Dominasi Absolut: NVIDIA Kuasai 94% Pasar GPU di Akhir 2025
NVIDIA resmi mencetak rekor tertinggi sepanjang sejarah dengan menguasai 94% pangsa pasar GPU diskrit. Angka ini naik 1,6% dibandingkan kuartal sebelumnya, yang secara langsung memakan porsi pasar milik AMD.
Baca juga: ASUS ROG Pelta Review: Rekomendasi Headset Gaming Terbaik 2026?
AMD Mundur, Intel Masih Berjuang
Kondisi pasar saat ini mencerminkan strategi yang diambil oleh masing-masing vendor. AMD mengalami penurunan. Ini disebabkan oleh absennya kartu grafis high-end pada generasi RDNA 4.
Selain itu, kebijakan AMD yang hanya mendukung fitur FSR 4 “Redstone” pada seri Radeon RX 9000 terbaru membuat pengguna kartu lama merasa ditinggalkan dan beralih ke NVIDIA.
| Vendor GPU | Pangsa Pasar | Status vs Q3 2025 | Fokus Strategi |
| NVIDIA | 94% | Naik 1,6% | Dominasi High-End & AI |
| AMD | ~5% | Turun 1,6% | Mid-Range & FSR 4 Eksklusif |
| Intel | 1% | Stabil | Persiapan “Battlemage” B770 |
Sementara Intel berhasil mempertahankan posisi di angka 1% sejak peluncuran Arc “Alchemist”. Untuk menembus angka dua digit, Intel sangat bergantung pada kesuksesan “Battlemage” B770 yang dijadwalkan hadir tahun ini.
Pasar Lesu Akibat Harga Memori
Meskipun secara tahunan (YoY) pasar tumbuh 36% dibanding akhir 2024, total pengiriman di Q4 2025 mencapai 11,5 juta unit (turun 0,5 juta unit dari Q3 2025). JPR mencatat bahwa kenaikan harga memori GDDR7 dan GDDR6 serta tarif impor global menjadi faktor utama yang menghambat pertumbuhan pasar secara keseluruhan.
Angka 94% adalah sinyal bahaya bagi kompetisi. Saat AMD memilih menyerah di pasar high-end dan Intel masih merangkak, NVIDIA bebas menentukan harga setinggi apa pun karena praktis tidak ada lawan.
Kenaikan harga memori GDDR7 hanya akan memperparah situasi ini bagi kantong gamer di tahun 2026. Harapan satu-satunya untuk menekan harga adalah jika Intel Battlemage mampu memberikan performa mengejutkan di kelas menengah.
VIDEO TERBARU MURDOCKCRUZ :

