>

Pengembangan Assassin’s Creed Hexe Bermasalah? Ubisoft Pangkas 50 Developer Demi Tekan Biaya

Pengembangan Assassin’s Creed Hexe Bermasalah? Ubisoft Pangkas 50 Developer Demi Tekan Biaya

Masa depan Assassin’s Creed Hexe kini diselimuti tanda tanya besar. Laporan terbaru dari Insider Gaming menyebutkan bahwa Ubisoft telah menarik sekitar 50 developer dari proyek tersebut. Langkah ini dilakukan di tengah upaya masif perusahaan asal Prancis tersebut untuk memangkas biaya operasional (cost-cutting).

Baca juga: Gengsi di Balik Layar: Mengapa “Boba” Memandang Rendah “Robot Hijau”?

Para developer yang dipangkas dari tim Hexe kabarnya dipindahkan ke sebuah tim internal yang disebut “Interproject Team”. Di sini, mereka diberikan waktu hanya tiga bulan untuk mencari posisi di proyek Ubisoft lainnya. Jika gagal mendapatkan tim baru dalam tenggat waktu tersebut, mereka terancam menghadapi pemutusan hubungan kerja (PHK).

Lompatan Tanggal Rilis yang Terancam?

Pemangkasan tim ini terjadi setelah adanya kabar bahwa sistem pertarungan (combat) dalam Hexe dikurangi secara signifikan meski sudah dikembangkan selama hampir empat tahun. Dengan target rilis pada tahun 2027, pengurangan staf ini memicu kekhawatiran apakah kualitas akhir game ini akan sesuai dengan ekspektasi atau justru mengalami penundaan.

Langkah hati-hati Ubisoft ini diduga kuat merupakan dampak dari strategi baru mereka yang lebih memprioritaskan proyek “aman” seperti Prioritas Remake. Pengumuman rilis AC Black Flag Resynced pada Juli 2026 dan rumor Remake AC 1 menunjukkan bahwa Ubisoft lebih memilih mengandalkan nostalgia yang terbukti menguntungkan.

Sebelumnya, Ubisoft juga telah membatalkan game simulasi kehidupan berjudul Alterra sebagai bagian dari upaya penghematan yang sama.

Bagi Ubisoft, tahun 2026 dan 2027 akan menjadi periode krusial. Dengan memfokuskan sumber daya pada Black Flag Resynced yang menggunakan mesin Anvil terbaru, mereka berharap bisa mendapatkan aliran dana segar lebih cepat daripada mengambil risiko terlalu besar pada Hexe yang memiliki tema horor dan supranatural yang lebih ceruk.

Comments

VIDEO TERBARU MURDOCKCRUZ :

Indra Setia Hidayat

Saya bisa disebut sebagai tech lover, gamer, a father of 2 son, dan hal terbaik dalam hidup saya bisa jadi saat membangun sebuah Rig. Jauh didalam benak saya, ada sebuah mimpi dan harapan, ketika situs ini memiliki perkembangan yang berarti di Indonesia atau bahkan di dunia. Tapi, jalan masih panjang, dan cerita masih berada di bagian awal. Twitter : @murdockcruz Email : murdockavenger@gmail.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.