- Gaming Gear, Hardware, Prosesor

Athlon 200GE Review : Prosesor Murah Dengan Sejuta Pesona Mengesankan

Ada banyak pilihan prosesor murah hari ini, bahkan kamu bisa mendapatkan CPU terbaik dengan nilai harga di bawah 1 jutaan. Salah satunya datang dari AMD dengan seri Athlon 200GE, dimana seri ini terhitung masih fresh dan memiliki kekuatan yang cukup mumpuni untuk kebutuhan gamer kasual.

Nah, penasaran dengan apa yang bisa ditawarkan oleh prosesor murah ini? Kamu bisa melihat ulasan lengkapnya di bawah ini, terlebih lagi seri ini juga ternyata memiliki fitur overclocking, yang tentu saja bisa mendongkrak kinerja komputasi jauh lebih baik.

Baca juga : Update Terbaru Harga Prosesor AMD Ryzen Januari Tahun 2019

Athlon 200GE Review : Pandangan Umum

Athlon 200GE

A. Spesifikasi Internal

Spesifikasi  Athlon 200GE
CMOS  14nm
CPU Package AM4
Core 2
Thread 4
Base Clock 3.2Ghz
Cache 5MB
iGPU Radeon RX Vega 3
TDP 35W
Harga Rp 798.000 (Beli)

Athlon 200GE hadir dengan kekuatan dual core dan membawa 4 thread serta memiliki clockspeed dasar sebesar 3.2Ghz. Pilihan ini bisa menjadi tenaga komputasi ideal bagi pengguna kasual, apalagi seri ini juga hadir dengan nilai TDP hanya sebesar 35 tentu akan membawa pilihan CPU yang sangat irit dalam hal konsumsi daya. Selain itu, seri ini juga hadir dengan pilihan L3 Cache sebesar 4MB dan disajikan dalam bentuk proses node 14nm.

Prosesor itu sendiri hadir dalam paket soket AM4, sehingga pengguna bisa memakai motherboard AMD terbaru dengan banyak nilai positif, termasuk fitur yang jauh lebih modern. Sedangkan untuk sistem memori, prosesor ini mendukung memori secara default hingga DDR4 2666Mhz dengan fitur dual channel, meskipun pengguna masih bisa mendongkrak kinerja dengan pilihan memori jauh lebih tinggi. Syarat utama untuk memulai adalah mengupdate bios mobo dengan seri terbaru. Dan itu pun wajib dilakukan bagi mereka yang menginginkan kinerja jauh lebih stabil, termasuk juga kompabilitas memori.

Athlon 200GE

Dan hal terbaiknya, prosesor ini juga memiliki fitur OC yang seolah “disembunyikan” oleh produsen, dimana apa yang bisa kamu lakukan untuk membuatnya tidak terkunci adalah mengupdate fitur bios terbaru bawaan mobo produsen. Hal tersebut juga berlaku pada setup rig yang kami miliki, yakni mobo lama dengan merk ASRock AB350 Gaming K4. Saya bahkan mampu mendongkrak clockspeed hingga 3.9Ghz dengan tingkat suhu yang cukup aman, bahkan memakai pendingin CPU bawaan.

Suhu yang disajikannya juga tidaklah tinggi, dimana kisaran suhu rata-rata berada pada 60° hingga 70°. Meski, ini tidaklah mudah untuk membuatnya stabil dimana saya bisa menarik nilao voltase yang pas berada pada level 1.37V.

B. Grafis

Ketika fitur dual core masih terasa biasa, apa yang menarik dari prosesor ini adalah kehadiran Radeon Vega 3 sebagai iGPU bawaan secara default. Sehingga, prosesor ini memiliki potensi yang sangat baik sebagai mesin gaming yang cukup handal tanpa perlu memiliki dedicated kartu grafis extra, dan tentu saja akan memberikan ruang yang jauh lebih luas bagi para pembangun dengan anggaran terbatas.

Athlon 200GE

Radeon Vega 3 ini bisa dikatakan memiliki spesifikasi hampir sama seperti apa yang dimiliki Ryzen 3 2200G, meski jumlah GCC (Graphic Core Count) berkurang hingga total 3 unit saja dan tingkat  shader sebesar 192 (untuk versi laptop). GPU ini didasarkan pada arsitektur Vega (generasi ke-5 GCN) dan memiliki clock hingga 1100 MHz. Kinerja biasanya tergantung pada konfigurasi memori, namun ini akan menjadi kesepakatan yang sangat baik bagi pengguna low budget untuk bisa menyajikan kekuatan gaming handal padal level 720p maupun 1080p tanpa harus memiliki dedicated GPU. Arsitektur Vega itu sendiri bahkan bisa menawarkan beberapa perbaikan atas generasi Polaris dan sekarang mendukung DirectX 12 Feature Level 12_1.

C. Gaming Performance

Athlon 200GE dengan pilihan iGPU Radeon Vega 3 bisa menjadi pilihan yang sangat ideal bagi para pembangun ri dengan anggaran terbatas. Karena seri ini mampu memenuhi semua kebutuhan kasual pengguna untuk bermain game kasual ataupun eSport, sehingga kamu tidak memerlukan dedicated GPU extra untuk memulai.

Athlon 200GE

seri ini bahkan bisa memberikan kekuatan gaming yang sangat memadai untuk hampir semua game eSport kasual, termasuk DOTA 2, WOT (World Of Tanks) WOW Legion atau bahkan Dirt 4. Hanya saja, pilihan kompabilitas memori dengan tingkat kecepatan tinggi plus dual channel sangat mempengaruhi kinerja iGPU yang dibawah Athlon 200GE ini.

Athlon 200GE

Kamu bisa melihat bagaimana perbedaan yang disajikan pada level memori speed yang berbeda di bawah ini dan lihat bagaimana dampak yang signifikan akan dirasakan bagi mereka yang memiliki pilihan memori dual channel dengan tingkat kecepatan tinggi.

D. Suhu & Konsumsi Daya

Meski membawa pendingin CPU yang cukup kecil, namun kinerja yang ditawarkan pada pendingin ini sangat baik, bahkan terhitung cocok untuk fitur OC. Saya sendiri bisa membawa clockspeed CPU ini hingga 3.9Ghz dengan pendingin bawaan tanpa memiliki suhu yang besar, bahkan suhu rata-rata berada pada level 60° Celsius hingga 70°, dan itu benar-benar sangat aman untuk dilalui. Meski, kamu tidak bisa melalukan oveclocking CPU ini melalui software bawaan Ryzen Master Utility, karena software tersebut tidak akan mengenali fitur OC pada Athlon 200GE.

Athlon 200GE

Hal yang menyenangkan juga hadir untuk urusan konsumsi daya, bahkan bisa jauh lebih efektif bagi pengguna anggaran yang tidak ingin memiliki sebuah rig PC yang besar dalam urusan konsumsi daya. Athlon 200GE bahkan hanya mengkonsumsi daya sebesar 40 hingga 50 Watt saat sedang bekerja penuh, termasuk kasual Office, browsing atau bahkan saat bermain game. Hanya saja, jika kamu ingin membuka OC sepenuhnya, tentu konsumsi daya akan jauh lebih tinggi.

Athlon 200GE

Kesimpulan

AMD Athlon 200GE bisa menjadi prosesor terbaik di bawah 1 jutaan, bahkan memiliki banyak potensi yang hebat. Karena, selain memiliki spesifikasi yang cukup mumpuni, kehadiran Radeon Vega 3 sebagai iGPU bawaan juga akan terasa sangat bermakna, khususnya bagi mereka yang akan menggantungkan kinerja gaming melalui GPU ini. Bahkan, kamu tidak perlu membeli VGA extra untuk “sekedar” bermain game kasual.

Hanya saja, syarat memori dual channel dan idealnya memiliki pilihan memori dengan clockspeed tinggi merupakan sesuatu yang perlu kamu penuhi. Itu tentu akan menyempurnakan sisi gameplay yang jauh lebih baik, bahkan kamu pastinya akan memiliki tingkat Fps yang jauh lebih besar lagi. Sayangnya, proses instalasi driver GPU bisa menjadi masalah, dimana terkadang selalu saja ada masalah gagalnya driver, yang tentu saja cukup menjengkelkan bagi pengguna. 

Disisi lain, pengguna juga perlu mengupdate bios secara berkala, khususnya untuk mobo lama, meski hal tersebut juga berlaku untuk seri Mobo terbaru. Hal tersebut demi menjaga kestabilan kinerja prosesor, termasuk nilai kompabilitas memori yang jauh lebih baik.

Terlepas dari itu semua, Prosesor AMD Athlon 200GE sangat layak sebagai pilihan CPU utama yang perlu kamu pertimbangkan, khususnya untuk seri prosesor di bawah 1 jutaan. Ada banyak hal yang sangat menyenangkan pada prosesor ini, bahkan fitur OC juga berlaku. Jika skor tertinggi berada pada level 10, maka skor yang kami sajikan bisa berada dalam posisi 8 pada pilihan prosesor Athlon 200GE ini.

 Baca Juga :



Comments

About Indra Setia Hidayat

Saya bisa disebut sebagai tech lover, gamer, a father of 2 son, dan hal terbaik dalam hidup saya bisa jadi saat membangun sebuah Rig. Jauh didalam benak saya, ada sebuah mimpi dan harapan, ketika situs ini memiliki perkembangan yang berarti di Indonesia atau bahkan di dunia. Tapi, jalan masih panjang, dan cerita masih berada di bagian awal. Twitter : @murdockcruz Email : murdockavenger@gmail.com
Read All Posts By Indra Setia Hidayat

2 thoughts on “Athlon 200GE Review : Prosesor Murah Dengan Sejuta Pesona Mengesankan

Comments are closed.