>

Tiongkok Tawarkan Hadiah Besar Bagi Masyarakat Yang Laporkan Konten Pornografi

Tiongkok Tawarkan Hadiah Besar Bagi Masyarakat Yang Laporkan Konten Pornografi

Negeri Tiongkok benar-benar geram dengan kehadiran berbagai situs pornografi atau juga konten berbau pornografis. Untuk itulah, mereka kini membuat semacam program unggulan yang disebut Pornografy bounty hunters. Intinya, mereka yang melaporkan mengenai berbagai konten pornografi akan mendapatkan hadiah hingga 600.000 yuan atau setara 1.2 miliar lebih.

Hal tersebut diungkap secara resmi oleh National Office Against Pornographic and Illegal Publications, dimana ini merupakan sebuah badan pemerintah yang bertugas untuk membersihkan berbagai konten web pornografi, termasuk Konten Ilegal yang berlaku efektif mulai 1 Desember 2018.

Baca juga : Tanda Tangan Digital Siap Diberlakukan Disdukcapil Tahun 2019

Selain konten tersebut, negeri Tiongkok juga akan menyensor konten yang tidak menyenangkan pemerintahnya. Regulasi terbaru ini juga menaikkan denda konten online dan offline yang “membahayakan keamanan ideologis, keamanan budaya, kesehatan fisik dan mental anak di bawah umur”, dimana denda yang bisa dicapai oleh mereka yang melanggar bisa mencapai 50.000 yuan (sekitar 104 juta rupiah) termasuk juga hukuman penjara.

Meskipun dinilai positif untuk hampir sebagain besar mayarakat disana, namun ternyata banyak juga yang mengecam langkah-langkah baru tersebut, dimana kebanyakan dari mereka mengeluh bahwa pemerintah menghabiskan lebih banyak waktu untuk mengintip dari apa yang dilakukan oleh orang dewasa dalam kehidupan pribadi mereka daripada menghukum penjahat sebenarnya.

Tentu, membersihkan Pornografi  dan mereka yang Menyerang secara Ilegal menjadi cara utama bagaimana pemerintah disana untuk tetap menjaga masyarakatnya berlaku patuh. Bahkan,  hingga saat ini, pemerintah dilaporkan telah menghapus puluhan ribu situs web ilegal, meskipun bahaya sebenarnya adalah mereka yang membuat  konten. Berbagai artis juga telah dibawa ke media sosial untuk memperingatkan kepada pengikut mereka agar tidak membagikan karya yang dilarang tersebut.

Itupun berlaku untuk konten yang memiliki sifat tulisan, contohnya, penulis erotis Tianyi dihukum hingga 10,5 tahun penjara atas adegan gay yang digambarkan dalam novelnya. Berita itu memicu kemarahan baik di dalam maupun di luar China. Tapi dia merupakan salah satu contoh nyata bagaimana pemerintah bisa berlaku keras, apalagi ditahun 2018 ini akan jauh lebih efektif.

Selain berlaku secara online, kampanye melawan konten ilegal juga akan berlaku secara offline. Pada hari Jumat, People’s Daily – yang dikenal sebagai juru bicara Partai Komunis – menerbitkan laporan tentang bagaimana anggota komunitas di kota Chengdu, China menghabiskan 90 persen hari-hari mereka mengintai di sekitar halaman belakang tetangga dan menyebarkan kampanye “Bersihkan Pornografi “.

Kota-kota lainnya di negeri ini juga sudah bersiap-siap untuk kampanye pemberantasan pornografi, termasuk juga Kota Huangshan, sebuah pusat wisata yang terkenal karena pegunungannya yang keras, dimana nantinya akan ada sejumlah “orang”untuk berpatroli di lingkungan yang juga akan mendukung penindasan terhadap pornografi. Tahun ini, Huangshan telah melakukan 10.000 razia, mengirim 20.000 petugas polisi untuk memeriksa toko buku, perusahaan, dan warung internet untuk konten ilegal tersebut.

Sumber referensi : techinasia.com

 Baca Juga :



Comments

VIDEO TERBARU MURDOCKCRUZ :

Indra Setia Hidayat

Saya bisa disebut sebagai tech lover, gamer, a father of 2 son, dan hal terbaik dalam hidup saya bisa jadi saat membangun sebuah Rig. Jauh didalam benak saya, ada sebuah mimpi dan harapan, ketika situs ini memiliki perkembangan yang berarti di Indonesia atau bahkan di dunia. Tapi, jalan masih panjang, dan cerita masih berada di bagian awal. Twitter : @murdockcruz Email : murdockavenger@gmail.com

One thought on “Tiongkok Tawarkan Hadiah Besar Bagi Masyarakat Yang Laporkan Konten Pornografi

Comments are closed.