Thermaltake AH T200 Review : Casing PC Sejuta Pesona – Desain Unik & Estetika Menarik
Pengen sesuatu yang unik saat kalian berencana akan merakit PC? Kehadiran casing PC Thermaltake AH T200 tentu bisa banget untuk dipertimbangkan. Estetika yang sangat positif, desain unik, materi yang solid, termasuk airflow yang juga sangat baik. Tapi, harga tentu enggak datang dengan murah, termasuk terkadang ada beberapa pengorbanan saat make case AH T200.
Penasaran? Simak selengkapnya dibawah ini.
Baca juga : Gigabyte RTX 3060 Ti Gaming OC Pro 8G Review : Performa Menjanjikan, Desain Lebih Positif
Table of Contents
Thermaltake AH T200 Review: Apa Yang Kami Tahu Sejauh ini
TT AH T200 itu boleh dibilang sebagai versi mini dari seri AH T600 yang sama-sama menawarkan desain aerospace dengan bentuk seperti combat helikopter. Setiap detail yang ditawarin case ini punya nilai istimewa, dimana overall bakal membawa kebanggaan tersendiri buat user.
Kesannya sangat positif, terlebih lagi produsen juga menawarkan opsi warna yang juga sama-sama menarik, mulai dari hitam, white snow, dan pink edition. Pilihan warna yang hadir bisa mewakili user modern, dan estetika tentu bisa semakin sempurna.
Dengan panjang sekitar 44cm, lebar 28.2cm, dan tinggi sekitar 55cm, case ini enggak bakal memakan ruang extra yang cukup luas. Meskipun kalo berbicara bobot sih cukup berat hingga ampir 10kg lebih. itupun sebelum komponen dipasang.
| Spesifikasi | TT AH T200 |
| Dimension (H x W x D) | 444.2 x 282 x 551.5 mm |
| Net Weight | 10.8 kg / 23.8 lb |
| Side Panel | Tempered Glass x 2 |
| Color | White |
| Material | SPCC |
| Drive bays | 2 x 3.5″ or 3 x 2.5” (3.5” HDD thickness limitation: 22mm) |
| Expansion slots | 5 |
| Motherboards | 6.7” x 6.7” (Mini ITX), 9.6” x 9.6” (Micro ATX) |
| I/o port | USB 3.1 (Gen 2) Type C x 1, USB 3.0 x 2, HD Audio x 1 |
| PSU | Standard PS2 PSU (optional) |
| Fan support | |
| Front: | 2 x 120mm or 1 x 120mm |
| 2 x 140mm or 1 x 140mm | |
| Top: | 2 x 120mm or 1 x 120mm |
| 2 x 140mm or 1 x 140mm | |
| Radiator Support | |
| Front: | 1 x 240mm or 1 x 120mm |
| 1 x 280mm or 1 x 140mm | |
| Clearance | CPU cooler max height: 150mm |
| VGA max length: 320mm | |
| PSU max length: 180mm | |
| 3.5” HDD thickness limitation: 22mm | |
| Harga | Rp2.380.000 |
Kompabilitas Case
Secara utuh, case ini hadir dengan ukuran Micro ATX dengan kompabilitas mobo yang bisa dipasang mulai dari Mini dan Micro ATX. Jadi, kalian perlu mengecek kompabilitas komponen motherboard, termasuk opsi pendinginan AIO liquid cooler. Radiator yang dipasang hanya dibagian depan aja dengan ukuran maksimum hingga 280 mm.
Kalo fan, kalian bisa masang fan hingga 4 pilihan, dua dibagian front panel dengan dengan ukuran 12cm atau hingga 14cm, dan dua dibagian atas dengan opsi yang sama hingga 14cm. Sayangnya, produsen enggak menyediakan bonus fan, jadi saat beli case ini, kalian perlu beli fan secara terpisah.
Ketinggian CPU Cooler juga terbatas cuman nyampe 15cm. Panjang kartu grafis yang dipasang ukuran max 32cm, dan PSU hingga 18cm. Cuman kualitas materi yang ditawarin solid banget, bukan kaleng-kaleng dengan bahan steel yang kokoh plus finishing yang sangat baik. Nah, buat menyempurnakan sajian estetikanya, produsen menyediakan dua tempered glass dibagian samping dengan ketebalan hingga 4 mm.
Kemudahan pun berlaku cukup positif dengan fitur yang bisa kami sebut sebagai semi modular. Beberapa komponen inti case bisa dilepas, seperti panel samping, bagian atas, tempat storage, maupun bagian front panel. Cuman kalian perlu melihat buku manual, karena terkadang enggak semua bisa dibuka dengan mudah. Contoh, Ketika ingin membuka front panel, kalian perlu membuka baut terlebih dahulu, enggak boleh dipaksa.
Tempat radiator atau fan front panel juga bisa dibuka, Cuma caranya agak unik dan perlu liat posisinya terlebih dahulu. Karena jika salah, itu enggak bakal dipasang kembali dengan mudah.
Storage & Konektivitas
Dukungan storage agak terbatas, dimana hanya beberapa opsi aja yang bisa dipasang, seperti opsi storage 2.5” mencapai tiga drive bay, atau 2 drive 3.5”. Itupun perlu dipasang secara bergantian. Jadi jika kalian punya HDD 3.5” dan SSD 2.5”, maka Cuma 2 opsi yang bisa dipasang pada case ini secara bersamaan.
Bagaimana dengan konektivitas? Lengkap, dimana enggak cuman 2x USB 3.0 aja yang tersedia di bagian front I/O, USB Type C juga ada, termasuk Audio, reset maupun tombol power. Jadi, Ketika estetikanya udah keren, konektivitas yang lengkal bakal menyempurnakan apa yang bisa ditawarin AH T200 dari TT ini.
Hanya saja, urusan managemen kabel mungkin enggak terlalu nyaman, apalagi jika kalian punya kabel tetap. Perlu waktu extra, karena bagian side panel samping kanan juga bakal keliatan. Jalur buat masang side panel juga sangat terbatas, termasuk area buat nyimpen kabel enggak terlalu banyak. Idealnya sih pake PSU modular, setidaknya itu bisa ngejaga kebutuhan kabel yang pas dan management yang cukup baik plus enggak terlalu repot juga saat ngatur kabel-kabel.
Disisi lain, ada resiko juga kalo komponen internal case bakal cepet kotor. Mengapa begitu? Enggak ada dust filter, trus case ini punya tipe sedikit open air dan enggak bener-bener ketutup. Tapi kalo airflow sih nyaman banget.
Kesimpulan
Hingga sejauh ini, Thermaltake AH T200 bisa banget buat dipertimbangin sebagai pilihan case utama kalian dengan banyak hal positif. Estetikanya dapet, kerennya sangat terasa, airflow baik, plus unik. Disisi lain, TT enggak sembarangan dalam memberikan kualitas materi maupun finishing. Jadi, show off pc saat memakai AH T200 bakal makin pede.
Cuman, sekali lagi harga enggak datang dengan murah, dimana kalian perlu mengeluarkan budget hingga 2.4 jutaan. Itupun enggak termasuk bonus fan. Disisi lain, kompabilitas agak terbatas, mulai dari AIO yang cuman bisa dipasang dibagian depan. Dukungan storage juga enggak terlalu luas, plus management kabel yang enggak terlalu banyak jalur pengikatan. Saran kita sih kalo mau pake case ini, PSU modular jadi opsi terbaiknya.
Tapi terlepas dari itu semua, Thermaltake AH T200 udah bisa memberikan impresi yang baik dari sisi desain. Kita suka dengan nilai unik yang ditawarin, bahkan dapet award tersendiri sebagai salah satu case dengan best design dari sekian banyak produk yang udah kita coba.
Jadi, itu dia ulasan singkat kami tentang case terbaru dari TT ini. Meskipun enggak semua kami ungkap, yang pasti semoga bermanfaat ya!
Thermaltake AH T200 Score : 87/100
Pros :
- Desain unik & Estetika Menarik
- Airflow yang sangat baik
- Dukung perangkat grafis yang mencukupi hingga 32 cm
- Kualitas materi & finishing solid
- Semi modular, beberapa komponen bisa mudah dilepas
Cons :
- Harga Mahal
- Enggak Ada Bonus fan
- Dukungan AIO hanya dibagian depan
- Slot Storage terbatas
VIDEO TERBARU MURDOCKCRUZ :











