Tips Upgrade Memori Pada Laptop Atau Desktop : Pahami Dulu Sebelum Membelinya

Terkadang upgrade memori atau RAM enggak semudah seperti memasangkannya pada slot yang kosong di motherboard. Mengapa begitu? tentu saja untuk menghindari masalah terkait kompabilitas, seperti kecepatan memori, timing yang berbeda dan konfigurasi overclocking di bios.

Untuk itulah, kali ini kami bakal ungkap beberapa tips buat kalian yang berencana akan upgrade memori dengan menambahkan tanpa harus membuang memori lama, atau pilihan yang benar-benar fresh.

Baca juga : Begini Cara Mengetahui Masa Garansi Produk Asus Secara Online

Tips Upgrade Memori : Pahami Dulu Sebelum Membelinya

Ok, hal pertama yang perlu kalian catat sebelum membeli memori kit hebat diluar sana tentu saja idealnya adalah membeli pilihan yang sama dengan apa yang sudah kalian miliki, seperti merk, seri maupun label speednya. Misal, ketika kalian sudah punya RAM dengan speed 3600 Mhz dengan merek TEAMGROUP seri Night Hawk, maka kalian perlu mencari konfigurasi yang sama juga untuk upgrade.

upgrade memori atau RAM

Mengapa begitu? memiliki pilihan yang sama dengan apa yang kalian miliki sebelumnya bisa berarti konfigurasi yang hadir juga serupa, entah itu timing, chipset dan sebagainya. Jadi, itu akan meminimalisasi masalah kompabilitas yang bakal menyebabkan sistem enggak stabil atau masalah yang lebih serius seperti enggak mau booting atau crash.

Bagaimana dengan pilihan yang serupa tapi berbeda merek?

Misal kalian enggak menemukan merk yang kalian pakai pada speed yang sama buat upgrade. Bisa saja, meskipun terkadang konfigurasi latency bisa berpengaruh pada performa, walaupun kecepatan yang ditawarkan mungkin aja sama. Jadi, prioritas utama pastikan kalian mencari dulu merk, seri dan kecepatan yang sama dengan apa yang kalian miliki sebelumnya saat akan upgrade memori.

Bagaimana dengan kapasitas, apakah harus serupa?

Kami rasa enggak juga, terlebih lagi kapasitas itu hanya berkaitan dengan jumlah yang dibawa perangkat RAM itu sendiri. Jadi, ini lebih ke penyesuaian kebutuhan yang nantinya akan dipakai pengguna pada aplikasi yang berbeda. Semakin menuntut beban aplikasi yang dipakai mereka, maka kapasitas yang perlu dimiliki tentu semakin besar. Disisi lain, cek juga dukungan maksimum dari perangkat motherboard itu sendiri mengenai kapasitas.

Bagaimana kalau tidak ada pilihan lain, jadi mau tidak mau misal kalian harus memasangkannya dengan memori yang punya kecepatan frekuensi berbeda?

Itu masih memungkinkan, dimana sistem akan menyesuaikan memori dengan speed yang lebih tinggi dengan kecepatan RAM yang lebih rendah dibanding pilihan baru. Masalahnya, terkadang suka ada masalah seperti stabilitas sistem yang suka agak terganggu gara-gara memori speed tinggi mungkin aja enggak bisa menyesuaikan kecepatan yang lebih rendah tersebut karena timing yang berbeda dan sebagainya. Namun jika stabil, maka itu enggak menjadi masalah.

Lalu ada pertanyaan lainnya yang juga berkaitan dengan frekuensi, misal motherboard kalian hanya bisa mendukung kecepatan tertentu, namun memori yang kalian beli ternyata lebih tinggi dari apa yang bisa didukung motherboard namun tipe memorinya sama. Itu masih memungkinkan, dimana mobo akan menyesuaikan kecepatan memori sesuai dengan dukungan apa yang bisa didukungnya. Dan itu juga berlaku ketika kalian ingin mengganti pilihan lama dengan memori baru.

Nah, ketika kalian sudah mengerti hingga sejauh ini, langkah selanjutnya adalah jangan langsung memasangkannya pada slot RAM yang kosong di motherboard. Tapi, kalian perlu meresetnya terlebih dahulu konfigurasi bios setting pada pilihan default. Biasanya suka ada masalah seperti sistem engggak mau booting dan sebagainya. Itu bisa aja gara-gara latency yang berbeda, konfigurasi OC maupun fitur XMP yang aktif yang mungkin sedikit berbeda dengan pilihan terbaru.

Hingga pada akhirnya, beberapa poin penting ini kita harap setidaknya bisa memberikan pencerahan buat kalian yang berencana akan mengupgrade atau menambahkan modul memori di desktop PC atau laptop. Kalian bisa meminimalisasi masalah yang terkadang suka hadir saat proses upgrade tersebut. Jadi, terlepas dari apa yang telah kami ungkap ataupun belum, yang pasti semoga bermanfaat ya!

Comments

Related Posts