HDMI vs DisplayPort, Flashback Generasi Pertama Hingga Pilihan Terbaru

Konektivitas HDMI maupun DisplayPort mungkin punya fungsi yang sama dalam upaya menghadirkan nilai visual pada monitor. Tapi terkadang generasi yang ditawarkan akan menghasilkan kinerja yang berbeda, seperti tampilan resolusi, data bandwith dan sebagainya. Untuk itulah, memahami lebih detail mengenai kedua konektivitas ini bisa penting, bahkan bisa memberikan gambaran tentang apa kebutuhan yang ideal buat pengguna.

Jadi, dalam konten kali ini, kami akan mengungkap lebih dalam tentang Port HDMI maupun Displayport.

Baca juga : Test Performa 7 AIO Liquid Cooler Pada Ryzen 7 5800X

HDMI vs DisplayPort, Flashback Generasi Pertama Hingga Pilihan Terbaru

  1. HDMI

Port HDMI jelas hadir lebih awal dibanding Displayport, dimana generasi pertama diluncurkan pada tahun 2002 silam oleh beberapa perusahaan besar, seperti Sony, Hitachi, Phillips, Toshiba dan sebagainya. HDMI 1.0 (generasi pertama) mampu memberikan bandwith hingga 4,96 Gbit dan resolusi maksimum hingga 1920 × 1080 atau 1920 × 1200 pada 60hz, termasuk audio 8-channel LPCM / 192 kHz / 24-bit.

HDMI vs DisplayPort

Hingga saat ini, sudah ada 7 generasi utama dengan kemampuan yang berbeda. Beberapa diantaranya terdapat update minor yang menambahkan dukungan extra seperti HDR atau modifikasi, diantaranya :

  • HDMI 1.0 – ini merupakan generasi pertama yang memungkinkan bandwith maksimum hingga 4,95 Gbit / dtk per link, resolusi 1920 × 1080 atau 1920 × 1200 pada 60 Hz dan audio 8-channel LPCM / 192 kHz / 24-bit.
  • HDMI 1.1 – Diluncurkan pada 2004, hal terbarunya ini menambahkan dukungan untuk DVD-Audio. Sementara sisanya masih terhitung sama dengan 1.1.
  • HDMI 1.2 – Dirilis pada 8 Agustus 2005, generasi ini memiliki tambahan opsi One Bit Audio, digunakan pada Super Audio CD, hingga 8 channel. Apa yang menarik, HDMI 1.2 juga memungkinkan resolusi dan refesh rate lebih tinggi termasuk 720p pada 100 dan 120 Hz.
  • HDMI 1.2a – Generasi terbaru ini memiliki update minor yang menentukan fitur Consumer Electronic Control (CEC), set perintah, dan uji kepatuhan CEC.
  • HDMI 1.3. – Tahun 2006 bulan Juni tanggal 22, generasi HDMI ini punya update besar yang bisa meningkatkan resolusi jauh lebih luas hingga 1920 × 1080 pada 120 Hz atau 2560 × 1440 pada 60 Hz dengan bandwidth video maksimum 8,16 Gbit / s. Seri ini juga menambahkan konektor Mini type C baru untuk perangkat portabel.
  • HDMI 1.3a – Pada tahun yang sama beberapa bulan sesudah perilisan HDMI 1.3, update minor hadir yang memodifikasi Cable and Sink untuk type C termasuk beberapa tambahan fitur, seperti mengalirkan SACD dalam format DST bitstreamnya daripada DSD mentah yang tidak terkompresi.
  • HDMI 1.4 – Tanggal 5 Juni 2009, HDMI versi terbaru 1.4 hadir. Masih tetap mempertahankan bandwidth versi sebelumnya, namun dukungan resolusi hingga 4096 × 2160 pada 24 Hz berlaku, atau 3840 × 2160 pada 24, 25, dan 30 Hz, dan 1920 × 1080 pada 120 Hz. Generasi ini juga menambahkan Saluran Ethernet HDMI (HEC) yang mengakomodasi Ethernet 100 Mbit / dtk antara dua perangkat yang terhubung dengan HDMI sehingga mereka dapat berbagi koneksi Internet.
  • HDMI 1.4a – Dirilis pada tanggal 4 Maret 2010, seri ini menambahkan format 3D untuk konten broadcast, gaming maupun konten film. Jadi, HDMI 1.4a mengharuskan tampilan 3D menerapkan format kemasan frame 3D pada 720p50 dan 1080p24 atau 720p60 dan 1080p24, horizontal berdampingan pada 1080i50 atau 1080i60, dan atas dan bawah pada 720p50 dan 1080p24 atau 720p60 dan 1080p24 .
  • HDMI 1.4b – Dirilis pada 11 Oktober 2011, versi ini hanya menampilkan klarifikasi kecil pada dokumen 1.4a. HDMI 1.4b adalah versi terakhir dari standar yang menjadi tanggung jawab HDMI Licensing, LLC. Sedangkan semua versi Spesifikasi HDMI yang akan datang diproduksi oleh Forum HDMI, dibuat pada tanggal 25 Oktober 2011.
  • HDMI 2.0 – Ini merupakan revolusi baru dan disebut sebagai HDMI UHD. Dirilis pada tanggal 4 September 2013, HDMI 2.0 meningkatkan bandwidth maksimum hingga 18,0 Gbit / dtk yang memungkinkan video 4K pada 60 Hz dengan kedalaman warna 24 bit / px, termasuk dukungan untuk Rec.
  • HDMI 2.0a – dirilis pada 8 April 2015, update terbaru ini menambahkan dukungan untuk video High Dynamic Range (HDR).
  • HDMI 2.0b – dirilis Maret 2016, HDMI 2.0b awalnya mendukung standar HDR10 yang sama dengan HDMI 2.0a seperti yang ditentukan dalam spesifikasi CTA-861.3. Namun pada Desember 2016, dukungan diperluas untuk Video HDR.
  • HDMI 2.1 – terakhir adalah versi 2.1 yang diumumkan oleh HDMI Forum pada 4 Januari 2017. Ini menambahkan dukungan resolusi maupun refresh rate yang lebih tinggi hingga 4K 120 Hz dan 8K 120 Hz. Versi terbaru ini juga memperkenalkan kategori kabel HDMI baru yang disebut Ultra High Speed, dimana menjadi syarat wajib agar kecepatan baru yang lebih tinggi bisa berlaku. Disisi lain, kabel HDMI Ultra High Speed kompatibel dengan perangkat HDMI lama, dan kabel lama kompatibel dengan perangkat HDMI 2.1 baru, meskipun jalur bandwith 48 Gbit / dtk tidak dimungkinkan tanpa kabel baru.
  1. DisplayPort

Sedangkan DisplayPort alias DP merupakan hasil pengembangan Video Electronics Standards Association (VESA) yang pertama kali dirilis pada tahun 2006, atau tepatnya tanggal 3 mei 2006. Interface ini memiliki banyak fungsi, karena selain sebagai jembatan untuk menampilkan gambar pada monitor, DP juga bisa mengalirkan audio, USB, dan bentuk data lainnya. DisplayPort dirancang untuk menggantikan VGA, FPD-Link, dan Digital Visual Interface (DVI), termasuk kompabilitas yang luas seperti HDMI dan DVI lewat adaptor aktif atau pasif.

HDMI vs DisplayPort

Nah, hingga saat ini ada 7 generasi yang telah hadir, diantaranya adalah :

  • DisplayPort 1.0 – Versi terbaru dan juga berlaku sebagai versi 1.1a memungkinkan bandwidth yang cukup besar hingga 10,8 Gbit / dtk (kecepatan data 8,64 Gbit / dtk). Untuk mendapatkan speed maksimum, pengguna perlu memiliki kabel DP maks hingga 2 meter. DP generasi pertama juga sudah mencakup HDCP selain DisplayPort Content Protection (DPCP).
  • DisplayPort 1.2 – Diperkenalkan pada 7 Januari 2010, generasi selanjutnya dari DP ini adalah penggandaan bandwidth hingga 17,28 Gbit / dtk dalam mode High Bit Rate 2 (HBR2), yang memungkinkan peningkatan resolusi, kecepatan refresh yang lebih tinggi, dan kedalaman warna yang lebih baik.
  • DisplayPort 1.2a – Versi 1.2a dirilis pada Januari 2013 dan menyertakan dukungan Adaptive Sync VESA, seperti FreeSync AMD.
  • DisplayPort 1.3 – Dirilis pada 15 September 2014, standar baru DP ini meningkatkan bandwidth transmisi keseluruhan jadi 32,4 Gbit / dtk dengan mode HBR3 baru. Ini berarti bisa menampilkan 8,1 Gbit / dtk per jalur (naik dari 5,4 Gbit / dtk dengan HBR2 di versi 1.2). Bandwidth ini cukup untuk menghadirkan resolusi 4K UHD (3840 × 2160) 120 Hz dengan warna RGB 24 bit / px, layar 5K (5120 × 2880) pada 60 Hz dengan warna RGB 30 bit / px, atau tampilan 8K UHD ( 7680 × 4320) pada 30 Hz dengan warna RGB 24 bit / px.
  • DisplayPort 1.4 – Versi terbaru yang dirilis 1 Maret 2016 ini mungkin masih sama secara keseluruhan dengan generasi sebelumnya, namun versi terbaru ini bisa memberikan resolusi lebih besar hingga 8K UHD (7680 × 4320) pada 60 Hz atau 4K UHD (3840 × 2160) pada 120 Hz dengan warna RGB 30 bit / px dan HDR melalui DSC. DSC merupakan teknik pengkodean “tanpa kehilangan visual” dengan rasio kompresi hingga 3: 1. Jadi, Pada tampilan yang tidak mendukung DSC, batas maksimum tidak berubah dari DisplayPort 1.3 (4K 120 Hz, 5K 60 Hz, 8K 30 Hz).
  • DisplayPort 1.4a – Dirilis pada April 2018 ini tidak terlalu berubah, hanya memperbarui implementasi DSC DisplayPort dari DSC 1.2 ke 1.2a.
  • DisplayPort 2.0 – Ini merupakan update besar dan versi terbaru yang bisa memberikan peningkatan kecepatan data hingga 77,37 Gbit / dtk dibandingkan dengan versi DisplayPort sebelumnya (1,4a). Jadi, resolusi 16K @60hz untuk satu display tunggal, dan dukungan HDR pada resolusi yang lebih tinggi, dukungan yang ditingkatkan untuk beberapa konfigurasi display, serta pengalaman pengguna yang ditingkatkan dengan tampilan augmented / virtual reality (AR / VR), termasuk dukungan untuk 4K -dan melampaui resolusi VR.

Kesimpulan Awal

Sudah bisa dimengerti hingga sejauh ini? setidaknya apa yang kami ungkap bisa memberikan pemahaman yang bermanfaat buat kalian mengenai port display yang seringkali hadir pada perangkat PC maupun monitor.

Apa yang menariknya, jika kalian ingin memaksimalkan potensi kemampuan monitor yang kalian miliki, atau perangkat grafis pada resolusi tertentu maupun refresh rate yang lebih tinggi, maka memahami dua port ini bisa ideal sebagai modal awalnya.

Comments

Related Posts