- Berita Terbaru, Laptop, Prosesor

Stok CPU Intel 14nm Untuk Notebook Ikut Menipis, AMD Siap Ambil Jatah Besar

Kekurangan stok CPU Intel 14nm tampaknya juga ikut berpengaruh bagi pasar Notebook, termasuk terlambatnya jadwal pengiriman seri terbaru Whiskey Lake untuk OEM. Ini tentu akan berpengaruh pada penjualan prosesor Intel pada musim liburan mendatang.

Hal tersebut diungkap kembali oleh Digitimes maupun TrendForce. Bahkan menurut analis TrendForce, ini juga akan berdampak pada pengurangan harga DRAM dan SSD. Disisi lain, AMD tampaknya akan mendapatkan hal positif dari keterpurukan stok Chip Intel 14nm untuk mendorong lebih banyak CPU Ryzen Mobile pada barisan notebook mainstream maupun premium.

Baca juga : Performa Intel Core i7-9700k Bocor, Ini Dia Potensi Kehebatannya

Stok CPU Intel 14nm Untuk Notebook Ikut Menipis, AMD Siap Ambil Jatah Besar

Laporan itu muncul karena kejatuhan proses 10nm yang terus tertunda. Produksi 10nm perusahaan belum menggenjot seperti yang diharapkan, yang mendorong permintaan yang tak terduga kembali ke jalur produksi 14nm hingga mencapai puncaknya. Kekurangan ini juga berdampak pada perusahaan desktop dan perusahaan lineup prosesor, dan masalah ini membuat Intel mendorong lebih jauh untuk melakukan outsourcing chipset 14nm ke fab TSMC pihak ketiga.

TrendForce melaporkan kekurangan CPU Intel di notebook akan berakselerasi dari pasokan yang sangat tipis di bulan ini dengan ketersediaan hanya sekitar hingga 10%( maksimum ) saja. Disisi lain, AMD tampaknya akan membuat terobosan baru dan bisa memberikan kemajuan nyata di pasar laptop. Sejumlah mitra, termasuk perusahaan blue-chip seperti Dell, HP, Acer dan Lenovo, kini sudah memiliki produk yang kompetitif dengan harga yang layak.

AMD sendiri telah meningkatkan pangsa pasar laptopnya menjadi 4,9 persen pada kuartal ketiga, peningkatan 1,7 persen dibanding kuartal sebelumnya, dan kemajuan itu terjadi sebelum masalah pasokan Intel. Namun yang paling penting adalah, produk AMD diharapkan akan berlimpah selama musim liburan yang akan datang. Itu berarti mesin AMD akan menghindari kenaikan harga yang mungkin dihadapi notebook Intel karena kekurangannya.

Dan hal baik lainnya bagi konsumen adalah nilai harga DRAM dan SSD bisa turun akibat menipisnya stok CPU Intel 14nm. Analis telah memproyeksikan bahwa harga DRAM akan turun hingga dua persen hingga akhir tahun ini, karena  permintaan DRAM bisa jauh lebih berkurang. Ini harusnya bisa menghasilkan harga DRAM lebih rendah selama musim liburan.

TrendForce juga mengharapkan hal tersebut juga berdampak pada penurunan harga SSD, dimana alasan mereka cukup logis, separuh dari semua notebook biasanya dihadirkan dalam bentuk SSD. Harga SSD itu sendiri sebenarnya sudah jatuh, dan ketika ditambahnya stok CPU Intel yang terus menipis, ini bisa menyebabkan harga ritel SSD bisa jauh turun ke bumi selama penjualan Black Friday.

 Baca Juga :



Comments
Loading...

About Indra Setia Hidayat

Saya bisa disebut sebagai tech lover, gamer, a father of 2 son, dan hal terbaik dalam hidup saya bisa jadi saat membangun sebuah Rig. Jauh didalam benak saya, ada sebuah mimpi dan harapan, ketika situs ini memiliki perkembangan yang berarti di Indonesia atau bahkan di dunia. Tapi, jalan masih panjang, dan cerita masih berada di bagian awal. Twitter : @murdockcruz Email : murdockavenger@gmail.com
Read All Posts By Indra Setia Hidayat

2 thoughts on “Stok CPU Intel 14nm Untuk Notebook Ikut Menipis, AMD Siap Ambil Jatah Besar

Comments are closed.