Jika Masih Belum Setuju Kebijakan Baru WhatsApp Sampai 15 Mei, Ini Yang Bakal Terjadi

WhatsApp tampaknya akan semakin ditinggalkan pengguna, apalagi bagi mereka yang masih belum menyetujui kebijakan privasi barunya yang kontroversial sebelum batas waktu 15 Mei, maka fungsi akun akan hilang, diikuti dengan penghapusan akun itu sendiri.

Baca juga : ASUS ROG STRIX B550-XE WIFI GAMING : Positif & Minusnya I Motherboard Review

Sebagaimana kita ketahui sebelumnya, WhatsApp mengumumkan kebijakan privasi baru pada bulan Januari kemarin bagi pengguna non-UE yang memungkinkan data akun mereka dibagikan dengan induk aplikasi ini, yaitu Facebook.

Kebijakannya mungkin sederhana dan bisa dipahami. Namun ada kekhawatiran bahwa itu akan memungkinkan Facebook mengakses percakapan WhatsApp pribadi. Sementara percakapan pribadi akan tetap dienkripsi, pesan yang dikirim ke dan dari bisnis dapat dibagikan, dan Facebook dapat menggunakan data tersebut untuk target iklan.

WhatsApp

Ada banyak kecaman terhadap kebijakan tersebut, sehingga WhatsApp sebenarnya menunda peluncurannya sampai 8 Februari. Nah, laporan terbaru TechCrunch mengungkap bahwa pengguna diminta diharuskan menyetujui persyaratan tersebut pada 15 Mei untuk memastikan aplikasi tetap bekerja seperti biasa.

Dan bagi mereka yang menolak untuk mematuhi kebijakan tersebut, akun secara bertahap akan dihapus. Awalnya akan memiliki fungsi yang terbatas seperti tidak lagi dapat mengirim atau membaca pesan dari aplikasi, dan meskipun menerima panggilan dan pemberitahuan masih dimungkinkan. Nah, fitur tersebut juga akan hilang setelah beberapa minggu ketika pengguna masih belum menyetujui kebijakan baru ini.

WhatsApp pada dasarnya mengklarifikasi bahwa setiap pengguna yang menolak untuk menerima kebijakan privasi baru pada akhirnya akan dihentikan akunnya. Jika kenyataan dari aplikasi ini kurang menyenangkan lagi, maka sudah saatnya move on ke aplikasi pesan lainnya seperti Telegram.

Comments

Related Posts