“Nasionalisme Kulit Putih & Separatis, Enyahlah Dari Platform Kami” Ungkap Facebook

Facebook kini memiliki kebijakan terbaru, dimana inti utama pada platform media sosial yang sangat populer tersebut akan melarang segala bentuk Nasionalisme kulit putih dan separatis di platform. Menurut perusahaan, Ini adalah upaya lain untuk membendung mengenai apa yang dianggapnya sebagai konten kebencian dari penyebarluasan di seluruh platform media sosial mereka.

Dan ya, sebagaimana kita tahu bahwa sosmed hari ini ternyata tidak hanya sebagai tempat untuk selalu terhubung dengan sesama pengguna, namun juga membawa hal terburuk tentang dunia internet, yakni konten kebencian, hoax dan berbagai macam versi yang bisa membawa dampak negatif bagi seseorang atau bahkan negara. Dan karena alasan inilah, kebijakan terbaru Facebook bisa memberikan arti tersendiri bahwa mereka juga peduli dan kini memiliki tindakan yang jauh lebih tegas.

Baca juga : Ternyata, Bekerja Sebagai Konten Moderator Di Facebook Bisa Sangat Mengerikan

Dalam istilah praktis, ini berarti Facebook akan melarang segala bentuk “pujian, dukungan, dan representasi supremasi kulit putih dan separatisme” pada platform begitu kebijakan ini mulai diberlakukan. Mencari istilah yang umumnya terkait dengan nasionalisme kulit putih atau separatisme seperti seseorang memposting “Heil Hitler” akan dilarang dan sebagai gantinya, mereka akan terhubung ke organisasi Life After Hate yang menyediakan sumber daya pendidikan dan dukungan untuk bekas pendukung supremasi kulit putih.

Facebook

Menurut Facebook, “kebijakan kami telah lama melarang perlakuan kebencian terhadap orang berdasarkan karakteristik seperti ras, suku atau agama – dan itu selalu termasuk supremasi kulit putih. Kami pada awalnya tidak menerapkan alasan yang sama untuk ekspresi nasionalisme putih dan separatisme karena kami memikirkan konsep nasionalisme dan separatisme yang lebih luas, seperti kebanggaan terhadap negara dan sebagainya,  yang merupakan bagian penting dari identitas seseorang.

Namun, selama tiga bulan terakhir percakapan kami dengan anggota masyarakat sipil dan akademisi yang ahli dalam hubungan ras di seluruh dunia telah mengkonfirmasi bahwa nasionalisme kulit putih dan separatisme tidak dapat dipisahkan secara bermakna dari supremasi kulit putih dan kelompok kebencian yang terorganisir. Tinjauan kami sendiri tentang angka-angka dan organisasi kebencian – sebagaimana didefinisikan oleh kebijakan Individu & Organisasi Berbahaya kami – selanjutnya mengungkapkan tumpang tindih antara nasionalisme putih dan separatisme dan supremasi kulit putih. Ke depan, sementara orang masih dapat menunjukkan kebanggaan pada warisan etnis mereka, kami tidak akan mentolerir pujian atau dukungan untuk nasionalisme dan separatisme kulit putih.”

Kebijakan terbaru Facebook itu sendiri akan mulai berlaku minggu depan, dimana ada banyak harapan yang positif bagi setiap orang, termasuk juga dari sisi perusahaan yang kini semakin mendapatkan sorotan tajam.

 Baca Juga :



Comments

Related Posts