Inilah Alasan Mengapa Microsoft Flight Simulator 2020 Disebut “Crysis Baru”

Jika dulu game paling menuntut adalah Crysis dengan istilah fenomenal yang kini masih menggaung, maka Microsoft Flight Simulator 2020 bisa jadi patokan baru bagaimana istilah “Can it Run Crysis” bakal berlaku.

Bukan tanpa alasan, game ini benar-benar sangat menuntut. VGA sekelas RTX 2080 Ti belum bisa dobrak nilai fps hingga 60, itupun pada resolusi Full HD dengan pengaturan tertinggi. Ini baru bisa dicapai oleh VGA terbaru RTX 3080 yang nyatanya punya performa jauh lebih superior.

Baca juga : Kalo Uang Enggak Bermasalah, Berikut Kandidat Solid RTX 3080 Yang Worth Banget

Mengapa bisa begitu? Beberapa situs reviewer mengatakan bahwa game sangat terikat dengan CPU (CPU bound); silikon kelas atas seperti Intel Core i9 9900K atau AMD Ryzen 9 3800 XT harus bekerja keras agar bisa mencapai framerate 60 FPS.

Contoh, hasil review Guru3D mengungkap ketika mereka menggunakan spesifikasi inti CPU delapan core, 16 GB RAM, dan Nvidia GeForce RTX 2080 Ti, mereka hanya mampu mengelola Fps rata-rata 51. Ketika memakai Radeon VII drop sangat jauh hingga 44 FPS dalam benchmark yang sama.

Microsoft Flight Simulator 2020

Tolok ukur PCGamer ketika mereka menggunakan Intel Core i7-9700K, Nvidia GeForce RTX 2080, dan 32 GB DDR4 RAM pada 2666 MHz mungkin pada awalnya cukup menyenangkan. Contoh, game ini  diuji pada 1440p (2560×1440) dengan preset High. Rig tersebut mengelola rata-rata 65 FPS saat melaju di ketinggian dengan kamera luar. Namun, saat pindah ke kokpit FPS drop signifikan hingga 38, dan saat mendarat menggunakan kamera eksterior berhasil berjuang di 37 FPS.

Game ini memberikan beban berat pada semua inti CPU, bahkan mengabaikan multithreading dan lebih menyukai core fisik. CPU Intel mungkin masih bisa menawarkan kinerja yang sedikit lebih baik (5-10%) daripada rekan AMD mereka, meskipun tergantung pada resolusinya.

Disisi lain, Microsoft Flight Simulator 2020 juga membutuhkan VRAM dalam jumlah tinggi; Guru3D melaporkan bahwa itu mengisi sebagian besar VRAM dalam paket 8GB (7,1-7,6 GB, tergantung pada resolusi). penggunaan VRAM juga akan semakin meningkat dalam skenario paling menuntut. Saat menggunakan GPU AMD Radeon VII 16 GB, Flight Simulator menggunakan hampir 10 GB pada FHD dengan pengaturan ” dense terrain ” dan 12,5 GB pada resolusi UHD (3840×2160).

Jika dilihat dari spesifikasi minimum mungkin terlihat cukup ringan, namun kenyataannya Microsoft Flight Simulator 2020 menguras banyak tenaga. Kita tunggu saja bagaimana kami akan mencoba pada VGA mid-range maupun CPU dengan kelas yang sama dan nanti akan memberikan hasilnya kepada kalian.

 Baca Juga :



Comments

Related Posts