Perluas Kemitraan Strategis, Microsoft Azure Adopsi AMD Helios & EPYC Venice!
Dua raksasa teknologi dunia, AMD dan Microsoft, mengumumkan perluasan kemitraan strategis jangka panjang mereka. Melalui kolaborasi ini, Microsoft akan mengimplementasikan lini GPU, CPU, solusi jaringan, hingga perangkat lunak (software) AMD secara masif di dalam infrastruktur Microsoft Azure.
Langkah ini diambil untuk menjawab lonjakan permintaan komputasi Artificial Intelligence (AI) skala besar, mulai dari pelatihan model (training), inferensi model frontier, hingga pengolahan data enterprise.
Baca juga: AMD Rilis Ryzen 7 7700X3D: Senjata Gaming AM5 Lebih Terjangkau!
Peluncuran Solusi Rackscale AMD Helios™ untuk AI Frontier
Poin utama dari perluasan kemitraan ini adalah pengadopsian AMD Helios Rackscale Solution oleh Microsoft Azure. AMD Helios dirancang sebagai platform terintegrasi dan terbuka (open platform) untuk menangani beban kerja AI berskala masif.
Komponen Utama AMD Helios™ Rackscale:
- Akselerator GPU: AMD Instinct™ MI455X
- Prosesor Utama: AMD EPYC™ Generasi Keenam “Venice”
- Arsitektur Network: AMD Pensando™ DPU
- Ekosistem Software: AMD ROCm™ Open Software Platform
Implementasi AMD Helios di Azure akan difokuskan untuk mendukung inferensi model AI frontier, ekosistem layanan Azure AI, serta memperluas kemampuan Azure Foundry Managed Compute bagi pelanggan enterprise. Pengiriman unit AMD Helios ke pelanggan utama seperti Microsoft dijadwalkan mulai berjalan pada paruh kedua tahun 2026.
Dua Virtual Machine (VM) Baru Berbasis CPU EPYC™ “Venice”
Selain akselerasi GPU, Microsoft Azure juga memperkenalkan dua varian Virtual Machine (VM) anyar yang ditenagai oleh prosesor AMD EPYC™ Generasi Keenam (berkode nama “Venice”):
- Azure HDv2: Dirancang khusus untuk menangani beban kerja agentic AI dan data pipeline intensif.
- Azure HXv2: Dioptimalkan untuk kebutuhan komputasi rekayasa tinggi, seperti desain dan simulasi semikonduktor.
Kehadiran kedua VM ini semakin memperkuat portofolio prosesor AMD EPYC di Azure untuk mendukung pengolahan data kompleks, rekayasa (engineering), serta infrastruktur AI modern.
Integrasi AMD Pensando™ & Azure Boost
Sektor konektivitas dan bandwidth jaringan di dalam data center juga mendapat peningkatan signifikan. Microsoft memperluas implementasi AMD Pensando™ DPU (Data Processing Unit) pada infrastruktur jaringan backend AI milik AMD serta layanan internal Azure.
Kedua perusahaan secara khusus mengintegrasikan arsitektur Azure Boost dengan teknologi silikon AMD. Integrasi ini bertujuan untuk menggenjot performa jaringan, meningkatkan efisiensi pemrosesan koneksi, serta menekan waktu latensi (latency) pada skala komputasi cloud.
“AMD dan Microsoft telah bertahun-tahun membangun infrastruktur berkinerja tinggi bersama, dan hari ini kami memperluas kemitraan tersebut ke seluruh rangkaian solusi AI AMD di Azure. Implementasi terbaru ini merupakan tonggak penting dalam menghadirkan solusi komputasi terdepan sekaligus memperluas infrastruktur AI generasi berikutnya secara bersama-sama.” — Dr. Lisa Su, Chair & CEO AMD.
“Pelanggan membutuhkan infrastruktur AI yang dioptimalkan untuk berbagai jenis beban kerja, mulai dari pelatihan dan inferensi hingga persiapan data, pencarian, dan reinforcement learning. Melalui kolaborasi dengan AMD, kami memberikan performa, skala, dan pilihan yang dibutuhkan pelanggan untuk membangun serta menjalankan aplikasi AI masa depan.” — Satya Nadella, Chairman & CEO Microsoft.
Perluasan kemitraan antara AMD dan Microsoft menegaskan pentingnya ekosistem hardware yang terbuka dan berkinerja tinggi di tengah tingginya persaingan infrastruktur AI global. Dengan memadukan GPU Instinct MI455X, CPU EPYC “Venice”, serta DPU Pensando ke dalam Azure, pengembang dan pelaku industri kini memiliki alternatif komputasi cloud yang lebih bervariasi dan scalable.
VIDEO TERBARU MURDOCKCRUZ :
