Bisa Enggak Sih Upgrade Memori Beda Merk, Kapasitas & Kecepatan?

Bisa enggak sih mixing memori beda merk pada desktop atau laptop? Misal, kalian punya RAM 8GB dan ingin menambah kapasitas, tapi beda merk sama yang dipakai sebelumnya, atau bahkan punya speed yang berbeda?

Sederhananya bisa, cuma perlu dicatet nih kinerja mungkin bakal ngaruh, atau bahkan akan ada masalah kompabilitas jika kalian nge-mix RAM beda merk, speed maupun timingnya.  Nah buat lebih jelasnya, simak sedikit tutorial kami dibawah ini.

Bisa Enggak Sih Upgrade Memori Beda Merk, Kapasitas & Kecepatan?

Idealnya upgrade memori itu sesuaikan pake satu merek aja, speed yang sama, maupun kapasitas yang juga sama, meskipun ini opsional sih. Contoh, kalian ingin menambah kapasitas memori 8GB lagi pada PC atau laptop, karena ada slot yang masih kosong. Maka pilihan terbaik buat upgrade adalah cari pilihan yang sama persis dengan apa yang dipake, entah dari merk, kecepatan maupun kapasitas.

Misal kalian sebelumnya udah punya memori Apacer Panther 8GB DDR4 dengan speed 3200Mhz. Maka pilihan terbaiknya tentu aja pilihan yang sama, antara kecepatan, kapasitas maupun timing.

memori beda merk pada desktop atau laptop

Mengapa begitu? alasan sederhananya, RAM dengan kecepatan atau bahkan timing yang sama setidaknya bakal menjamin stabilitas sistem bakal tetep aman, yang berarti enggak akan ada masalah kompabilitas seperti sistem enggak bisa booting atau bahkan hang.

Inilah mengapa, modul memori biasanya punya pasangan tersendiri dan bisa memberikan stabilitas terbaik saat memakainya. Biasanya itu dijual dalam satu paket bundle misal 8GB x2 yang terdiri dari dua pasang modul RAM 4GB dan identik satu sama lainnya.

Bagaimana jika beda merk tapi memiliki kecepatan sama? Tentu masih memungkinkan dan sebenernya enggak akan ada kendala berarti. Hanya saja terkadang timing yang berbeda bakal mempengaruhi performa maupun stabilitas.  Speed mungkin sama, cuma setiap produsen ngasih timing yang berbeda dan enggak dibuat sama, bahkan chipset yang hadir juga bisa ngaruh.

Kemudian pertanyaan lain muncul, misal kalian enggak ada lagi pilihan dan pengen pasang RAM dengan speed yang berbeda, apa itu masih memungkinkan? Bisa, meskipun suka ada masalah, mulai dari performa yang enggak maksimal, masalah stabilitas atau kasus terburuknya sistem enggak bisa booting atau hang.

Biasanya, ketika memori dicampur dengan kecepatan berbeda, maka sistem bakal ngambil speed terendah agar bisa bekerja. Misal ketika kalian nge-mix RAM DDR4 3200 Mhz dengan DDR4 3600 Mhz, maka sistem bakal ngambil opsi speed 3200 Mhz.

Nah, yang jadi masalahnya, selain speed yang berbeda, timing bisa jadi kendala dan bakal memberikan risiko ketidaksesuaian lebih tinggi antara modul RAM dan potensi kehilangan kinerja ketika fitur dual channel atau quad channel memori hadir.

Hingga pada akhirnya, jawaban terbaik saat kalian ingin upgrade memori atau menambah kapasitas RAM, idealnya sesuaikan dengan merk maupun tipe maupun kecepatan dengan RAM yang kalian miliki sebelumnya. Itu tentu bakal ngasih jaminan kalo perangkat memori nantinya kalian beli bakal bekerja dengan baik dengan RAM sebelumnya.

Jadi, ketika kalian punya memori misal TEAMGROUP EXTREM ARGB dengan speed DDR4 3600 Mhz, maka opsi terbaik buat upgrade tentu aja sama dengan apa yang kalian miliki sebelumnya, entah tipe, kecepatan maupun timingnya. Dijamin deh enggak akan ada masalah dan stabil.

Nah, bagaimana cara untuk mengecek merk memori ataupun kecepatan yang kita pakai? Mudahnya sih bisa diliat pake software seperti CPUZ atau AIDA64, khususnya bagian opsi SPD. Atau juga bisa lewat bios. Kalau memungkinkan, kalian juga bisa ngecek perangkatnya langsung maupun dus yang mungkin aja masih ada.

Gimana menurut kalian sejauh ini? semoga apa yang kita ungkap pada konten tutorial kali ini bisa ngasih banyak benefit besar, apalagi jika kalian bakal upgrade memori enggak lama lagi. Enggak semua sih kami ungkap, Cuma yang pasti semoga bermanfaat ya!

Comments

Related Posts