- Gaming Gear, Motherboard, Tutorial

Antara Mobo Chipset B450 Dan B350, Apa Sih Bedanya?

Terkadang kita suka bingung dalam menentukan pilihan motherboard AM4, antara seri B350 atau B450, terlebih lagi saat kita sudah memilih prosesor yang handal untuk memulai. Nah, jika kamu masih penasaran dengan perbedaan yang ditawarkan antara motherboard dengan chipset B350 dan B450, mari kita lihat lebih detailnya dibawah ini.

Sebagaimana kita tahu, baik motherboard B350 maupun B450, semua pilihan tersebut masih menjadi salah satu pilihan utama yang disajikan produsen hingga tahun 2020 mendatang. Kedua seri ini bisa disebut sebagai salah satu pilihan mobo handal yang memiliki cukup banyak fitur mengesankan, dan bisa dikatakan sebagai pilihan penengah antara kelas high-end maupun entry level.

Baca juga : 5 Pilihan Motherboard Z390 Terbaik Yang Bisa Kamu Dapatkan Hari Ini

Masalahnya adalah, ada beberapa fitur yang cukup mencolok dan bisa memberikan perhatian lebih bagi pengguna, sehingga dalam artikel kali ini kami akan memberitahu kamu penjelasan lebih detail mengenai perbedaan kedua motherboard dengan chipset yang bisa memberikan nilai keunggulan dari masing-masing mobo tersebut.

Motherboard AM4 Chipset B350 : Pandangan Umum

AMD merilis prosesor AMD Ryzen generasi pertama tahun lalu, dan ini juga menjadi tonggak sejarah baru hadirnya platform soket AM4 dengan sesuatu yang jauh lebih menyenangkan. Dan untuk mendukung performa barisan prosesor AMD terbaru ini, mereka juga menyajikan pilihan chipset terbaru yang bisa di implementasikan pada jajaran motherboard pihak ketiga, termasuk seri X370, B350 dan A320.

Hingga saat ini, pilihan yang paling populer bagi pengguna mainstream yang menginginkan pilihan ideal untuk kebutuhan mereka adalah motherboard dengan chipset B350. Seri ini bisa memiliki banyak arti yang sangat baik dengan banyak sisi keunggulan, baik dari sisi harga maupun fitur extra yang ditawarkannya. Contohnya, seri mobo dengan chipset B350 mampu menawarkan banyak hal jika dibandingkan dengan mobo A320. Disisi lain, seri ini juga memiliki beberapa fitur mewah yang biasa disajikan pada chipset X370.

Baca juga : MSI B450 Tomahawk Preview : Sajian Mobo Solid Untuk Mid-range Build

Apa yang hebat pada seri B350 ini adalah kehadiran beberapa fitur extra yang mungkin kita biasa melihatnya pada mobo high-end dengan basis X370, yakni kehadiran jumlah jalur PCIe 2.0 yang lebih banyak, dukungan untuk teknologi CrossFire, jumlah port SATA lebih banyak, dukungan untuk pilihan storage NVMe, kehadiran beberapa fitur extra, termasuk port USB 3.1 Gen 1 maupun Gen 2, termasuk jumlah port USB standar yang jauh lebih besar, dan ya, tentunya fitur overclocking yang tidak bisa ditawarkan pada mobo dengan basis chipset A320.

Banyak produsen rekanan AMD juga menawarkan pilihan harga yang menarik, dimana kita bahkan bisa melihat barisan mobo dengan chipset ini ditawarkan dengan harga terendah dibawah 1.5 jutaan. Itu tentu bisa membawa kesepakatan yang sangat baik. Disamping itu juga, mobo ini juga mendukung pilihan prosesor AMD, bahkan untuk versi terbaru sekalipun hingga tahun 2020 mendatang dengan hanya update bios sederhana.

Motherboard AM4 Chipset B450 : Pandangan Umum

Dan kini, AMD juga menyajikan pilihan chipset terbaru antara X470 maupun B450 untuk mendukung seri prosesor yang jauh lebih tajir, termasuk Ryzen generasi kedua yang cukup fenomenal. Seri ini bahkan dikatakan sebagai sisi penyempurnaan dari barisan chipset sebelumnya, baik dalam hal kompabilitas memori yang lebih pasti maupun kehadiran beberapa fitur premium yang benar-benar bisa diandalkan.

Meski, secara utuh kehadiran dua chipset terbaru ini tampaknya masih sama dalam hal spesifikasi, khususnya untuk seri B450. Chipset tersebut masih memiliki dukungan yang hampir sama dengan apa yang bisa ditawarkan oleh B350, termasuk  jumlah jalur PCIe 2.0 hingga 6 jalur, dukungan untuk teknologi CrossFire, jumlah port SATA lebih banyak, dukungan untuk pilihan storage NVMe, kehadiran beberapa fitur extra, termasuk port USB 3.1 Gen 1 maupun Gen 2, termasuk jumlah port USB standar yang jauh lebih besar, dan fitur overclocking.

Hanya saja, kehadiran teknologi AMD StoreMI yang hanya hadir pada basis Chipset B450 maupun X470 bisa memberikan sisi perbedaan yang cukup signifikan, khususnya dalam hal kinerja. Kami sebelumnya pernah menjelaskan teknologi ini (yang bisa kamu lihat detailnya disini), dimana AMD StoreMI ini intinya akan menyatukan dua pilihan drive storage menjadi satu drive, aktivitas penyimpanan pengguna akan dipantau secara dinamis dan StoreMI bisa belajar bagaimana kita menggunakan sistem penyimpanan tersebut.

StoreMI menggunakan SSD sebagai drive utama, sementara solusi cache yang ada pada SSD mempercepat kinerja HDD. Dengan alur kinerja ini,sistem dengan teknologi StoreMi akan memberikan manfaat besar, seperti proses kegiatan membaca dan menulis bisa secepat SSD, sementara kapasitas masih tetap besar. Termasuk juga tingkat kecepatan loading in-game, meskipun kamu menaruhnya di drive HDD, tingkat kecepatan loading game akan secara signifikan jauh lebih cepat jika dibandingkan dengan kombinasi standar antara SSD maupun HDD tanpa StoreMI.

Teknologi ini juga sebenarnya bisa dipakai pada seri mobo lama (seperti Enmotus FuzeDrive), hanya saja pengguna perlu mengeluarkan anggaran extra, karena fitur ini tersedia secara premium dan tidak bisa didapatkan secara gratis.

Inilah yang memberikan nilai perbedaan yang cukup signifikan dalam hal fitur teknologi, sehingga pilihan mobo dengan chipset B450 bisa membawa keunggulan tersendiri dalam hal upaya untuk memberikan kinerja yang jauh lebih berarti. Meskipun, kehadiran mobo dengan chipset B350 itu sendiri masih menyajikan ruang yang luas untuk urusan kinerja dalam sistem.

Kesimpulan

Nah, dari semua hal yang telah kami jelaskan diatas, kamu setidaknya sudah bisa memutuskan seri mobo dengan chipset mana yang bisa pas dan sesuai dengan kebutuhan kamu. Kehadiran motherboard dengan chipset B450 mungkin bisa menjadi pilihan yang cukup menarik, hanya saja nilai harga yang ditawarkan oleh barisan mobo ini memiliki harga yang sedikit mahal jika dibandingkan dengan B350.

Sedangkan untuk seri B350, pilihan ini masih terhitung sangat baik untuk semua masa depan kamu, namun kehadiran salah satu teknologi unggulan AMD StoreMi tidak bisa kamu dapatkan, meski kamu juga bisa mendapatkan sesuatu yang masih layak antara kombinasi drive SSD maupun HDD. Untungnya, mobo dengan chipset B350 memiliki harga yang jauh lebih murah, bahkan jauh lebih terjangkau jika dibandingkan dengan seri B450.

Terlepas dari itu semua, kedua pilihan chipset ini masih terhitung sangat baik dan sangat layak untuk dijadirkan modal utama kamu untuk pergi. Hanya saja, jika kamu menginginkan performa yang jauh lebih hebat, B450 bisa menjadi pilihan utama. Namun jika kamu memang terbatas pada sisi anggaran, B350 masih menjadi salah satu pilihan ideal. Jadi, jika kamu sudah memutuskan untuk membeli, kamu bisa melihat semua pilihan mobo tersebut dengan berbagai harga yang menarik disini.

 Baca Juga :



Comments

About Indra Setia Hidayat

Saya bisa disebut sebagai tech lover, gamer, a father of 2 son, dan hal terbaik dalam hidup saya bisa jadi saat membangun sebuah Rig. Jauh didalam benak saya, ada sebuah mimpi dan harapan, ketika situs ini memiliki perkembangan yang berarti di Indonesia atau bahkan di dunia. Tapi, jalan masih panjang, dan cerita masih berada di bagian awal. Twitter : @murdockcruz Email : murdockavenger@gmail.com
Read All Posts By Indra Setia Hidayat