NVIDIA DLSS vs Ray Tracing : Hal Yang Perlu Kalian Ketahui

Ketika Ray tracing jadi solusi untuk mendapatkan nilai visual terbaik, maka kehadiran NVIDIA DLSS jadi penyempurna dan bisa memastikan enggak ada lagi framerate yang drop saat Ray Tracing aktif, atau setidaknya enggak terlalu signifikan.

So, buat kalian yang masih belum tau pasti tentang teknologi eksklusif NVIDIA DLSS maupun Ray Tracing, simak beberapa penjelasan kami lebih detail dibawah ini.

Baca juga : Bisa Enggak Sih Upgrade Memori Beda Merk, Kapasitas & Kecepatan?

NVIDIA DLSS vs Ray Tracing : Apa Yang Kami Ketahui Sejauh ini

Poin penting dari kedua teknologi ini boleh dibilang jadi combo ampuh bagaimana pengalaman saat bermain game bakal terasa lebih seru, antara kualitas visual yang ditawarin Ray Tracing maupun boosting performa lewat teknologi AI NVIDIA DLSS.

1. Ray Tracing

Teknologi Ray tracing itu sendiri udah lama hadir, khususnya buat penggunaan rendering non-real-time, dimana secara teoritis fitur ini akan memberikan pencahayaan yang lebih realistis dengan mensimulasikan perilaku fisik cahaya. Ray tracing menghitung warna piksel dengan menelusuri jalur yang akan diambil cahaya jika bergerak dari mata penampil melalui pemandangan 3D virtual.

Jadi, teknologi ini bakal memberikan nilai visual jauh lebih realistis dengan efek sinar pantulan cahaya pada apapun yang mendukung fitur ini. Dan nyatanya, dunia gaming jadi salah satu masa depan teknologi ini untuk berpijak, meskipun enggak semua game mendukung sepenuhnya fitur ini.

Disinilah, NVIDIA memanfaatkan fitur ini dalam GPU GeForce RTX series dan berharap bisa menerobos sudut pandang baru tentang revolusi pengalaman gaming bisa jauh lebih menarik untuk diungkap, seperti nilai visual yang jauh lebih menawan dengan semua efek sinar pantulan yang terasa begitu nyata.

Simak juga video dibawah ini bagaimana Ray Tracing pada Minecraft bisa mengubah game ini jadi sesuatu yang revolusioner.

Kehadiran RT Cores (Ray Tracing Cores) jadi alasan bagaimana dukungan teknologi ini bisa semakin efektif, bahkan produsen membawa generasi kedua pada GeForce RTX 30-series untuk menyempurnakan kinerja Ray Tracing.

Btw, RT Cores merupakan inti dari kemampuan akselerasi Ray Tracing. Hanya saja, meskipun GPU Turing mengaktifkan real-time ray tracing, jumlah sinar primer atau sekunder yang ditransmisikan per piksel atau lokasi permukaan bervariasi berdasarkan banyak faktor, seperti kompleksitas pemandangan, resolusi, dan seberapa kuat GPU yang dimiliki pengguna. Inilah mengapa, performa Ray tracing saat aktif bisa berbeda dari setiap kelas GPU yang dimiliki kartu grafis NVIDIA GeForce RTX Series.

2. NVIDIA DLSS

Nah, kenyataan bahwa Ray tracing butuh banyak pengorbanan saat aktif, seperti framerate yang drop, maka NVIDIA memberikan solusi dengan kehadiran teknologi DLSS alias Deep Learning Super Sampling dari Tensor Core di GeForce RTX series.

Ini merupakan teknologi image rendering yang dikembangkan oleh NVIDIA, dimana produsen melibatkan deep learning untuk menghasilkan gambar yang lebih efektif pada resolusi tinggi sesuai dengan apa yang bisa diharapkan konsumen.

Artinya ketika DLSS aktif, resolusi dalam game mungkin masih utuh sesuai dengan resolusi bawaan in-game atau monitor, namun disisi lain sebenernya GPU memproses gambar resolusi rendah ke resolusi lebih tinggi. Hasilnya, nilai visual masih tetap tajam. Disisi lain, framerate bisa semakin tinggi atau kami rasa bisa semakin efektif.

Nah, kemampuan DLSS ini bisa menjadi solusi untuk mengatasi framerate drop saat Ray tracing aktif. Jadi, ketika dua fitur ini secara bersamaan aktif, fps masih bisa tetep terjaga dengan baik, meskipun ada dropnya juga sih walaupun enggak secara signifikan.

3. Game Yang Support NVIDIA DLSS & Yang Akan Hadir

Perlu dicatat, sama seperti teknologi Ray Tracing, enggak semua game mendukung fitur ini. Berikut daftar game yang mendukung (maupun yang segera hadir) NVIDIA DLSS :

  • Amid Evil
  • Anthem
  • Battlefield V
  • Bright Memory
  • Call Of Duty: Black Ops Cold War
  • Control
  • Crysis Remastered
  • Cyberpunk 2077
  • Death Stranding
  • Deliver Us The Moon
  • F1 2020
  • Final Fantasy XV
  • Fortnite
  • Ghostrunner
  • Iron Conflict
  • Justice
  • Marvel’s Avengers
  • Mechwarrior V: Mercenaries
  • Metro Exodus
  • Minecraft
  • Monster Hunter: World
  • Mount & Blade II Bannerlord
  • Nioh 2: The Complete Edition
  • Shadow of the Tomb Raider
  • The Medium
  • Watch Dogs Legion
  • Wolfenstein Youngblood

4. NVIDIA DLSS & Ray Tracing Pada Game Cyberpunk 2077

Nah, pengaturan DLSS maupun Ray Tracing pada setiap game yang mendukung kedua teknologi ini beda-beda. Namun contoh game paling kompleks bagaimana efek Ray Tracing maupun DLSS bisa jadi solusi sempurna untuk pengalaman gaming terbaik adalah Cyberpunk 2077.

Game ini masih fresh dan begitu menarik untuk diungkap. Selain nilai visual maupun gameplay yang seru (meskipun awalnya sih masih ada banyak bug), dukungan teknologi eksklusif juga jadi alasan mengapa game ini bisa jadi contoh game modern hari ini.

Disisi lain, game ini menawarkan opsi Ray tracing antara medium maupun Ultra, dan opsi DLSS mulai dari pilihan Auto, Balance dan performance. Jadi, pengguna bisa memanfaatkan beberapa pilihan yang dirasa nyaman, seperti ingin mendapatkan nilai framerate terbaik atau kualitas visual tetep terjaga dengan baik.

Sebagai contoh, ketika kalian mengaktifkan pilihan Ray Tracing medium dan DLSS Auto secara bersamaan, maka itu memungkinkan hasil framerate paling tinggi secara otomatis dibanding saat Ray Trace aktif tanpa DLSS, meskipun nilai visual in-game jauh lebih berkurang dibanding resolusi sebenarnya. Tingkat ketajaman juga agak sedikit hambar, walaupun masih nyaman.

Opsi paling ideal menurut saya pada game ini, khususnya ketika kalian ingin hasil terbaik untuk bisa mempertahankan kualitas gambar maupun framerate tinggi saat ray tracing aktif adalah pilihan DLSS balance. Jadi, AI akan mengambil jalan tengah dengan tidak mengorbankan gradasi visual gambar secara drastis, disisi lain framerate masih tetep utuh atau setidaknya tidak drop secara signifikan. Tapi, kalian bisa mencoba beberapa pengaturan sesuai dengan apa yang menurut kalian dirasa nyaman.   

DLSS juga kini telah terintegrasi dengan Unreal Engine & Unity, jadi nantinya pengembangan game dengan implementasi DLSS ke depannya akan lebih banyak lagi dan bisa lebih mudah. Itu berarti semakin nyata juga benefit yang dirasakan gamer ketika mereka memiliki kartu grafis NVIDIA GeForce RTX Series.

Nah, buat kamu yang pengen build pc komplit tanpa perlu proses ribet, NVIDIA nawarin The Ultimate Play GeForce PC System. Artinya bahwa kalian bisa mendapatkan paket PC lengkap dengan seri GeForce RTX™️ 30 yang siap dukung Ray Tracing dan DLSS teknologi, dimana kalian bisa cek langsung di link berikut :bit.ly/GFPCSystem

Kesimpulan

Gimana menurut kalian sejauh ini? Meskipun enggak semua kita ungkap, kami harap apa yang diungkap bisa memberikan banyak manfaat buat kalian, khususnya ketika kalian belum terlalu mengerti tentang benefit terbesar NVIDIA RTX Series, selain performa tentunya.

Comments

Related Posts