VGA Murah & Monitor Diprediksi Melonjak di H2 2026
Kabar buruk kembali menghampiri para perakit PC dan pencinta teknologi. Menurut laporan industri terbaru dari VideoCardz, pasar komponen PC dipastikan bakal makin tidak ramah di kantong pada paruh kedua tahun 2026 (H2 2026).
Dua komponen vital—kartu grafis (VGA Card) kelas entry-level dan monitor komputer—resmi diproyeksikan mengalami lonjakan harga yang signifikan akibat himpitan krisis pasokan komponen global.
Baca juga: Refleksi 17 Agustus 2026: Merdeka di Atas Kertas, Terjepit di Pasar Hardware PC
Pasokan VRAM Sekarat
PC Partner Group—induk perusahaan di balik merek kartu grafis ternama seperti ZOTAC, Inno3D, dan Manli—menguraikan kondisi pasar PC yang “sangat menantang” dalam laporan keuangan semester pertama mereka yang dirilis pada 14 Agustus 2026.
Terbatasnya pasokan chip GPU dan memori VRAM telah memangkas total pengiriman unit VGA secara signifikan sejak awal tahun. PC Partner memperingatkan bahwa harga memori kartu grafis akan terus merangkak naik dan berujung pada “kenaikan biaya produksi VGA Card yang substansial” sepanjang H2 2026.
Yang paling memprihatinkan, VGA kelas entry-level (murah) diprediksi bakal mengalami kelangkaan pasokan yang paling parah. Alokasi memori dan chip GPU yang terbatas membuat pabrikan memprioritaskan lini produk ber-margin tinggi, sehingga pasokan VGA murah makin langka di pasaran dan memaksa harga jual rata-ratanya melambung naik.
Produsen Monitor Tak Sanggup Tahan Biaya
Tidak cuma sektor kartu grafis, industri display komputer juga mulai mengibarkan bendera putih.
Produsen monitor KTC telah memberikan peringatan resmi kepada para pelanggannya bahwa harga seluruh lini produk monitor mereka kemungkinan besar akan segera naik. KTC menyatakan bahwa lonjakan biaya komponen internal sudah mencapai titik di mana perusahaan tidak sanggup lagi menanggungnya secara mandiri. Meskipun KTC masih bernegosiasi dengan pemasok untuk menunda kenaikan harga selambat mungkin, mereka memberi signal tegas bahwa label harga saat ini tidak akan bertahan lama.
Langkah KTC ini menyusul produsen monitor AOC, yang baru-baru ini sudah lebih dulu menaikkan harga di tingkat distributor sejak Agustus 2026. AOC mengutip pembengkakan biaya pada panel display, komponen daya (power supply), hingga biaya manufaktur secara keseluruhan sebagai pemicu utama.
Lonjakan harga pada sektor VGA murah dan monitor ini semakin melengkapi krisis industri hardware PC yang sebelumnya sudah dihantam oleh tingginya permintaan Enterprise SSD untuk AI serta ketidakstabilan kurs mata uang.
Bagi calon pembeli atau perakit PC yang berencana melakukan upgrade atau merakit sistem baru di sisa tahun 2026, membeli komponen yang ada di pasaran saat ini mungkin menjadi pilihan yang lebih rasional sebelum gelombang kenaikan harga resmi mendarat di etalase toko ritel lokal.
VIDEO TERBARU MURDOCKCRUZ :

