- Berita Terbaru, Games, Gaming Gear, Internet, Serba-serbi

Kalahkan Tim Veteran Handal Di Dota 2, OpenAI Siap Tantang Pemain Pro

Bermain game DOTA 2 dengan Bot terkadang bisa membosankan, terlebih lagi tidak ada tantangan yang sangat berarti ketika kita sudah merasa cukup handal dalam permainan ini. Namun, tampaknya hal tersebut tidak akan berlaku, ketika lawan kamu adalah OpenAI. Bots yang dirancang khusus ini bahkan mampu mengalahkan pemain veteran yang terkenal sangat jago, bahkan dalam mode permainan 5V5.

Ya, baru-baru ini sebuah sajian menarik ditampilkan dalam sebuah video di YouTube, dimana tim OpenAI bot benar-benar mengalahkan tim veteran Dota 2 dalam seri best-of-three. Ini adalah contoh lain dari bot yang menggunakan mesin pembelajaran yang secara drastis mampu meningkatkan keterampilan Bot untuk mengalahkan manusia.

Baca juga : Nvidia Next Gen GPU Siap Diumumkan Di Gamescom 2018?

Kalahkan Tim Veteran Handal Di Dota 2, OpenAI Siap Tantang Pemain Pro

Dulu, kita pernah melihat berita bahwa AI canggih ini mampu yang mengalahkan pemain profesional seperti Dendi dalam mode 1V1. Namun kali ini, OpenAI lengkap dalam sajian sebuah tim yang terdiri dari 5 bot. Mereka berhasil mempecundangi para mantan profesional Dota 2 dalam pertandingan eksibisi, yang seharusnya bisa bermain cukup kompetitif , tapi malah dihancurkan dengan skor telak.

Mereka menyebutnya sebagai tim “OpenAI Five”, dimana minggu lalu ada kompetisi melawan empat pemain pro Dota 2 dan satu komentator dalam seri best-of-three. Bot ini mampu memenangkan dua pertandingan pertama dengan cukup meyakinkan. Bahkan, Tim manusia tidak mampu menghancurkan tower OpenAI di pertandingan pertama.

Untungnya, Para pro Dota 2 ini mampu menyelamatkan muka sedikit dengan memenangkan putaran ketiga. Beberapa kendala dalam kompetisi ini adalah batasan sejumlah hero yang dihadirkan cukup terbatas hingga 18 orang, termasuk waktu reaksi dari OpenAI Five yang meningkat dari 80ms menjadi 200ms untuk memberi kesempatan bagi manusia untuk berjuang. Mereka bahkan akan melakukan chat di awal untuk mengitimidasi lawan.  Tim manusia terdiri dari mantan pro Ben “Merlini” Wu, William “Blitz” Lee, dan Ioannis “Fogged” Lucas. Sekarang pro David “MoonMeander” Tan dan komentator Austin “Kapitalis” Walsh yang melengkapi sisa tim.

OpenAI itu sendiri merupakan sebuah penelitian nirlaba yang didirikan oleh Elon Musk. Organisasi ini mulai mengajarkan bot untuk memainkan Dota 2 tahun lalu dengan menggunakan pembelajaran mesin. Bot dilatih untuk bisa menyelesaikan pertandingan melawan dirinya sendiri hingga sempurna dan siap bertanding. Akhirnya, bot OpenAI mampu mengalahkan pemain pro selama pertempuran satu lawan satu termasuk “Dendi” Ishutin di The International 2017.

Sejak saat itu, OpenAI Five tampaknya telah membuat kemajuan yang gila hingga tahun ini. Meskipun Bot-bot ini sempat kalah pada tim amatir pada bulan Mei tahun ini, namun ada bulan Juni mereka mampu mengalahkan pemain yang jauh lebih kompeten. Tantangan utama tampaknya akan hadir di The International 2018 akhir bulan agustus, di mana OpenAI Five siap bertempur dengan para pemain bintang DOTA 2.

 Baca Juga :



Comments

About Indra Setia Hidayat

Saya bisa disebut sebagai tech lover, gamer, a father of 2 son, dan hal terbaik dalam hidup saya bisa jadi saat membangun sebuah Rig. Jauh didalam benak saya, ada sebuah mimpi dan harapan, ketika situs ini memiliki perkembangan yang berarti di Indonesia atau bahkan di dunia. Tapi, jalan masih panjang, dan cerita masih berada di bagian awal. Twitter : @murdockcruz Email : murdockavenger@gmail.com
Read All Posts By Indra Setia Hidayat