- Prosesor, Tutorial

Panduan Memilih Prosesor Desktop Yang Ideal Sebelum Membelinya

Ada banyak prosesor hebat di luar sana, tapi suka ada pertanyaan yang seringkali muncul saat mau nentuin pilihan, mana sih yang pas buat saya? Sebelum kalian pergi terlalu jauh, kali ini kita bakal nunjukin panduan buat milih CPU yang tepat dan sesuai dengan harapan maupun kebutuhan kalian.

Setidaknya, ini bakal ngebantu buat milih prosesor yang ideal dan bisa pas banget dengan budget yang kalian miliki, sekaligus juga enggak ketinggalan jaman. Bisa jadi aset berharga jangka Panjang hingga beberapa tahun ke depan. Jadi, simak selengkapnya di bawah ini.

Baca juga : Langkah Awal Untuk Perbaiki Masalah Yang Sering Terjadi Pada PC

Panduan Memilih Prosesor Desktop Yang Tepat Bingits

Setiap tahun, AMD maupun Intel rilis prosesor baru yang jauh lebih menarik dalam hal kinerja, maupun harga. Disinilah, salah satu faktor utama milih prosesor yang tepat bingits adalah generasi terbaru, yang bisa ngasilin nilai jauh lebih positif pada performa maupun harga. Disamping itu, CPU terbaru juga biasanya ngasi konsumsi daya yang lebih hemat, sehingga setidaknya ada banyak hal nyenengin saat kalian milih CPU anyar dibanding pilihan lama.

Contoh nyatanya adalah Ryzen 5 3500 atau Intel Core i3-9100F. Dengan harga di bawah 2 jutaan, kalian udah bisa dapetin prosesor hebat dengan ruang kinerja enggak cuman pilihan kasual aja, bahkan bisa berlaku lebih. Disamping itu, konsumsi daya yang ditawarin bisa jauh lebih hemat, bahkan sangat berarti buat ngurangin biaya listrik bulanan kalian.

Kemudian hadir pula faktor jumlah core, dimana ini bisa ngasi sesuatu yang worth banget buat nunjang kinerja lebih positif. Tapi, terkadang jumlah core harusnya disesuain dengan kebutuhan kalian, karena enggak semua orang butuh prosesor dengan kekuatan 8 core atau bahkan lebih. Bener kan?

Artinya bahwa pilihan yang pas harusnya jadi prioritas utama kalian. Jadi, jika kalian seorang kasual user yang punya pekerjaan enggak terlalu berat, CPU dengan dual core atau 4 core udah mencukupi, apalagi jika anggaran kalian sangat terbatas. Beda halnya ketika kalian seorang gamer dengan pekerjaan yang sedikit menuntut, misal streaming. Kalian pastinya butuh 4 core atau 6 Core. Nah, CPU diatas 8 Core tentu dikhususin buat kaum enthusiast yang punya banyak pekerjaan berat.

Bagaimana dengan clockspeed? Inti dari clockspeed itu sendiri adalah kecepatan yang diukur dalam Gigahertz, semakin tinggi maka bisa semakin baik. Ibarat kalian pengen pergi ke suatu tempat dengan kecepatan tinggi, maka kalian bisa cepet nyampe tujuan. Masalahnya, prosesor yang punya clockspeed tinggi hanya diperlukan pada skenario tertentu aja, karena enggak semua aplikasi butuh hal tersebut. Jadi, pilihan yang tepat biasanya diawali dengan jumlah core untuk memenuhi kebutuhan beban pekerjaan kalian, kemudian disempurnakan dengan clockspeed yang ideal.

Semakin tinggi tinggi bisa semakin baik, setidaknya itulah menurut kami, apalagi CPU modern hari ini udah punya performa kecepatan diatas 4 Ghz, meskipun prosesor tuh nyesuain kecepatan dengan beban kinerja aplikasi yang dipakai pengguna. Jika sedang idle, CPU biasanya ngasilin clockspeed rendah, namun jika sedang dipakai, maka perangkat ini bisa ngasilin speed tertinggi.

Kemudian harga, dimana ini juga jadi faktor lain yang ngaruh banget buat pilihan CPU yang tepat dan sesuai dengan harapan kalian, atau setidaknya bisa mencukupi. Jika budget kalian terbatas, katakanlah dibawah 1 jutaan, maka mau tidak mau kalian harus puas dengan prosesor low end sekelas Athlon atau Pentium. Sebenernya kalo buat urusan kinerja udah ok, cuman performa yang ditawarin enggak melebihi buat pemakaian kasual aja.

Nah, perlu diketahui juga bahwa setiap prosesor punya kelas tersendiri yang udah keliatan dari penamaanya. Misal AMD dengan Ryzen 3, dimana prosesor ini bisa dibilang sebagai CPU entry level, ideal buat kasual user dengan beban pekerjaan enggak terlalu berat pada harga yang lebih terjangkau. Kisaran harga sekitar 1.5 jutaan. Sedangkan untuk Intel, seri Core i3 jadi pembandingnya, seperti Core i3-9100F terbaru yang punya harga lebih murah sekitar 1 jutaan lebih dikit.

Untuk kelas mid-range, Ryzen 5 maupun Core i5 patokan utamanya, dimana CPU tersebut biasanya punya jumlah core lebih banyak hingga 6 Core. Pilihan ini bisa ideal buat gamer maupun pembuat konten yang punya pekerjaan cukup menuntut dengan kisaran harga mulai dari 2 jutaan hingga 3 jutaan.

Sedangkan untuk kelas high-end, Ryzen 7 atau Core i7 lebih dikhususkan bagi pengguna yang punya banyak pekerjaan berat dengan beban tinggi, bahkan berlaku untuk pembuat konten. Harga yang ditawarin bisa datang pada kisaran diatas 4 jutaan.

Terakhir adalah Ryzen 9 atau Core i9, dimana pilihan ini punya kinerja lebih superior untuk kegiatan multi-tasking dengan performa jauh lebih baik, ideal banget buat kalian yang punya banyak kegiatan super extra, seperti streaming maupun editing dalam satu paket besar.  Harga yang ditawarin bisa berada diatas 7 jutaan.

Kemudian datang pilihan yang sering jadi dilema bagi konsumen, Intel atau AMD? Intel biasanya punya kelebihan dalam hal performa gaming, khususnya di level 1080p. jadi, jika rig gaming jadi pilihan utama kalian, pilihan prosesor dari tim biru bisa layak buat kalian pertimbangin. Sedangkan AMD, seri ini punya performa multi-thread yang nendang banget, termasuk harga yang lebih terjangkau, apalagi seri terbaru Ryzen 3000. Tapi, kedua pilihan ini punya sisi baik dan buruk, dan kita enggak bisa prioritasin mana yang tepat buat kalian.

Nah, itu dia beberapa faktor yang bisa banget buat kalian pertimbangin sebelum nentuin keputusan milih prosesor yang tepat bingits. Cuman perlu diingat juga, selain prosesor, nentuin komponen pendukung lainnya juga bisa ngaruh pada kinerja, seperti kehadiran SSD, kartu grafis dan sebagainya. Harapan kami, setidaknya ada banyak pelajaran yang bisa kalian ambil ketika udah baca artikel ini. Jadi, semoga bermaanfaat!!

 Baca Juga :



Comments

About Indra Setia Hidayat

Saya bisa disebut sebagai tech lover, gamer, a father of 2 son, dan hal terbaik dalam hidup saya bisa jadi saat membangun sebuah Rig. Jauh didalam benak saya, ada sebuah mimpi dan harapan, ketika situs ini memiliki perkembangan yang berarti di Indonesia atau bahkan di dunia. Tapi, jalan masih panjang, dan cerita masih berada di bagian awal. Twitter : @murdockcruz Email : murdockavenger@gmail.com
Read All Posts By Indra Setia Hidayat