SSD Diprediksi Membaik di 2027, Tapi RAM Masih Krisis Sampai 2030!
Dunia perangkat keras di pertengahan tahun 2026 masih belum sepenuhnya keluar dari bayang-bayang krisis komponen. Namun, laporan terbaru dari firma riset pasar TrendForce memberikan secercah harapan yang mengejutkan, sekaligus memberikan peringatan keras mengenai arah industri memori dunia.
Bagi pengguna yang menanti harga SSD kembali rasional, ada berita baik di ujung jalan. Namun bagi yang berharap harga RAM bertahap turun, mereka tampaknya harus bersabar jauh lebih lama.
Baca juga: Daftar VGA Lama yang Wajib Dipertahankan di Tengah Badai Hardware 2026
Di tengah impitan permintaan infrastruktur Artificial Intelligence (AI) pada segmen server, TrendForce memproyeksikan bahwa krisis pasokan memori NAND Flash (bahan utama pembuat SSD) akan mulai mengendur di paruh kedua tahun 2027.
Beberapa faktor kunci yang mendorong pemulihan pasokan NAND Flash meliputi:
- Peningkatan Output Manufaktur: Para produsen memori utama kini secara bertahap bermigrasi ke proses fabrikasi yang lebih baru dengan jumlah lapisan (layer) lebih tinggi, sehingga output kapasitas memori meningkat tanpa perlu membangun fisik pabrik dari nol.
- Peningkatan Peran Pabrikan Tiongkok: Produsen NAND Flash asal Tiongkok terus menambah pasokan peralatan baru, yang diproyeksikan akan meningkatkan pangsa pasar bit output global mereka hingga mendekati 19%.
Meskipun permintaan dari segmen server/data center melonjak hingga menyerap lebih dari 40% pasokan NAND global, permintaan dari segmen smartphone dan laptop justru melemah. TrendForce mencatat penurunan produksi smartphone sebesar 15–20% dan penurunan pengiriman laptop sekitar 10% di tahun 2026, yang secara alami mengurangi himpitan permintaan SSD kelas konsumen.
Di kuartal tersisa di 2026 masih akan diwarnai deficit pasokan sekitar 4% hingga 5%, pertumbuhan pasokan NAND diprediksi akhirnya bakal melampaui pertumbuhan permintaan pada akhir 2027.
Gelap Gurita Pasar DRAM
Jika skenario SSD memperlihatkan titik terang, lain ceritanya dengan pasar DRAM (bahan utama RAM PC, laptop, dan HP). Petinggi industri justru menyampaikan proyeksi yang jauh lebih suram.
Chairman ADATA, Chen Li-bai, menyatakan bahwa industri global secara signifikan telah meremehkan kebutuhan pasokan DRAM untuk infrastruktur AI. Ia memperkirakan kelangkaan RAM masih bisa berlangsung hingga 10 tahun ke depan, bahkan saat pabrik-pabrik baru milik Samsung, SK Hynix, dan Micron mulai beroperasi secara bertahap di rentang 2028 hingga 2035.
“Kebutuhan AI bukan sekadar gelembung spekulatif. Penggunaannya terus meluas ke sektor komersial dan pemerintahan. Pabrik-pabrik baru yang dijadwalkan buka setelah 2028 pun belum tentu sanggup mengejar pemenuhan permintaan tersebut,” jelas Chen Li-bai, Chairman ADATA.
Skenario senada juga diungkapkan oleh SK Hynix dan Micron, yang memprediksi puncak krisis memori DRAM baru terjadi di rentang 2027 hingga 2030.
Penyebab utamanya adalah perubahan prioritas pabrik. Produsen memori kini lebih tergiur mengalokasikan kapasitas lini produksi wafer mereka untuk mencetak HBM (High Bandwidth Memory)—memori berkecepatan tinggi untuk akselerator AI—yang memiliki margin keuntungan jauh lebih tinggi dibanding mencetak kepingan RAM DDR4/DDR5 standar untuk konsumen ritel.
Dampaknya Bagi Pengguna PC dan Mobile
Eskalasi harga akibat krisis DRAM telah berdampak nyata secara global:
- Harga satu paket (kit) RAM DDR5 yang tadinya berada di kisaran $100 kini melonjak hingga melampaui $400.
- Permintaan untuk perangkat keras berbasis DDR4 kembali bergeliat sebagai alternatif hemat.
- Biaya produksi memori diprediksi mengerek harga jual laptop, HP, dan PC rakitan baru sebesar 8% atau lebih.
Dua proyeksi yang bertolak belakang ini menegaskan strategi belanja yang tepat bagi konsumen di era krisis ini. Jika media penyimpanan saat ini masih mencukupi, menunda pembelian SSD berkapasitas raksasa hingga pertengahan atau akhir 2027 menjadi langkah rasional menunggu melandainya harga NAND.
Di era di mana memori dan daya listrik menjadi sumber daya paling diperebutkan di dunia, memelihara dan mengoptimalkan perangkat yang ada merupakan keputusan paling bijak untuk menjaga kesehatan dompet.
VIDEO TERBARU MURDOCKCRUZ :

