- Berita Terbaru, Prosesor, Technology

Intel Siap Rebut Kembali Gelar Pembuat Chip Terbesar di Dunia Dari Samsung Tahun ini

Intel mungkin masih mengalami masalah mengenai pasokan CPU yang sangat terbatas, namun bukan berarti mereka jatuh dalam jurang yang sangat dalam. Setidaknya, perusahaan ini masih memiliki kebanggaan tersendiri dan menjadi kandidat kuat sebagai pembuat chip terbesar di dunia tahun ini.

Sebelumnya gelar tersebut jatuh ke tangan Samsung tahun 2017 silam, dimana perusahaan asal Korea ini berhasil menggantikan Intel dalam sejarah sebagai pembuat chip terbesar di dunia. Namun, tahun ini akan kembali ke tangan intel, ketika sebuah laporan baru dari ic insights dipercaya bahwa Intel akan kembali memimpin pasar penjualan Chipset.

Baca juga : Pejabat Samsung Jelaskan Mengapa Galaxy Fold Bisa Lebih Baik Dibanding Huawei Mate X

Apa yang membuat Samsung tidak bisa kembali memegang rekor adalah penurunan yang sangat signifikan di pasar memori. Sebelumnya, Divisi chipset Samsung menghasilkan penjualan $ 65,9 miliar pada 2017, mengalahkan Intel $ 61,7 miliar. Ini berarti bahwa untuk pertama kalinya sejak 1992, Intel bukan lagi pembuat chip terbesar di dunia. Tapi gelar Samsung ternyata bisa berumur pendek.

pembuat chip terbesar di dunia

Berdasarkan laporan tersebut, mereka memprediksi bahwa Samsung akan kembali ke posisi kedua tahun ini, terlebih lagi setelah penuruanan pasar memori akan sangat tajam tahun ini. Dokumen tersebut memperkirakan bahwa penurunan di pasar memori akan mencapai hingga 24 persen selama tahun 2019, menurunkan industri semikonduktor secara keseluruhan sebesar 7 persen. Dan karena 83 persen dari penjualan chip Samsung adalah perangkat memori tahun lalu, ini akan menjadi salah satu alasan utama untuk memukul Samsung jauh lebih keras daripada Intel.

IC Insights menulis bahwa meskipun penjualan semikonduktor Intel diperkirakan akan datar pada tahun 2019 dengan tingkat pertumbuhan hanya 1 persen, namun nilai $ 70,6 miliar masih bisa mengalahkan Samsung dengan hanya prediksi hingga $ 63,1 miliar, yang menandai penurunan 20 persen untuk raksasa teknologi dibandingkan dengan tahun 2018.

Sebagaimana apa yang telah kami ungkap melalui artikel sebelumnya, harga memori pada dasarnya akan turun sangat tajam tahun ini, bahkan paling tajam semenjak tahun 2011. Dan inilah alasan mengapa Samsung tidak akan mencapai penjualan tertinggi untuk urusan memori, sehingga mereka tampaknya harus melepaskan gelar sebagai pembuat chip terbesar di dunia dan akan kembali ke tangan Intel, meski itu bisa saja berubah sewaktu-waktu.

 Baca Juga :



Comments

About Indra Setia Hidayat

Saya bisa disebut sebagai tech lover, gamer, a father of 2 son, dan hal terbaik dalam hidup saya bisa jadi saat membangun sebuah Rig. Jauh didalam benak saya, ada sebuah mimpi dan harapan, ketika situs ini memiliki perkembangan yang berarti di Indonesia atau bahkan di dunia. Tapi, jalan masih panjang, dan cerita masih berada di bagian awal. Twitter : @murdockcruz Email : murdockavenger@gmail.com
Read All Posts By Indra Setia Hidayat