- Games, Gaming Gear, Hardware, Headset, Serba-serbi, VR

Ready Player One Late Review, Perspektif Gamer

Bagaimana jadinya ketika sebuah game memiliki dampak serius pada kehidupan sehari-hari seorang gamer, terlebih lagi ia harus melakukan berbagai cara untuk menentukan nasib masa depan kehidupannya, termasuk masa depan game yang sangat dicintainya tersebut. Itulah yang ditawarkan oleh Ready Player One, sebuah film besar karya Steven Spielberg yang akan kita bahas dibawah ini khususnya dari segi perspektif gamer.

Saya sebelumnya tidak mau mengaitkan situs ini dengan Film, terlebih untuk urusan Review. Namun, ketika sebuah film memiliki hubungan erat dengan teknologi, khususnya dunia gaming, ini bisa menjadi ide yang baik sebagai bahan review kami untuk memberikan pandangan tersendiri, khususnya dari perspektif gamer. Hal tersebut berlaku untuk film terbaru Ready Player One, dimana ini sebenarnya sudah dirilis beberapa bulan kemarin, atau tepatnya tanggal 29 maret 2018.

Ada banyak hal yang ditawarkan film tersebut, terlebih lagi kita bisa melihat kehidupan masa depan para gamer dalam pandangan yang benar-benar berbeda. Dan mungkin saja, apa yang ditawarkan film ini bisa berlaku untuk masa depan teknologi gaming yang benar-benar keren dan sangat maju, khususnya dalam bentuk AR (Augmented reality) level selanjutnya. Jadi, jika kamu penasaran bagaimana review unik kami mengenai film tersebut, mari kita ungkap lebih detail dibawah ini.

Baca juga : Mavericks: Proving Grounds Siap Menjadi Game Battle-Royale Unggulan

Film Ready Player One, Masa Depan Dunia Gaming Hadir Disini

Semua orang pastinya sudah tahu bagaimana rasanya bentuk VR, sebuah perangkat headset yang bisa menyajikan dunia gaming terasa jauh lebih nyata. Kemudian mereka mengembangkan teknologi ini dengan pilihan Augmented reality, fitur VR dengan level yang jauh lebih baik. Ini menawarkan sebuah lingkungan nyata, dimana kita bisa melakukan interaksi langsung  antara pengguna dan lingkungan sekitar secara secara real time. Dan ketika kita ingin melihat bagaimana masa depan dunia gaming selanjutnya setelah hal hebat tersebut, mungkin ide yang sangat baik adalah melihat film karya sutradara besar, Steven Spielberg dengan hadirnya Ready Player One.

Ready Player One

Didalam film ini, sebuah cerita yang tampak tidak asing bagi para gamer dihadirkan dengan nuansa yang jauh lebih modern di tahun 2045, dimana kita akan melihat karakter utama (bisa dikatakan sebagai peran utama) Wade, atau lebih tepatnya bisa dikatakan sebagai Parzival, sebuah nama in-game yang khas bagi seorang gamer. Ia adalah seorang pemuda kutu-buku yatim piatu yang berusia 17 tahun, dan menghabiskan sebagian besar waktunya di dunia realitas maya yang disebut OASIS, dimana ini merupakan tempat impian para gamer didalam game tersebut.

Didalam game ini, ada banyak hal yang bisa ditawarkan sebagai pilihan game masa depan, dimana Wade dan hampir seluruh penduduk bumi masa depan bermain game tersebut dalam satu waktu yang pasti, menyajikan banyak pilihan fitur, mulai dari bermain balapan mobil, realtime battle combat, hingga banyak hal yang hampir mustahil dihadirkan pada game besar hari ini. Bahkan, game tersebut menyajikan nilai yang sangat adiktif, dimana sebagian dari mereka menghabiskan waktu lebih banyak di OASIS jika dibandingkan dengan kehidupan nyata.

Hingga suatu saat, cerita berlanjut jauh lebih intensif ketika pendiri sekaligus pengembang game ini, Halliday meninggal dan meninggalkan sejumlah warisan besar didalam game OASIS. Pemain perlu menyelesaikan sejumlah teka-teki super sulit, bahkan hingga beberapa tahun tidak ada pemain satupun yang mampu menyelesaikannya. Dan jika mereka berhasil menyelesaikan teka-teki yang ditawarkan oleh Halliday, maka ia bisa menjadi salah satu pemilik game OASIS, termasuk sejumlah bonus besar in-game dimana mereka menyebutnya sebagai Easter egg.

Ternyata, warisan besar yang ditawarkan Halliday menimbulkan sejumlah kekacauan, termasuk mengundang ketertarikan sejumlah perusahaan gaming untuk menyelesaikan teka-teki ini. Bahkan, ini bisa menjadi pertarungan antara hidup dan mati seseorang di dunia nyata, termasuk Wade dan beberapa rekannya. Selain itu, masa depan game tersebut juga tergantung pada mereka yang memiliki kekuatan besar, antara mematikan, memberikan nilai yang jauh lebih komersial ataupun tetap pada pilihan yang sudah ada.

Musuh terbesar Wade hadir dari perusahaan Innovative Online Industries (IOI), yang dikepalai oleh Nolan Sorrento, dimana ia mempekerjakan sejumlah besar peneliti, pemain top dan pegawai kontrak yang disebut “Sixers”. Ibaratnya, ini adalah sebuah guild super besar dengan level yang jauh lebih mewah dan canggih jika dibandingkan dengan seseorang yang sendirian di dunia gaming. Mereka akan melakukan segala cara untuk bisa menyelesaikan misi paling sulit sekalipun, termasuk perburuan Easter egg.

Tantangan demi tantangan mampu diselesaikan Wade yang memiliki avatar unik, bahkan mirip dengan karakter utama dari Final Fantasy. Ia disebut sebagai Parzival, yang menjadi salah satu legenda bagi para gamer ketika ia menjadi yang pertama dalam mendapatkan salah satu kunci untuk membuka teka-teki besar yang ditawarkan Halliday. Inilah yang menjadi titik awal perhatian Sixers untuk memburu Wade dan rekan-rekannya, hingga ke dunia nyata. Bahkan, bibinya meninggal gara-gara para Sixers melalui sebuah kecelakaan bom didalam rumahnya sendiri.

Cerita Terus Berlangsung, Hal Besar Terus Didatangkan

Atraksi Besar dihadirkan dengan nilai efek yang mengesankan pada film tersebut, bahkan kita bisa melihat sejumlah karakter yang familiar dari beberapa game populer maupun anime, seperti Overwatch, Hallo, Street Fighter maupun karakter Anime seperti Gundam, Mecha-godzilla dan banyak hal lainnya. Selain itu, kita bisa melihat bagaimana sebuah balapan liar hadir dengan tingkat kesulitan yang hampir mustahil untuk dilakukan, karena betapa tidak, sejumlah rintangan yang benar-benar tidak terduga hadir, termasuk juga kehadiran King Kong yang akan menghancurkan mobil pemain setiap saat.

Hingga puncaknya, kita akan melihat bagaimana Parzival mengundang seluruh komunitas game OASIS untuk bersatu dan melawan tirani Nolan Sorrento dalam sebuah pertempuran besar. Disini, hal hebat yang sangat diidamkan para gamer adalah real-time combat yang benar-benar memberikan nilai arti tersendiri bagi mereka. Kita bisa melihat banyak karakter dalam game populer hadir bersatu-padu menghancurkan musuh, termasuk Tracer (Overwatch), pasukan dari game Hallo, Tank, robot bahkan Gundam hadir sebagai salah satu senjata pamungkas melawan mecha-godzilla.

Hal hebat dari game ini ternyata jauh lebih sederhana dengan misi terakhir adalah bermain game retro konsol, Atari 2600 dengan judul game Adventure. Parzival hanya harus bertahan dan bermain secara alami, hingga ia nantinya akan menemukan ruangan yang tersembunyi yang akan memberikan sejumlah harta besar dari Halliday, sang pembuat game OASIS.

Nilai Positif & Makna Besar Film Ready Player One

Meskipun sangat menyenangkan untuk menonton film ini, bahkan hingga berkali-kali, namun saya sadar bahwa betapa tingginya makna film tersebut bagi kehidupan sehari-hari bagi seorang gamer, termasuk bagaimana masa depan dunia gaming hari-hari mendatang. Mari kita lihat pada beberapa inti makna yang bisa saya dapat dan paparkan kepada kamu semuanya.

Pertama, Parzival hadir sebagai seseorang yang hidup secara invidual didalam game ini, dan terkadang hal tersebut bisa menjadi kendala untuk kemajuan karakter untuk mencapai hal besar termasuk berbagai achievement unik. Hingga akhirnya, Sam memutuskan untuk membuat sebuah guild bersama 4 orang rekannya dan menyebutnya sebagai The High Fives. Makna yang bisa kita lihat disini adalah bergabung dalam sebuah guild didalam game besar bisa memberikan nilai positif, termasuk nilai sosialitas dan kebersamaan pemain bersama dengan pemain lainnya. Kamu tidak harus menjalankan banyak misi sendirian, karena ada kalanya misi yang dihadirkan diperlukan sebuah tim yang solid, termasuk juga di dunia nyata.

Kedua, terkadang keseimbangan sangat penting dilakukan, dan untuk itulah, hal besar yang bisa kita dapatkan tidak hanya hadir didalam game, melainkan didunia nyata. Jadi, terlepas dari berbagai peran penting kita di dunia virtual, memiliki waktu besar dalam dunia nyata merupakan pilihan terbaik, bahkan jauh lebih baik dari “sekedar” bermain game. Kamu bisa meluangkan waktu bersama teman, pacar maupun dengan keluarga, itulah yang yang jauh lebih penting dan bisa membuat diri kamu jauh lebih baik, termasuk saat kembali ke dunia virtual.

Ketiga, urusan gaming sebaiknya selesaikan disana, dan urusan dunia nyata sebaiknya selesaikan secara real time, jangan selalu campur adukan keduanya secara bersamaan. Kita mungkin suka melihat bahwa dalam game, selalu ada drama yang menyertainya. Drama dalam game dan drama dalam kehidupan sehari-hari sebaiknya dilakukan secara terpisah, sehingga kita bisa menjadi seseorang yang bijak, terhormat, menjadi diri sendiri.

Kesimpulan

Jadi, itu dia sedikit makna cerita tentang Film Ready Player One yang bisa saya ambil, khususnya dari perspektif gamer. Masih ada banyak hal yang bisa kita tangkap pada film ini, selain itu, Ready Player One bisa menjadi bagian masa depan dunia gaming yang akan memberikan nilai tersendiri bagi para pengembang di masa mendatang. Meskipun, kita tidak tahu hal besar apa yang tengah menanti, namun setidaknya sutradara Steven Speilberg bisa menyajikan bagaimana indahnya dunia masa depan, khususnya untuk sisi gamer pada film tersebut.

Hal yang pasti dan bisa menjadi penutup kata-kata saya untuk review unik kali ini adalah, entah kamu seorang gamer serius, kasual maupun apapun yang bisa dikatakan teman atau keluarga kamu, tetaplah fokus dengan apa yang kamu jalani hari ini. Hanya saja, pilihan dunia yang seimbang antara dunia virtual dan gaming akan menjadi sesuatu yang baik, terlepas dari seberapa hebatnya game tersebut. Jangan biarkan seseorang mendikte kamu untuk melakukan sesuatu yang tidak kamu sukai, tetaplah pada prinsip yang masih kamu yakini benar, dan selalu bermain lebih baik dari kemarin.

 Baca Juga :



Comments

About Indra Setia Hidayat

Saya bisa disebut sebagai tech lover, gamer, a father of 2 son, dan hal terbaik dalam hidup saya bisa jadi saat membangun sebuah Rig. Jauh didalam benak saya, ada sebuah mimpi dan harapan, ketika situs ini memiliki perkembangan yang berarti di Indonesia atau bahkan di dunia. Tapi, jalan masih panjang, dan cerita masih berada di bagian awal. Twitter : @murdockcruz Email : murdockavenger@gmail.com
Read All Posts By Indra Setia Hidayat

2 thoughts on “Ready Player One Late Review, Perspektif Gamer

Comments are closed.