- Berita Terbaru, Peripheral, Serba-serbi

Swatch Group Tuntut Samsung Hingga 1 Triliun Lebih, Pelanggaran Hak Cipta Alasan Utamanya

Seminggu yang lalu, Samsung tidak hanya mengungkap handset terbaik mereka dalam acara unpacked, namun juga kehadiran jam tangan pintar terbaru yang begitu menjanjikan, Galaxy Watch Active. Hanya saja, tampaknya kehadiran perangkat tersebut kini memiliki sejumlah masalah, ketika baru-baru ini Swatch Group menuntut perusahaan asal Korea ini atas pelanggaran hak cipta.

Swatch Group menuduh bahwa wajah yang dapat diunduh untuk Samsung’s Sport, Gear S3 Classic dan Smartwatches Frontier terlihat identik dengan apa yang ditawarkan oleh perusahaan tersebut, yang diklaim bahwa mereka sudah mendaftarkan merek dagang tersebut sebelumnya.

Baca juga : Samsung Galaxy Fold Resmi Diumumkan, Era Baru Smartphone Masa Depan Dimulai

Akibatnya, Swatch meminta ganti rugi lebih dari $ 100 juta atau setara dengan satu triliun lebih dan mengklaim bahwa ini merupakan persaingan dan praktik bisnis yang tidak sehat. Mereka sudah mengajukan gugatan di Pengadilan Distrik AS di kota  New York dengan alasan bahwa Amerika Serikat merupakan tempat merek dagang terdaftar yang diklaimnya.

Pada dasarnya, apa yang menjadi masalah utama dari permasalahan ini adalah fitur utama yang ditawarkan oleh Galaxy Watch Active, dimana Pemilik smartwatch dapat bertukar wajah melalui aplikasi Galaxy Wearable-nya. Ini juga memiliki aplikasi desainer wajah dalam versi beta yang memungkinkan pengembang untuk membuat wajah kustom.

Swatch Group itu sendiri pada dasarnya sudah memiliki Smartwatch Face dengan fitur C&D di masa lalu dengan beberapa keberhasilan. Sekarang, perusahaan ini menuduh bahwa Samsung tengah berusaha untuk meniru teknologi mereka tanpa adanya pemberitahuan terlebih dahulu, apalagi apa yang mereka bicarakan juga termasuk bentuk yang menyerupai ikon dan panggilan merek dagang dari banyak merek arloji.

“Penyalinan Merek Dagang tanpa malu-malu ini hanya dapat memiliki satu tujuan – untuk menukar ketenaran, reputasi, dan itikad baik dari produk-produk dan merek Swatch Group Companies yang dibangun dengan susah payah selama beberapa dekade,” ungkap perwakilan Swatch Group (via Techspot).

 Baca Juga :



Comments

About Indra Setia Hidayat

Saya bisa disebut sebagai tech lover, gamer, a father of 2 son, dan hal terbaik dalam hidup saya bisa jadi saat membangun sebuah Rig. Jauh didalam benak saya, ada sebuah mimpi dan harapan, ketika situs ini memiliki perkembangan yang berarti di Indonesia atau bahkan di dunia. Tapi, jalan masih panjang, dan cerita masih berada di bagian awal. Twitter : @murdockcruz Email : murdockavenger@gmail.com
Read All Posts By Indra Setia Hidayat