan koneksi tinggi, misal lewat port Thunderbolt. Disamping itu, kalian perlu beli VGA secara terpisah, sehingga anggaran extra perlu kalian siapin.

Ada banyak eGPu hebat di luar sana, bahkan kini ada eGPU enclosure dengan biaya yang lebih murah. Kalian bisa mencobanya dengan catatan resiko ada ditangan kalian. Bagaimana dengan port USB, misal Port USB Type C atau standar, apakah masih bisa memungkinkan? Sebenernya masih bisa dibilang bisa untuk ngangkat VGA sekelas RX 580, namun kinerja enggak akan maksimal, bahkan hanya mencapai performa setengahnya saja. Keterbatasan bandwith melalui port tersebut menjadi alasan utamanya.

Namun jika laptop kalian memiliki port Thunderbolt, tentu memakai eGPU tidak akan bermasalah. Malahan, laptop kalian bisa sekencang PC saat bermainn game atau kegiatan editing yang butuh grafis extra.

Kesimpulan

Terlepas dari semua hal yang telah kita ungkap ataupun belum, upgrade laptop pada beberapa komponen inti pada dasarnya akan membawa kinerja bisa jauh lebih seru dan efektif, terlebih lagi bisa dukung segala kegiatan melalui perangkat portable ini akan jauh lebih menyenangkan.

Cuman, kalian perlu cek dulu masalah kompabilitas, dukungan maupun anggaran extra yang bakal kalian keluarkan. Ini setidaknya bisa menjaga dari semua yang bakal kalian lakukan akan baik-baik saja demi terciptanya aset berharga yang jauh lebih Panjang. Harapan kami pastinya, semoga bermanfaat.

 Baca Juga :



Comments

About Indra Setia Hidayat

Saya bisa disebut sebagai tech lover, gamer, a father of 2 son, dan hal terbaik dalam hidup saya bisa jadi saat membangun sebuah Rig. Jauh didalam benak saya, ada sebuah mimpi dan harapan, ketika situs ini memiliki perkembangan yang berarti di Indonesia atau bahkan di dunia. Tapi, jalan masih panjang, dan cerita masih berada di bagian awal. Twitter : @murdockcruz Email : murdockavenger@gmail.com
Read All Posts By Indra Setia Hidayat