Penjelasan Singkat Mengenai eGPU & Cara Kerjanya
Jika kamu ingin memboosting performa gaming pada laptop lama kamu jauh lebih baik, maka kehadiran sebuah eGPU bisa menjadi jawabannya. Ada banyak pilihan hebat diluar sana, namun sebelum kamu membelinya, ada beberapa hal yang wajib perlu kamu ketahui.
Tentu, kehadiran eGPU akan memberikan kinerja terbaik yang pernah kamu dapatkan, khususnya untuk pengolahan grafis. Hanya saja, perangkat ini memiliki masalah kompabilitas, sehingga pengguna perlu mengetahui makna sesungguhnya dari perangkat tersebut, agar apa yang kamu beli benar-benar bisa dipakai pada perangkat lain, khususnya pada laptop atau AIO.
Baca juga : Begini Cara Streaming Netflix Movies Di windows 10
Table of Contents
Apa sih eGPU itu ?
Sebuah eGPU, atau bisa disebut juga sebagai “External Graphics Processing Unit” biasanya disajikan dalam sebuah mini chassis atau casing kecil, dimana didalamnya terdapat sebuah perangkat khusus (yang biasa kita lihat sebagai port PCIe) extra bagi mereka yang menginginkan sebuah kartu grafis dan bisa dikaitkan dengan laptop standar, termasuk juga sumber daya seperti Power Supply untuk memasok listrik ke GPU.

Tentu, kehadiran kartu grafis external akan memberikan kinerja yang jauh lebih baik, apalagi jika kamu memiliki sebuah GPU handal untuk gaming modern hari ini. Gagasan ini sudah lama disajikan, dimana konsep umum perangkat tersebut pada intinya mengaitkan kartu grafis biasa yang disajikan pada desktop PC ke laptop melalui kabel tunggal, yang kemudian dapat mengambil semua beban dari GPU internal laptop dan meletakkannya di ekstensi yang lebih kuat.
Dengan hadirnya perangkat grafis external ini, tentu hal tersebut bisa memberikan kinerja extra untuk bermain game jauh lebih baik, bahkan jauh lebih efektif (meskipun tergantung dari jenis kartu grafis yang kamu miliki). Jadi, memiliki sebuah eGPU, ini bisa memboosting performa yang jauh lebih baik jika dibandingkan dengan apa yang terkandung didalam laptop dalam hal kinerja grafis, termasuk nilai FPS yang jauh lebih tinggi untuk setiap permainan modern yang biasa kita pakai sebelumnya.
Cara Kerja eGPU
Sebagaimana sajian kartu grafis pada dektop PC, eGPU bekerja seperti apa yang dilakukan external kartu grafis lainnya pada desktop PC. Hanya saja, pilihan eGPU bisa jauh lebih mudah dengan fitur plug and play, yang bisa dicopot kapan saja seperti USB Flashdrive.
Ibaratnya, perangkat ini bisa bertindak sebagai lokomotif pengganti, yang bisa kamu pasang saat menginginkan kinerja extra, entah itu untuk gaming ataupun sesi yang membutuhkan perangkat grafis berat pada laptop kamu. Disisi lain, ketika kamu sudah tidak membutuhkannya, kamu hanya tinggal melepasnya dari perangkat inti, layaknya drive external lain yang biasa disajikan.

Hanya saja, untuk menghubungkan eGPU pada laptop tidak boleh sembarangan plug-in, karena perangkat ini hanya bisa bekerja pada port yang bisa memberikan tingkat kecepatan yang sesuai atau tinggi, sebagaimana apa yang disajikan pada tingkat kecepatan PCIe. Tentu, kehadiran port Thunderbolt maupun USB 3.1 Gen 1 merupakan syarat minimum untuk pergi, karena kedua sajian port tersebut bisa memberikan kinerja bandwith yang layak untuk eGPU. Inilah yang bisa menjadi kendala para pemilik laptop lama, karena tidak semua pilihan laptop disajikan dengan fitur tersebut.
Alasan Utama Mengapa eGPU harus memakai konektivitas Tersebut
Alasan utamanya adalah Bandwidth memori, dimana ini merupakan kecepatan utama yang bisa disajikan oleh kartu grafis. Ini diukur dalam gigabyte per detik (GB / s). Semakin banyak bandwidth memori yang bisa dicapai, maka semakin baik kartu grafis ini bekerja. Bahkan, kartu grafis dengan bandwidth memori yang lebih tinggi dapat menggambar lebih cepat, termasuk menggambar dengan kualitas lebih tinggi.

Nah, masalahnya sajian konektivitas lama, seperti apa yang bisa ditawarkan oleh Port USB 2.0 ke bawah tidak ideal untuk eGPU, karena tingkat kecepatan yang disajikan oleh fitur port ini sangatlah rendah. Inilah mengapa, produsen perangkat tersebut memberikan syarat utama bagi pengguna eGPU agar bisa bekerja efektif minimal memakai port USB 3.1 Gen 1 Type C atau thunderbolt yang bisa memberikan kinerja bandiwith paling efektif untuk kartu grafis entry level seperti Nvidia GTX 1050.
Namun, ini juga tergantung pada jenis kartu grafis yang nantinya akan kamu pasang pada eGPU, karena semakin tinggi nilai kartu grafis tersebut, maka fitur konektivitas dari perangkat eGPU perlu disajikan dengan pilihan port paling tinggi, termasuk USB 3.1 Gen 2 Type C atau port Thunderbolt 2.0, dimana kedua pilihan ini bisa memberikan kinerja bandwith minimal hingga 10Gbps atau 20 Gbps.
Apakah memiliki eGPU benar-benar berharga?
Tentu, jika kamu benar-benar menginginkan performa jauh lebih baik pada laptop lama kamu, terlebih lagi jika kamu memiliki banyak uang untuk pergi. Hanya saja, untuk sebagian besar pengguna, memiliki eGPU tidaklah terlalu layak, karena harga yang ditawarkan oleh sebuah eGPu paling murah sekalipun diluar sana bisa mencapai harga jutaan, atau bahkan bisa seharga sebuah laptop gaming paling murah. Disisi lain, perangkat ini juga memiliki keterbatasan dalam hal konektivitas, sehingga tidak semua laptop bisa memakainya.
Namun, jika kamu benar-benar menginginkannya, maka beberapa hal yang telah kamu baca diatas minimal bisa menjadi modal utama untuk kamu sebelum membeli perangkat ini. Jadi, terlepas dari semua hal yang ingin kamu lakukan selanjutnya, yang pasti kami mengharapkan bahwa semua penjelasan diatas bisa memberikan banyak manfaat, terutama bagi mereka yang tidak mengetahui secara pasti tentang perangkat eGPU.
Baca Juga :
- Begini Cara Streaming Netflix Movies Di windows 10
- Fallout 76 Games Review : Apa Yang Kami Tahu Sejauh ini
- Antara Headphone, Headset & Earphone, Apa Sih Bedanya?
- Begini Cara Mudah Konversi Video Ke GIF Image
VIDEO TERBARU MURDOCKCRUZ :
