- Berita Terbaru, Internet, Sosial Media

Saatnya Untuk Berhenti Memakai Facebook Sejenak, Ungkap Chris Hughes

Saatnya untuk berhenti melakukan aktivitas melalui media sosial milik Facebook sejenak, hal tersebut setidaknya diungkap sendiri oleh Chris Hughes, salah satu pendiri dari media sosial terbesar sejak tahun 2004 ini.

Tentu, ada sejumlah alasan mengapa ia mengungkap hal tersebut, namun yang pasti bahwa hampir setiap orang tampaknya terlalu terlena dengan Facebook, termasuk perusahaan extra dibawahnya. Padahal, menurutnya perusahaan dan CEO Mark Zuckerberg memiliki terlalu banyak kendali atas berita pengguna, pasar media sosial, dan masyarakat pada umumnya. Dia bahkan menganjurkan agar akuisisi Instagram dan WhatsApp dibatalkan dan juga badan pemerintah baru dibentuk untuk bisa mengatur perusahaan media sosial terbesar di dunia ini.

Baca juga : Begini Cara Untuk Menghapus Akun Facebook Dengan Mudah

Melalui New York Times op-ed, Hughes mengemukakan argumen yang meyakinkan untuk memecah perusahaan milik Mark Zuckerberg tersebut. Dia percaya bahwa perusahaan yang dia bantu ciptakan di kamar asrama Harvard telah menjadi terlalu besar dan harus benar-benar diatur.

Untuk setiap anggaran yang dihabiskan dalam bentuk iklan media sosial, 84 sen masuk ke Facebook. Rata-rata jumlah pengguna bulanan mereka juga mengejutkan. Mereka telah merancang platform yang berbeda untuk saling berhubungan dalam upaya menjaga pengguna mengklik dan kembali lagi.

Hughes menjelaskan alasan Facebook menjadi begitu besar adalah sikap agresifnya terhadap pesaing. Dalam banyak kasus, Facebook telah membeli pesaingnya atau hanya menyalinnya, sehingga membuat mereka gulung tikar. Ini membuat hampir tidak mungkin untuk bersaing dengan Facebook di pasar mana pun saat mereka aktif. Ada sangat sedikit dana untuk perusahaan media sosial baru sejak Facebook mengambil alih. Bahkan, kita tidak melihat ada platform baru utama yang muncul sejak tahun 2011.

Inilah yang membuat banyak pengguna menyatakan frustrasi karena tidak ada tempat lain selain Facebook. Mereka tidak memiliki satu pun pesaing yang sah. Beberapa pengguna telah membuang Facebook melalui Instagram, tidak menyadari bahwa Facebook juga memilikinya. Argumennya adalah bahwa mereka mengendalikan berita kita melalui umpan berita Facebook, pengiriman pesan kita melalui WhatsApp, dan media kita melalui Instagram, Hughes percaya bahwa Facebook telah menjadi terlalu kuat. Zuckerberg tidak memiliki bos, tidak bisa dipecat, dan mengendalikan 60% saham suara dewan direksi perusahaan.

Salah satu keluhan terbesar Hughes adalah bagaimana mereka mengelola konten. Algoritme mereka dapat membuat atau menghancurkan perusahaan tergantung di mana posisinya di feed pengguna. Ada sedikit atau tidak ada pengawasan pada apa yang bisa dan tidak bisa dilakukan Facebook mengenai bagaimana ia menangani privasi, ucapan benci, dan berita palsu.

Untuk mulai mengembalikan kontrol media sosial terbesar ini, Hughes menguraikan dua langkah utama yang harus diambil. Pertama, dia percaya akuisisi Instagram dan WhatsApp harus dibatalkan. Kedua, perlunya pembentukan badan pemerintah untuk mengatur industri media sosial. Badan pemerintah ini bisa menetapkan aturan untuk apa yang diklasifikasikan dalam kebebasan berbicara versus kebencian. Mereka juga akan ditugaskan untuk memastikan perusahaan media sosial melindungi privasi data pengguna yang dipercayakan dengan benar. Bagaimana menurut kamu?

 Baca Juga :



Comments

About Indra Setia Hidayat

Saya bisa disebut sebagai tech lover, gamer, a father of 2 son, dan hal terbaik dalam hidup saya bisa jadi saat membangun sebuah Rig. Jauh didalam benak saya, ada sebuah mimpi dan harapan, ketika situs ini memiliki perkembangan yang berarti di Indonesia atau bahkan di dunia. Tapi, jalan masih panjang, dan cerita masih berada di bagian awal. Twitter : @murdockcruz Email : murdockavenger@gmail.com
Read All Posts By Indra Setia Hidayat