>
TikTok Hadapi Tuntutan Hukum Gara-Gara "Blackout Challenge" Yang Menyebabkan Kematian - Murdockcruz

TikTok Hadapi Tuntutan Hukum Gara-Gara “Blackout Challenge” Yang Menyebabkan Kematian

TikTok Hadapi Tuntutan Hukum Gara-Gara “Blackout Challenge” Yang Menyebabkan Kematian

Banyak cara orang ingin terkenal di TikTok, terkadang mereka melakukan sesuatu yang tidak pantas dan aksi yang sangat berbahaya. Seperti halnya blackout challenge yang mengakibatkan hilangnya nyawa seseorang.

Oleh karena itu, aplikasi ini banyak dikritik. Bahkan gugatan hukum juga sudah menanti. Contoh, beberapa keluarga di Amerika menggugat ByteDance sebagai perusahaan induk TikTok setelah aplikasi tersebut diduga merekomendasikan video tantangan blackout challenge kepada anak di bawah umur, yang semuanya berusia sepuluh tahun atau di bawah.

Baca juga : AMD Dikabarkan Bakal Rilis SKU Tambahan Selain Ryzen 7 5800X3D

Blackout challenge TikTok ini jelas berbahaya, seperti permainan pingsan atau permainan tersedak. Ini menjadi salah satu tren tantangan yang viral dan berpotensi menyebabkan cedera parah atau kematian. Tantangan tersebut melibatkan pengguna yang mencoba membuat sesak napas, terkadang dengan menekan telapak tangan ke leher mereka, sampai mereka pingsan.

Seperti dilansir The Los Angeles Times, tuntutan hukum yang diajukan di Pengadilan Tinggi Los Angeles County pada hari Jumat mengungkap bahwa Erika Walton, 8, dan Arriani Jaileen Arroyo, 9, keduanya mengambil bagian dalam tantangan blackout setelah menuduh algoritme TikTok merekomendasikan video orang lain yang terlibat dalam tren. .

Walton, dari Texas, sudah lama berharap menjadi seseorang yang terkenal di “TikTok.” Dalam Gugatan yang diungkap, pihak keluarga mengatakan dia ditemukan “menggantung dari tempat tidurnya dengan tali di lehernya” setelah menonton video tantangan blackout challenge berulang kali.

Arroyo, dari Milwaukee, ditemukan di kamar tidurnya tergantung dengan tali anjing yang terikat. Dia dirawat di rumah sakit dan dipasangi ventilator tetapi kehilangan semua fungsi otaknya dan akhirnya dicabut alat bantu hidupnya.

“TikTok telah menginvestasikan miliaran dolar untuk secara sengaja merancang dan mengembangkan produknya untuk mendorong, mengaktifkan, dan mendorong konten ke remaja dan anak-anak yang menurut terdakwa bermasalah dan sangat merugikan kesehatan mental pengguna di bawah umur,” kata gugatan itu.

Pasangan itu bukan anak pertama yang diduga meninggal saat mencoba tantangan pemadaman. Nylah Anderson yang berusia sepuluh tahun menggugat TikTok dan ByteDance setelah putrinya meninggal lima hari setelah sesak napas pada bulan Desember. Gugatan itu mengklaim Nylah telah menonton video tantangan yang muncul dari algoritma.

Ada laporan anak-anak lain, berusia 10 hingga 14 tahun, juga meninggal saat berpartisipasi dalam tantangan pemadaman listrik.

Comments

VIDEO TERBARU MURDOCKCRUZ :

Indra Setia Hidayat

Saya bisa disebut sebagai tech lover, gamer, a father of 2 son, dan hal terbaik dalam hidup saya bisa jadi saat membangun sebuah Rig. Jauh didalam benak saya, ada sebuah mimpi dan harapan, ketika situs ini memiliki perkembangan yang berarti di Indonesia atau bahkan di dunia. Tapi, jalan masih panjang, dan cerita masih berada di bagian awal. Twitter : @murdockcruz Email : murdockavenger@gmail.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.