>

Siap-Siap, Harga Prosesor Intel Raptor Lake Generasi ke-13 Bakal Naik

Siap-Siap, Harga Prosesor Intel Raptor Lake Generasi ke-13 Bakal Naik

Menurut laporan dari DigiTimes, Intel dikabarkan berencana menaikkan harga untuk beberapa prosesor desktop Intel Core Generasi ke-13 (“Raptor Lake”) sekitar 10% mulai Kuartal Keempat (Q4) tahun ini. Penyesuaian kontrak ini terjadi di tengah ketatnya pasokan dan meningkatnya biaya hulu yang dihadapi Intel.

Langkah ini berpotensi membuat harga SKU Raptor Lake-S (RPL-S) standar yang saat ini dijual di kisaran $150–$160, naik menjadi sekitar $170–$180.

Baca juga: Intel Celeron N4500: Hal Yang Perlu Diketahui

Mengapa Harga Prosesor Lama Justru Naik?

Pertama, meskipun sudah berumur, pasokan Raptor Lake-S dilaporkan ketat. Keterbatasan inventaris ini sebagian disebabkan oleh tingginya biaya yang dikeluarkan Intel untuk mempertahankan portfolio produk lama dan ganda. Selain itu, menjaga produksi pada node proses yang lebih tua seringkali melibatkan biaya yang tidak efisien.

Prosesor Raptor Lake Generasi ke-13 juga masih menjadi pilihan utama bagi pembeli yang mencari nilai terbaik (value) dan harga yang efisien.

  • Pilihan Hemat Biaya: Raptor Lake menawarkan performa solid dengan harga yang jauh lebih rendah (dilaporkan lebih dari $200 lebih murah) dibandingkan SKU terbaru Core Ultra.
  • Menghindari Biaya Transisi: Pembeli masih dapat menggunakan motherboard lama dan memori DDR4 dengan Raptor Lake, menghindari biaya tambahan yang diperlukan untuk platform Core Ultra baru (yang menggunakan DDR5).

Disisi lain, Prosesor Core Ultra (seri 200S) yang baru tidak mengalami adopsi pasar yang kuat. Laporan menunjukkan kinerja awalnya lebih buruk dibandingkan Raptor Lake dan Raptor Lake Refresh, ditambah dengan permintaan konsumen yang lemah untuk PC berkemampuan AI. Akibatnya, banyak vendor lebih memilih chip Raptor Lake yang lebih cost-effective untuk mencapai target harga yang agresif.

Dampak Besar bagi Pasar PC dan Konsumen

Kenaikan harga dan kelangkaan ini diperkirakan akan menciptakan tekanan signifikan di pasar, terutama menjelang musim belanja liburan:

  • Tekanan pada Produsen PC (OEM): OEM melaporkan bahwa terbatasnya inventaris Raptor Lake-S menghambat mereka untuk menawarkan penawaran liburan yang kompetitif. Mereka kini dihadapkan pada pilihan sulit: melindungi margin keuntungan atau menawarkan diskon untuk menarik pembeli.
  • Kenaikan Biaya Komponen: Kelangkaan Raptor Lake-S dikombinasikan dengan melonjaknya biaya memori diperkirakan akan memperparah tekanan harga untuk PC secara keseluruhan. Beberapa merek terkemuka dilaporkan enggan melakukan pemesanan jangka panjang di tengah volatilitas harga ini.
  • Akhir Siklus Peningkatan Sejarah: Dukungan berkelanjutan dari third-party foundries untuk node proses lama telah memperpanjang umur CPU generasi sebelumnya. Hal ini mengubah siklus peningkatan tradisional, di mana chip lama biasanya segera digantikan oleh yang baru.

Dengan berakhirnya dukungan Windows 10 dan mendekatnya musim liburan, PC maker akan menghadapi tantangan serius untuk menyeimbangkan penawaran harga dan ketersediaan stok.

Comments

VIDEO TERBARU MURDOCKCRUZ :

Indra Setia Hidayat

Saya bisa disebut sebagai tech lover, gamer, a father of 2 son, dan hal terbaik dalam hidup saya bisa jadi saat membangun sebuah Rig. Jauh didalam benak saya, ada sebuah mimpi dan harapan, ketika situs ini memiliki perkembangan yang berarti di Indonesia atau bahkan di dunia. Tapi, jalan masih panjang, dan cerita masih berada di bagian awal. Twitter : @murdockcruz Email : murdockavenger@gmail.com