Tips Memilih SSD Yang Ideal & Terbaik
SSD mana yang pas buat saya? Terkadang pertanyaan itu seringkali muncul saat akan upgrade entah PC atau laptop. Disisi lain, kita suka bingung juga dengan banyaknya tipe dan merk yang tersedia di pasaran. Terkadang, harga murah enggak selalu positif. Harga mahal juga enggak selalu menjamin bagus.
Untuk itulah, kali ini saya mau ungkap beberapa tips yang ideal saat akan membeli SSD.
Baca juga : Update Harga VGA Terbaru Radeon RX 6000 Series (Juni 2022)
Table of Contents
Tips Memilih SSD Yang Ideal & Terbaik
1. Perhatikan Kompabilitas Perangkat
Kompabilitas jadi syarat penting dan menjadi tips pertama saat akan membeli SSD yang ideal. Arti kompabilitas ini biasanya mengacu keadaan di mana perangkat (entah SSD itu sendiri atau perangkat pendukung) bisa bekerja dengan baik tanpa masalah atau konflik.

Nah, enggak semua SSD bisa dipasang di PC atau laptop. Mengapa begitu? jika melihat kompabilitas perangkat itu sendiri, misal motherboard enggak memiliki slot M.2, maka tipe SSD ini pastinya enggak bisa digunakan. Disisi lain, laptop yang enggak punya slot SATA tentu enggak bisa memakai SSD ukuran 2.5” ataupun sebaliknya.
Terkadang pula suka banyak pertanyaan, apa NVMe SSD bisa bekerja di standar slot M.2 biasa yang enggak dukung fitur ini? Umumnya bisa bekerja ketika interface atau antarmuka sama, namun kecepatan yang ditawarkan pastinya enggak akan maksimal.
Baca juga : TEAMGROUP MP34 M.2 NVMe SSD 1 TB Review : Harga PAS, Kinerja FAST!
2. Perhatikan Kapasitas Yang Ideal & Kebutuhan
Harga SSD itu umumnya mahal. Semakin besar kapasitas yang ditawarkan, maka nilainya jauh lebih tinggi. Untuk itulah, kalian perlu mengecek kebutuhan kapasitas yang ideal. Jika hanya diperlukan untuk kebutuhan file kecil dan sistem Windows aja, maka SSD dengan kapasitas 128 GB atau 256GB tentu udah mencukupi.

Disisi lain, kalian masih bisa memanfaatkan storage lama seperti HDD untuk menyimpan file besar. Jadi hematnya lebih berasa, dan fitur hybrid antara SSD buat nampung OS dan HDD buat menyimpan file besar umumnya banyak digunakan. Performa sistem masih kenceng, meskipun membuka aplikasi tergantung lokasi dari file itu sendiri.
Jika ingin sepenuhnya memanfaatkan SSD itu sendiri sebagai satu tempat untuk menyimpan data sekaligus sistem operasi, maka kapasitas idealnya jauh lebih besar. Standar bisa 512GB atau 1TB. Dan ingat, semakin besar SSD, maka siap-siap anggaran yang perlu digunakan.
Baca juga : Kinerja Powerful : KLEVV CRAS C720 M.2 SSD NVMe Review
3. NVMe atau SATA?
Tips lain adalah menentukan tipe SSD itu sendiri? Suka muncul pertanyaan, mending NVMe SSD atau SATA? Trus bedanya apa sih?
Keduanya dari sisi bentuk jelas berbeda. NVMe biasanya datang dengan bentuk faktor M.2, ukurannya sangat kecil dan biasanya ditampung langsung di motherboard. SATA punya ukuran lebih besar dan datang dengan ukuran 2.5”.

Disisi lain, performa juga bisa berbeda jauh. NVMe bisa lebih kenceng dibanding SSD SATA. Itu karena SSD tipe ini berkomunikasi langsung dengan CPU melalui bus PCIe, membuka saluran untuk peningkatan kinerja yang inovatif.
Contoh, batas kinerja SATA III cuma bisa menawarkan throughput maksimum 550MB/dtk. Beda halnya NVMe SSD yang memanfaatkan jalus PCIe, bisa menawarkan kinerja 3 atau 4 kali dari SATA SSD.

Tapi, enggak semua orang butuh NVMe SSD. Gamer kasual atau mereka yang hanya ingin sistem lebih cepat dibanding HDD tentu sudah puas dengan SATA SSD. Apalagi harga juga jauh lebih murah dibanding NVMe.
Tapi orang-orang yang butuh akses instan dan butuh akselerasi tinggi dengan kebutuhan besar dari sisi storage, NVMe SSD tentu bakal mendapatkan benefitnya. Jadi, idealnya bisa disesuaikan dengan kebutuhan dan anggaran.
4. Apa Merk Juga Bakal Ngaruh?
Bisa iya bisa enggak. Tapi umumnya merk SSD bisa berpengaruh ketika sudah banyak orang yang percaya dari faktor ini, terutama dari sisi kualitas dan performa. Meskipun merk besar enggak selalu menjamin produk mereka selalu bagus.
Idealnya sekali lagi bisa disesuaikan dengan anggaran yang kalian miliki. Karena jika ingin SSD misal sekelas Samsung biasanya perlu budget besar. Disisi lain, suka ada opsi alternatif yang lebih terjangkau. Satu hal yang pasti, jika ingin membeli SSD tertentu, pastikan cek dulu spesifikasi umum dan garansi di web resmi. Produsen yang punya situs resmi tersendiri setidaknya ada indikasi kalau produknya jelas dan terpercaya.
Simpulan Awal
Jadi, itu dia beberapa tips yang bisa kalian pertimbangkan saat akan membeli SSD yang ideal. Pastinya masih banyak tips lain yang belum diungkap. Tapi semoga ya artikel tutorial kali ini bisa bermanfaat buat kalian.
VIDEO TERBARU MURDOCKCRUZ :
