>

Trump Umumkan Tarif 100% untuk Chip Impor, Harga Laptop & PC Terancam Naik

Trump Umumkan Tarif 100% untuk Chip Impor, Harga Laptop & PC Terancam Naik

Presiden AS Donald Trump mengumumkan bahwa pemerintahannya akan memberlakukan tarif 100% atas semua semikonduktor impor sebagai langkah agresif untuk mendorong perusahaan membangun atau memperluas fasilitas manufaktur chip di Amerika Serikat. Perusahaan yang memproduksi di dalam negeri akan dibebaskan dari tarif ini, meskipun belum ada rincian resmi soal ambang batas investasi yang diperlukan untuk mendapatkan pengecualian.

Baca juga: Radeon RX 7600 XT vs RX 9060 XT 16GB: Kalah Telak, Harga Masih Mahal?

Namun, raksasa semikonduktor TSMC tampaknya aman. Proyek fabrikasi chip senilai $65 miliar di Arizona, ditambah rencana ekspansi hingga $100 miliar lainnya di AS, cukup meyakinkan investor bahwa TSMC memenuhi syarat bebas tarif. Saham TSMC langsung melonjak dalam perdagangan awal di Taipei usai pengumuman.

Di sisi lain, pasar saham Asia—terutama Jepang dan Korea Selatan—langsung bereaksi. Saham Tokyo Electron sempat anjlok lebih dari 5% sebelum pulih sebagian. Renesas Electronics dan Advantest juga turun signifikan. Investor khawatir biaya ekspor chip ke AS akan melonjak tajam.
Namun, Samsung Electronics dan SK Hynix menjadi pengecualian. Keduanya diyakini akan lolos dari tarif penuh, khususnya karena unit memori mereka sudah punya pijakan kuat di AS. Samsung naik 2.5% setelah Apple mengonfirmasi akan menggunakan chip dari pabrik Samsung di Texas untuk iPhone generasi berikutnya.

Bagi industri PC, laptop, dan perangkat elektronik global, kebijakan ini bisa membawa gejolak harga dalam jangka pendek hingga menengah. Produsen yang bergantung pada chip impor kemungkinan besar akan menghadapi:

  • Kenaikan harga produksi, terutama untuk prosesor, GPU, chipset motherboard, dan SSD.

  • Potensi kelangkaan stok jika rantai pasok terganggu oleh hambatan tarif.

  • Revisi harga jual oleh produsen laptop dan desktop, terutama kelas menengah dan premium.

Perangkat yang menggunakan chip dari pabrik di luar AS—misalnya dari Jepang atau Taiwan—kemungkinan besar akan terkena imbas, kecuali vendor segera mengalihkan pasokan mereka ke manufaktur berbasis AS.

Langkah Trump memang sejalan dengan semangat “Bring Jobs Back to America”, tapi tanpa implementasi yang jelas, risiko ketidakpastian pasar global tetap tinggi. Sementara beberapa pemain besar seperti TSMC dan Samsung relatif aman, banyak vendor teknologi lain harus segera menyesuaikan strategi produksi dan rantai pasok mereka—atau siap menanggung biaya tambahan yang signifikan.

Comments

VIDEO TERBARU MURDOCKCRUZ :

Indra Setia Hidayat

Saya bisa disebut sebagai tech lover, gamer, a father of 2 son, dan hal terbaik dalam hidup saya bisa jadi saat membangun sebuah Rig. Jauh didalam benak saya, ada sebuah mimpi dan harapan, ketika situs ini memiliki perkembangan yang berarti di Indonesia atau bahkan di dunia. Tapi, jalan masih panjang, dan cerita masih berada di bagian awal. Twitter : @murdockcruz Email : murdockavenger@gmail.com