Update Harga RTX 5060 per 1 September 2025: Masih Jauh dari MSRP
NVIDIA merilis GeForce RTX 5060 pada Mei 2025 dengan MSRP $299 atau sekitar Rp 4,8 juta (kurs 16 ribuan). Harapannya, kartu grafis ini menjadi opsi mainstream yang ramah kantong. Sayangnya, realita pasar Indonesia per 1 September 2025 justru jauh berbeda.
Harga yang beredar di toko online lokal kini berada di kisaran Rp 5,6 juta hingga Rp 7,5 juta.
Baca juga: Battlefield 6 Ungkap Spesifikasi Final PC, Butuh RTX 4080 untuk Ultra
Kisaran Harga RTX 5060 Non-Ti
Pantauan terbaru menunjukkan rentang harga seperti berikut:
- Palit GeForce RTX 5060 Dual – Rp 5.621.000 (paling murah)
- Gainward RTX 5060 Ghost – Rp 5.637.000
- Inno3D RTX 5060 Twin X2 – Rp 5.652.000
- MSI RTX 5060 Ventus 2X OC – Rp 6.029.000
- Gigabyte RTX 5060 Eagle OC – Rp 6.403.000
- Asus RTX 5060 TUF Gaming OC Edition – Rp 7.543.000 (paling mahal)
Jika dirata-rata, harga RTX 5060 non-Ti berada di sekitar Rp 6,2 juta.
Memang ada beberapa varian di bawah Rp 5,8 juta, seperti Palit, Gainward, dan Inno3D. Namun jumlahnya sangat terbatas, dan stok semacam ini biasanya cepat habis. Selebihnya, hampir semua model dijual di atas Rp 6 juta, bahkan menembus Rp 7,5 juta.
Dengan kondisi ini, janji RTX 5060 sebagai GPU “mainstream” di kelas menengah praktis hilang. Alih-alih jadi penerus RTX 3060 yang dulu lebih ramah di harga Rp 4-5 jutaan, kini gamer Indonesia dipaksa menghadapi realita harga yang semakin tidak masuk akal.
Empat bulan setelah rilis, RTX 5060 di Indonesia makin jauh dari MSRP $299. Harga pasar lokal melambung tinggi, dengan opsi murah yang sangat terbatas dan varian premium nyaris setara GPU kelas menengah atas. Sulit menyebut RTX 5060 sebagai pilihan budget-friendly dalam kondisi seperti ini.
VIDEO TERBARU MURDOCKCRUZ :

