Penjelasan Sederhana Memory Controller Pada RAM

Penjelasan Sederhana Memory Controller Pada RAM

Tahukah anda bahwa jika anda memiliki RAM (Random Access Memory) yang lambat, maka ia bisa mencegah sebuah komputer untuk bisa mencapai performa maksimalnya. Entah seberapa cepatnya prosesor (CPU) yang anda miliki, biasanya ia harus menunggu RAM untuk mengirimkan data. Selama waktu tunggu ini, CPU menjadi menganggur dan tidak melakukan apapun (walaupun belum sepenuhnya benar).




Namun jika anda bisa memaksimalkan kinerja RAM, maka ia akan memberikan komputer yang sempurna, bahkan RAM akan secepat CPU. Metode Dual-, triple-, dan quad-channel adalah teknik yang digunakan untuk menggandakan atau melipatgandakan kecepatan komunikasi antara pengontrol memori dan RAM, sehingga hal seperti ini akan meningkatkan kinerja sistem.

RAM dikendalikan oleh sebuah sirkuit yang disebut memory controller. Saat ini, sebagian besar prosesor memiliki komponen ini juga yang tertanam didalamnya, sehingga CPU memiliki bus memori khusus yang menghubungkan prosesor dengan RAM. Pada CPU yang lebih tua, rangkaian ini biasanya terletak di dalam chipset motherboard, seperti halnya pada chip north bridge. (Chip ini juga dikenal sebagai MCH atau Memory Controller Hub.) Dalam hal ini, CPU tidak “berbicara” langsung dengan RAM, CPU hanya “berbicara” dengan chip North Bridge, dan chip ini “berbicara” dengan memori. Ketika kita memperhatikan hal tersebut, pilihan pertama tampaknya lebih menguntungkan karena ia akan memberikan kinerja yang lebih baik, tidak ada “perantara” dalam komunikasi antara CPU dan memori.

RAM dihubungkan ke pengontrol memori melalui serangkaian kabel, yang secara kolektif dikenal sebagai “bus memori.” Kabel ini dibagi menjadi tiga kelompok: data, alamat, dan kontrol. Kabel dari data bus akan membawa data yang sedang dibaca (dipindahkan dari memori ke memory controller) atau ditulis (dipindahkan dari memory controller ke memori, keluar dari CPU). Kabel dari bus alamat memberi tahu modul memori persis di mana (alamat mana) data yang harus diambil atau disimpan. Kabel kontrol mengirim perintah ke modul memori, memberi tahu mereka jenis operasi yang sedang dilakukan – misalnya, jika itu adalah write (store) atau operasi baca. Kawat penting lainnya yang ada pada bus kontrol adalah sinyal clock memori.

Sebuah pengendali memori memiliki beberapa faktor diterima, diantaranya :

  • Kecepatan memori (clock rates)
  • Kapasitas maksimum per modul memori
  • Kapasitas maksimum total,
  • Dan tipe (DDR, DDR2, DDR3, dll.)





Katakanlah anda memiliki pengontrol memori (Memory Controller) tertentu hanya mendukung memori DDR3 hingga 1.333 MHz, maka anda tidak akan dapat menginstal memori DDR2, dan jika Anda menginstal memori DDR3 di atas 1.333 MHz (misalkan 1.866 MHz atau 2.133 MHz modul), mereka hanya akan diakses pada kecepatan 1.333 MHz. (Sebuah pengecualian untuk aturan ini adalah ketika motherboard anda memungkinkan untuk proses overclocking hingga batas maksimal tertentu).

 Baca Juga :

Loading…

Comments

VIDEO TERBARU MURDOCKCRUZ :

Indra Setia Hidayat

Saya bisa disebut sebagai tech lover, gamer, a father of 2 son, dan hal terbaik dalam hidup saya bisa jadi saat membangun sebuah Rig. Jauh didalam benak saya, ada sebuah mimpi dan harapan, ketika situs ini memiliki perkembangan yang berarti di Indonesia atau bahkan di dunia. Tapi, jalan masih panjang, dan cerita masih berada di bagian awal. Twitter : @murdockcruz Email : murdockavenger@gmail.com