- Berita Terbaru, Internet, Serba-serbi, Sosial Media

Negara Inggris Akan Hilangkan Tombol “Like” Di Jejaring Sosial Bagi Pengguna Di Bawah Umur

Pernahkah kamu mengetahui tombol “Like” sesungguhnya pada Jejaring sosial? Itu tentu bisa memberikan makna tersendiri bagaimana seseorang yang menyukai sebuah posting, terlepas dari apa yang sebenarnya hadir pada post tersebut. Dan jika itu bermakna negatif, tombol tersebut seharusnya dihilangkan, karena mereka seolah mendukung dari apa yang dihadirkan pemilik postingan tersebut.

Inilah mengapa, pemerintah Inggris tampaknya setuju dengan ide tersebut, khususnya bagi pengguna yang berusia di bawah 18 tahun. Itu karena bisa memberikan efek negatif bagi anak-anak, remaja dan sebagainya. Dan yang terpenting adalah, kehadiran ini setidaknya bisa meningkatkan keselamatan anak di platform media sosial.

Baca juga : Facebook Akhiri Dukungan Aplikasinya Di Windows Phone Tanggal 30 April 2019

Meskipun belum sepenuhnya berlaku, namun saat ini Kantor Komisaris Informasi telah menyusun konsep kode, yang intinya menghimbau agar semua pelaku platform media sosial untuk menghapus Tombol “Like” bagi pengguna di bawah umur 18 tahun, termasuk juga menyarankan agar mereka tidak boleh berlama-lama diizinkan memakai platform tersebut.

Kode, yang sekarang dalam konsultasi, mengedepankan 16 standar yang harus dipenuhi oleh perusahaan media sosial. Selain melarang tombol Suka untuk kaum muda, disarankan bahwa pengaturan “privasi tinggi” juga perlu diaktifkan secara default kecuali ada alasan kuat untuk tidak melakukannya.

Daftar ini juga menyatakan bahwa perusahaan tidak boleh menggunakan Push Technique untuk mendorong anak-anak agar menyerahkan data pribadi yang tidak perlu, melemahkan atau mematikan perlindungan privasi mereka, atau memperpanjang penggunaan mereka.

“Ini adalah generasi yang terhubung. Internet dan semua keajaibannya tertanam dalam kehidupan sehari-hari mereka, ”kata Komisaris Informasi Elizabeth Denham (Via Techspot). “Kita tidak harus mencegah anak-anak kita untuk dapat menggunakannya, tetapi kita harus menuntut agar mereka dilindungi ketika mereka melakukannya. Kehadiran Kode ini bisa melakukan itu. “

NSPCC Inggris (National Society for the Prevention of Cruelty to Children) menyambut baik perubahan yang diajukan, menambahkan bahwa jejaring sosial telah ” gagal memprioritaskan keselamatan anak dalam desain mereka,” yang menghasilkan “konsekuensi tragis.” Namun, yang lain percaya bahwa ” “peraturan tersebut bisa berlebihan, dan bahwa orang tua harus berbuat lebih banyak untuk menjaga anak-anak mereka tetap online”.

 Baca Juga :



Comments

About Indra Setia Hidayat

Saya bisa disebut sebagai tech lover, gamer, a father of 2 son, dan hal terbaik dalam hidup saya bisa jadi saat membangun sebuah Rig. Jauh didalam benak saya, ada sebuah mimpi dan harapan, ketika situs ini memiliki perkembangan yang berarti di Indonesia atau bahkan di dunia. Tapi, jalan masih panjang, dan cerita masih berada di bagian awal. Twitter : @murdockcruz Email : murdockavenger@gmail.com
Read All Posts By Indra Setia Hidayat