Dell, HP, & Apple Rebutan RAM Tiongkok, Stok CXMT Ludes Hingga 2027!
Badai kelangkaan pasokan memori yang terus mencekik industri perangkat keras sepanjang tahun 2026 ini akhirnya memaksa para raksasa PC global mengambil langkah ekstrem. Akibat menipisnya ketersediaan komoditas DRAM dari “Tiga Besar” penguasa pasar—SK hynix, Samsung, dan Micron—para OEM PC papan atas kini mulai berpaling dan mengamankan kontrak besar dengan produsen memori asal Tiongkok, ChangXin Memory Technologies (CXMT).
Laporan terbaru dari DigiTimes mengungkapkan bahwa gelombang kepanikan ini membuat kapasitas produksi memori milik CXMT sudah habis dipesan (fully booked) hingga akhir tahun 2027. Kondisi ini praktis tidak menyisakan ruang sedikit pun bagi pelanggan baru untuk ikut mengantre pasokan RAM dari produsen memori terbesar di Tiongkok tersebut.
Baca juga: Tertahan Kelangkaan VRAM 3GB, Rilis Nvidia RTX 50 SUPER Ditunda!
Hanya Vendor Kasta Sultan yang Kebagian Alokasi
Salah satu poin krusial dalam krisis ini adalah adu kekuatan daya tawar (negotiation leverage) di rantai pasok. Vendor PC raksasa sekelas Dell, HP, dan Apple menjadi segelintir nama beruntung yang berhasil mengamankan alokasi memori dari CXMT.
Berkat volume produksi mereka yang masif, ketiga perusahaan ini sanggup menyodorkan nilai kontrak raksasa untuk mengunci pasokan DRAM dalam jumlah besar, bahkan dengan bersedia membayar harga yang jauh lebih tinggi di atas rata-rata historis. Sebaliknya, merek-merek PC berskala lebih kecil terpaksa gigit jari karena hampir tidak mendapatkan alokasi memori sama sekali untuk lini laptop dan desktop mereka.
Bagi CXMT sendiri, momentum ini menjadi berkah besar sekaligus validasi bahwa langkah ekspansi kapasitas pabrik mereka disambut sangat baik oleh pasar global, memberikan lampu hijau bagi perusahaan untuk terus membangun fasilitas fabrikasi (fab) baru.
Memanfaatkan Celah Kebijakan Pemerintah AS
Langkah nekat para OEM PC untuk menimbun komponen dari Tiongkok ini juga didorong oleh ketidakpastian politik. Hingga saat ini, pemerintah Amerika Serikat dilaporkan belum mengambil keputusan final terkait apakah CXMT akan dimasukkan ke dalam daftar hitam entitas yang dilarang (barred entity list).
Melihat celah tersebut, para produsen PC langsung mengambil kesempatan emas ini untuk menimbun sebanyak mungkin memori tipe DDR5 dan LPDDR5X melalui perjanjian pasokan jangka panjang, sebelum regulasi dan arah kebijakan politik luar negeri AS berubah di masa mendatang.
Progres agresif yang ditunjukkan CXMT dalam mengejar ketertinggalan teknologi dan kapasitas produksi tergolong luar biasa. Jika seluruh rencana ekspansi berjalan lancar tanpa hambatan, kapasitas produksi CXMT diproyeksikan bakal menembus angka 350.000 wafer DRAM per bulan pada akhir tahun 2026.
Sebagai perbandingan, Micron selaku salah satu dari Tiga Besar pabrikan memori dunia diperkirakan memproduksi sekitar 375.000 wafer DRAM per bulan di periode yang sama. Artinya, kemampuan suplai dari CXMT kini sudah nyaris menyamai skala produksi raksasa global.
Lebih gilanya lagi, CXMT mampu membangun fasilitas ruang steril (cleanroom) tempat produksi silikon hanya dalam waktu sekitar 12 bulan. Durasi tersebut setahun penuh lebih cepat dibandingkan standar industri manufaktur DRAM dunia seperti SK hynix dan Samsung yang umumnya membutuhkan waktu 21 hingga 24 bulan untuk membangun fasilitas serupa.
VIDEO TERBARU MURDOCKCRUZ :
