Review ASUS NUC 14 Pro: Solusi Mini PC Cerdas di Tengah Badai Harga
Pasar Mini PC kini memasuki era baru setelah ASUS mengambil alih lini produk NUC (Next Unit of Computing) dari Intel. Salah satu lini unggulan terbarunya adalah ASUS NUC 14 Pro (Kode Seri: NUC14RVH). Mengusung arsitektur prosesor Intel® Core™ Ultra yang sudah dibekali NPU terintegrasi (AI Boost), perangkat ini dijagokan sebagai solusi PC ringkas berkinerja tinggi untuk produktivitas modern hingga komputasi edge.
Namun, perlu dicatat sejak awal bahwa unit yang diuji kali ini hadir dalam versi Barebone Kit. Artinya, harga yang dibayar belum mencakup RAM, penyimpanan SSD, maupun Lisensi Sistem Operasi (OS).
Nah, bagaimana performa nyata dari Mini PC berukuran telapak tangan ini ketika ditenagai prosesor kencang Intel® Core™ Ultra 7 165H? Mari kita bedah secara obyektif.
Baca juga: Tips Pengadaan Laptop: Alasan ASUS ExpertBook & Expert Warranty Wajib Dipilih?
Table of Contents
Konsep “Barebone Kit” & Desain
ASUS NUC 14 Pro versi Kit (Barebone) dipasarkan di Indonesia dengan rentang harga sekitar 8 jutaan hingga Rp13.000.000-an (tergantung varian CPU yang dipilih). Varian unit sampel yang kami uji berada di kasta atas, menggunakan Intel® Core™ Ultra 7 165H dengan vPro.
Karena ini adalah versi Kit, calon pembeli wajib memperhitungkan Total Cost of Ownership (TCO). Jangan terkecoh dengan harga fisik Mini PC-nya saja, sebab kalian masih harus membeli:
- Dua keping RAM DDR5 SO-DIMM
- SSD M.2 NVMe
- Lisensi OS (Windows 11 Pro/Home)
Dari sisi desain fisik, chasis berukuran 117 x 112 x 54 mm dengan bobot 600 gram ini terasa sangat kokoh. Salah satu keunggulan desain ASUS adalah mekanisme akses chasis tanpa alat (toolless access). Pengguna bisa membuka bagian bawah Mini PC ini hanya dengan menggeser pengunci tanpa perlu memutar obeng, membuat proses bongkar-pasang komponen terasa sangat praktis.
Dari segi estetika, ASUS NUC 14 Pro tampil dengan pendekatan minimalis berbalut warna hitam keabu-abuan (matte finish) yang tidak gampang meninggalkan jejak sidik jari. Sasis bertekstur ini menggunakan material plastik daur ulang (Post-Consumer Recycled) yang kokoh, dipadukan dengan frame internal berbahan logam untuk menjaga struktur bodi tetap solid.
Di bagian atas dan sisi samping, ASUS menyematkan ventilasi udara berlubang (honeycomb mesh) yang dirancang untuk mengoptimalkan aliran udara (airflow) dari bawah ke belakang tanpa membuat debu cepat menumpuk. Form faktornya yang super imut (hanya berukuran sekitar 4×4 inci) membuatnya sangat praktis untuk diselipkan di sudut meja yang sempit, atau dipasang tersembunyi di belakang monitor menggunakan VESA mount bracket yang sudah disediakan dalam paket penjualan.
Spesifikasi Inti
| Kategori | Spesifikasi Teknis |
| Model / Nama Produk | ASUS NUC 14 Pro (NUC14RVH) — Kit Version (Barebone) |
| Bentuk Perangkat | Mini PC (Form Factor 4×4 inci) |
| Prosesor (Unit Sampel) | Intel® Core™ Ultra 7 Processor 165H w/ vPro (16 Cores / 22 Threads, Max Turbo 5.0 GHz, 24MB Cache, cTDP 40W) |
| Opsi Prosesor Lain | Intel® Core™ 3 100U / Core™ Ultra 5 125H / Core™ Ultra 5 135H / Core™ Ultra 7 155H |
| NPU (AI Engine) | Intel® AI Boost (Hingga 11 TOPS) |
| Pengolah Grafis (GPU) | Intel® Arc™ Graphics (Aktif penuh dengan 2x SO-DIMM RAM) / Intel® Graphics |
| Memori (RAM) | Tanpa RAM bawaan (No Memory)
2x Slot SO-DIMM DDR5-5600 MT/s (Mendukung hingga Max 48GB x 2 = 96GB) |
| Penyimpanan (Storage) | Tanpa SSD bawaan (No Storage)
• Slot 1: M.2 2280 NVMe PCIe 4.0 x4 (128GB – 4TB) • Slot 2: M.2 2242 NVMe PCIe 4.0 x4 (128GB – 1TB) • Slot 3: Port 2.5″ SATA SSD/HDD (Khusus varian Tall/NUC14RVH) |
| Konektivitas Nirkabel | Intel® Wi-Fi 6E AX211 (Gig+), Bluetooth® 5.3 |
| Konektivitas LAN | Intel® Ethernet Controller I226-V/LM (2.5G LAN) |
| Port I/O Depan | • 1x USB 3.2 Gen2x2 Type-C (20 Gbps)
• 2x USB 3.2 Gen2 Type-A • 1x Kensington Lock |
| Port I/O Belakang | • 2x Thunderbolt™ 4 Type-C (DisplayPort 1.4 & Power Delivery)
• 1x USB 3.2 Gen 2 Type-A • 1x USB 2.0 Type-A • 2x HDMI 2.1 (TMDS) • 1x RJ45 LAN (2.5G) • 1x DC-in |
| Dukungan Tampilan | Hingga 4 Monitor Resolusi Tinggi Sekaligus |
| Sistem Keamanan | Intel vPro® Enterprise, Kensington Lock, Hardware Encryption |
| Power Supply | Adapter Daya 19VDC, 6.32A (120W) |
| Dimensi Bodi | 117 x 112 x 54 mm |
| Bobot | ~600 gram |
| Fitur Khusus | Toolless Access Chassis (Buka sasis tanpa obeng), VESA Mount Support, Aplikasi MyASUS Fan Profile |
Prosesor Intel® Core™ Ultra 7 165H di dalam Mini PC ini mengusung arsitektur hybrid dengan 16 Core / 22 Thread (6 Performance-Core, 8 Efficient-Core, dan 2 Low Power Efficient-Core) dengan Max Turbo Frequency mencapai 5.0 GHz dan Processor Base Power di angka 28W (cTDP diset hingga 40W).
Pada unit sampel yang kami uji, sistem hanya dipasangi 1 keping RAM 16GB DDR5-5600 (Single Channel). Di sinilah letak catatan kritis utamanya.
Sesuai dengan dokumentasi teknis Intel, pemrosesan grafis Intel® Arc™ GPU (dengan 8 Xe-Cores) WAJIB membutuhkan konfigurasi RAM Dual-Channel (2 x SO-DIMM). Jika hanya memasang 1 keping RAM, sistem pengolah grafis akan “turun kasta” menjadi Intel® Graphics standar dengan performa terdistribusi (shared memory) yang terbatas.
Jadi jika ingin membeli NUC 14 Pro ini, sangat disarankan langsung membeli 2 keping RAM sekaligus (misalnya 2x8GB atau 2x16GB DDR5) agar potensi iGPU Intel Arc dapat keluar 100%.
Untuk urusan storage, meskipun ukuran bodinya sangat imut, ASUS patut diapresiasi karena menyediakan opsi ekspansi penyimpanan yang cukup luas:
- Slot Utama: M.2 2280 NVMe PCIe 4.0 x4 (Dukungan 128GB – 4TB)
- Slot Sekunder: M.2 2242 NVMe PCIe 4.0 x4 (Dukungan 128GB – 1TB)
- SATA Bay: Port 2.5″ SATA SSD/HDD (khusus varian bodi tinggi NUC14RVH)
Unit sampel kami dipasangi SSD PCIe Gen 3 berkapasitas 512GB pada slot utama. Adanya slot M.2 2242 tambahan tentu menjadi poin plus jika pengguna kekurangan ruang penyimpanan.
Namun, ada catatan penting: Form faktor M.2 2242 (ukuran panjang 42mm) tergolong relatif langka dan lebih sulit dicari di pasar retail Indonesia dibanding ukuran standar 2280 (80mm). Mayoritas SSD M.2 2242 yang ada di pasaran biasanya merupakan unit cabutan OEM laptop tertentu. Jadi, jika berniat menambah SSD di slot sekunder ini, kalian mungkin harus sedikit lebih ekstra berburu di e-commerce.
Konektivitas
Salah satu keunggulan mutlak ASUS NUC 14 Pro dibanding PC desktop rakitan atau Mini PC murah adalah dukungan port I/O yang sangat kaya di bagian depan dan belakang:
- Bagian Depan:
- 1 x USB 3.2 Gen2x2 Type-C (20 Gbps)
- 2 x USB 3.2 Gen2 Type-A
- 1 x Kensington Lock
- Bagian Belakang:
- 2 x Thunderbolt™ 4 Type-C (Mendukung DisplayPort 1.4 & Power Delivery)
- 1 x USB 3.2 Gen 2 Type-A
- 1 x USB 2.0 Type-A
- 2 x HDMI 2.1 (TMDS)
- 1 x RJ45 LAN 2.5G (Intel® Ethernet Controller I226-LM)
- 1 x DC-in
Kehadiran dua port Thunderbolt 4 dan dua port HDMI 2.1 memungkinkan Mini PC ini menjalankan hingga 4 monitor resolusi tinggi sekaligus. Ini adalah nilai jual fantastis untuk kebutuhan multi-monitoring seperti analisis saham, digital signage, atau ruang kontrol.
Sektor nirkabelnya juga sudah mutakhir dengan Intel® Wi-Fi 6E AX211 dan Bluetooth 5.3.
Fitur vPro Enterprise: Perlu atau Tidak?
Varian CPU Ultra 7 165H pada unit ini menyertakan teknologi Intel vPro® Enterprise. vPro merupakan platform keamanan dan manajemen jarak jauh kelas korporat dari Intel.
- Manajemen Jarak Jauh (Remote Management): Tim IT perusahaan dapat memeriksa, memperbaiki, mengunduh OS, atau mematikan Mini PC dari jarak jauh, bahkan saat PC dalam kondisi mati (power off) atau OS mengalami crash.
- Keamanan Hardware: Enkripsi data tingkat chipset untuk menangkal ancaman ransomware dan serangan tingkat rendah.
Bagi penggunaan pribadi, gaming, atau pembuatan konten skala kecil, fitur vPro ini hanya menjadi “bonus” yang jarang tersentuh. Namun bagi divisi IT perusahaan (enterprise), keberadaan vPro menjadi syarat mutlak untuk manajemen ratusan unit kerja.
Pengujian Performa
Kami menguji NUC 14 Pro ini dalam skenario pengujian sintetis dan penggunaan nyata harian:
1. Cinebench 2026
- Multicore Score: 2899 poin
Sebagai pembanding, skor ini sedikit lebih tinggi dibanding prosesor laptop Intel Core Ultra 7 255H dan hanya terpaut sedikit di bawah CPU Desktop Ryzen 7 5800X (3441 poin). Performa pemrosesan paralelnya tergolong sangat kuat untuk ukuran PC seukuran kotak makan.
2. PCMark 10 (Performa Keseluruhan)
- Overall Score: 6313
- App Startup: 4650
- Spreadsheet: 16091
- Photo Editing: 13935
- Writing: 7848
- Video Editing: 4350
Skor tinggi pada simulasi Spreadsheet dan Photo Editing membuktikan bahwa Mini PC ini sangat responsif untuk pekerjaan produktivitas berat, olah data berskala besar, hingga olah foto digital. Skor Video Editing yang ada di angka 4350 tergolong memadai untuk editing video resolusi Full HD hingga 4K ringan.
3. Performa Gaming
Meskipun dipasangi RAM single-channel (yang membatasi kerja iGPU), kami mencoba menjalankan game eSport / kasual seperti World of Tanks.
Di resolusi Full HD (1080p) Medium Setting, NUC 14 Pro mampu menghasilkan frame rate rata-rata di kisaran 62 FPS. Permainan berjalan mulus tanpa adanya stuttering berarti. Jika dipasangi RAM dual-channel, angka FPS ini dipastikan bisa terdongkrak lebih tinggi lagi.
Manajemen Suhu
Saat diuji dengan beban kerja multicore penuh di Cinebench 2026, suhu CPU rata-rata tercatat di angka 88.80°C. Angka ini masih dalam batas aman untuk sebuah prosesor laptop yang dijejalkan ke dalam chasis rapat berdaya 40W cTDP.
Kipas bawaannya bekerja cukup tenang. Namun, jika menginginkan tingkat kebisingan yang lebih rendah atau performa pendinginan lebih agresif, profil kipas (fan profile) dapat diatur dengan mudah melalui aplikasi MyASUS (pilihan mode: Performance, Standard, atau Whisper Mode).
Konsumsi Daya
Di sektor efisiensi energi, ASUS NUC 14 Pro patut diacungi jempol:
- Konsumsi Daya CPU (Rata-rata Full Load): 38.17 Watt (sempat menyentuh peak sebentar di angka 66.58 Watt saat awal simulasi di mulai).
- Total Power System (Daya Keseluruhan dari Dinding): Rata-rata hanya 64 Watt saat pengujian Cinebench Multicore.
Penggunaan daya yang tak sampai 70 Watt ini membuat NUC 14 Pro sangat hemat tagihan listrik jika harus menyala 24 jam nonstop sebagai server kantor kecil, edge gateway, atau digital signage. Adapter bawaannya sendiri berkapasitas 120W (19VDC, 6.32A).
Kesimpulan
Di tengah krisis dan mahalnya harga komponen PC rakitan ukuran penuh (full-sized desktop) pada tahun 2026, ASUS NUC 14 Pro (NUC14RVH) hadir sebagai solusi kompromi yang sangat menarik. Perangkat ini menawarkan performa kelas desktop replacement dalam wujud fisik yang super hemat tempat dan irit daya listrik.
Siapa yang Cocok Membeli Perangkat Ini?
- Perusahaan / UMKM / Divisi IT: Fitur Intel vPro Enterprise, LAN 2.5G, serta durabilitasnya menjadikan Mini PC ini pilihan terbaik untuk komputer kantor, ruang rapat konferensi, hingga kios/digital signage.
- Kreator Konten & Pekerja Profesional: Membutuhkan PC kencang untuk olah data, editing foto/video ringan, dan setup multi-monitor tanpa bikin meja kerja berantakan.
- Pengguna IoT & Edge Computing: Membutuhkan sistem komputasi berkinerja tinggi yang andal dan sanggup beroperasi nonstop secara efisien.
Siapa yang Sebaiknya Mencari Alternatif Lain?
- Gamer Kelas Berat: Jika tujuan utamamu adalah memainkan game-game AAA modern dengan frame rate tinggi, membeli PC rakitan biasa dengan GPU diskrit tetap menjadi opsi yang lebih bijak.
- Pengguna Awam yang Pengen “Terima Jadi”: Karena berstatus Kit Barebone, kalian yang tidak mau repot membeli dan merakit komponen RAM/SSD sendiri disarankan mencari Mini PC varian Full System Ready-to-Use.
Intinya, ASUS NUC 14 Pro sangat ideal bagi divisi IT perusahaan, UMKM, pekerja profesional, hingga pengembang sistem edge dan IoT yang membutuhkan PC kompak, irit daya, serta mudah dikelola secara jarak jauh via fitur Intel vPro. Perangkat ini juga pas untuk kebutuhan digital signage, ruang rapat, dan kreator yang memerlukan setup multi-monitor.
Sebaliknya, Mini PC ini kurang cocok untuk gamer kelas berat yang mengejar performa game AAA resolusi tinggi, maupun pengguna awam yang menginginkan unit siap pakai langsung jalan tanpa perlu repot membeli dan memasang RAM, SSD, serta sistem operasi secara terpisah.
VIDEO TERBARU MURDOCKCRUZ :
















