- Monitor, Tutorial

Hal Yang Perlu Kalian Ketahui : Monitor Profesional, Ketahui Lebih Pasti Sebelum Membelinya

Enggak semua pilihan monitor hebat di luar sana jadi milik gamer maupun pengguna kasual semata, karena kalangan profesional seperti pembuat konten, visual editor dan sebagainya juga punya arti tersendiri untuk membawa banyak tampilan visual semakin berwarna.

Nah, ketika kalian jadi salah satu bagian dari orang-orang tersebut yang membutuhkan sedikit pencerahan tentang cara milih monitor profesional yang tepat dan bisa memenuhi semua tuntutan besar tersebut, simak penjelasan lebih detailnya dibawah ini.

Baca juga : Kunci Memilih Power Supply Yang Baik, Pahami Dulu Sebelum Membelinya

Apa Sih Monitor Profesional itu?

Ini semua berkaitan dengan tingkat akurasi, ibarat ketika pengguna kasual lebih mementingkan banyak efek warna indah untuk menghibur mereka, atau gamer yang lebih melihat respon tinggi yang ditawarkan perangkat visual, maka kalangan profesional lebih melihat dasar dari nilai visual itu sendiri sebagai alat lukisan yang siap untuk dijadikan karya besar mereka.

Ibarat kanvas untuk pelukis, maka monitor profesional butuh tingkat akurasi yang tinggi dalam menampilkan warna dasar sesungguhnya. Dan nantinya, warna mentah ini akan dijadikan sebagai jembatan untuk membuat lebih banyak nilai visual jauh lebih menarik sebagai hasil karya terbaik mereka. Apalagi, pengguna profesional seperti editor video, fotografer, artis, dan sebagainya melihat bahwa monitor merupakan alat kerja yang sangat penting sebagai sumber utama hasil kreativitas yang bakal disajikan.

Monitor Profesional

Dengan tuntutan besar dalam varian pekerjaan mereka yang luas, mereka perlu tahu bahwa gambar yang disajikan mewakili warna sebenarnya dari tawaran klien atau cocok dengan visi artistik yang tepat yang ada dalam pikiran mereka. Dan jika mereka mengirim hasil karya-karya mereka untuk dicetak atau untuk dilihat secara online, mereka juga perlu tahu warna yang akan direproduksi tetap setia di sana. Inilah mengapa, tingkat akurasi sangat penting buat kalangan profesional.

Contoh paling nyata mengapa akurasi dalam monitor ngaruh banget buat kalangan profesional adalah ketika melihat warna dasar misal merah, monitor kasual mungkin memiliki warna sedikit pucat, monitor gaming terlalu banyak tambahan efek dramatis, maka monitor profesional seutuhnya akan menghadirkan kalibrasi warna sesunguhnya dari warna dasar merah itu sendiri.

Pengguna profesional memerlukan monitor dengan garis maupun warna yang jernih dan jelas. Biasanya merupakan pengadopsi awal dari setiap teknologi tampilan baru. Dan nyatanya, monitor profesional sebagian besar dibedakan oleh teknologi panel layar canggih, ruang warna yang diperluas maupun warna gamut, dan pra-kalibrasi warna yang udah disertifikasi pabrik.

Gamut & Ruang Warna (Color Space)

Tingkat akurasi warna yang ditampilkan lewat monitor pada dasarnya sangat tergantung pada “gamut warna” maupun ruang warna dari apa yang bisa ditawarkan monitor itu sendiri. Gamut warna berarti susunan warna yang dapat ditampilkan perangkat berdasarkan kemampuan teknologi layarnya (LCD-TFT, IPS, dll).

Ini ibarat kalian melihat tampilan gambar secara keseluruhan tentang rentang warna dalam spektrum yang dapat diidentifikasi oleh mata manusia, terlalu banyak gamut bisa kurang ideal, terlalu sedikit terasa agak hambar.

Monitor Profesional

Biasanya, sebuah monitor profesional yang ideal itu bisa didefinisikan (meskipun enggak semua) dari seberapa bagus gamut warna yang hadir bisa cocok dengan ruang warna standar yang digunakan oleh seniman, fotografer, visual editor dan sebagainya.

Sedangkan ruang warna alias color space bisa dibilang sebagai standar yang mendefinisikan setiap warna terpisah dalam hal yang dapat dipahami oleh program atau perangkat lain saat mereproduksi warna (seperti CMYK atau RGB)). Jadi, ketika gambar ditampilkan pada monitor yang warnanya meliputi misal warna biru, ini bisa ditangkap oleh perangkat asli atau yang dipilih oleh creator dari hasil pengeditannya.

Monitor Profesional

Hampir semua monitor dapat menampilkan warna dalam ruang warna sRGB, salah satu standar paling awal (dan masih populer) yang mendefinisikan banyak konten gambar yang telah dibuat. Semakin mendekati standar bisa lebih positif (dalam hitungan akurasi 100%), setidaknya itulah menurut kami. sRGB memberikan hasil yang lebih baik (lebih konsisten) dan warna yang sama, atau lebih cerah. Dan kini, ada standar yang lebih baru dengan susunan warna yang lebih luas telah muncul, seperti AdobeRBG, DCI-P3, dll.

Hingga pada akhirnya, gamut yang ideal dan ruang warna bisa jadi faktor penentu lainnya dari monitor profesional, dimana keduanya akan saling mengisi dan mencocokkan ruang warna tambahan ke berbagai tingkat. Biasanya, lembar spesifikasi monitor akan menyatakan berapa banyak setiap ruang warna berbeda dapat direproduksi secara akurat (misalnya, 99,5% AdobeRGB, 145,7% sRGB, 97,9% DCI-P3 dan sebagainya).

Dukungan Display Panel & Resolusi Juga Ngaruh Banget

Ketika kalian sudah mengerti tentang bagaimana akurasi jadi faktor utama dalam hal penentuan untuk sebuah monitor profesional yang ideal, maka hal lain yang perlu kalian pertimbangkan adalah jenis panel display.

Pengguna profesional pastinya perlu monitor dengan garis dan warna yang jernih, jelas dan biasanya jadi pengadopsi awal dari setiap teknologi tampilan baru. Dan tipe panel yang bisa memenuhi semua hal tersebut adalah In-Plane Switching (IPS).

Monitor Profesional

Teknologi IPS punya arti sederhana yaitu mengarahkan ulang kristal dan polarizer di LCD untuk mendapatkan hasil visual yang lebih baik. Dan jika dibandingkan dengan model sebelumnya, layar LCD-IPS memiliki beberapa keunggulan, diantaranya adalah :

  • Warna yang lebih akurat: Layar IPS mendorong cahaya latar melalui kristal LCD diklaim bisa menghasilkan reproduksi warna yang lebih akurat. Itu karena teknologi punya cara berbeda dari teknologi sebelumnya,
  • Susunan warna yang lebih luas: Layar IPS dengan panel 8-bit (merah 8 bit, 8 bit hijau, 8 bit biru) dapat menerangi palet warna prosesor grafis 24-bit jauh lebih baik (8 x 3 = 24) dibandingkan model sebelumnya dengan hanya memiliki 6 -bit panel (6 x 3 = 18).
  • Sudut pandang yang lebih baik: Layar kristal dalam IPS berjalan paralel ke perangkat secara keseluruhan, bukan aliran tegak lurus yang biasa hadir pada model TFT. Ini memungkinkan pengguna bisa melihat monitor IPS dari sudut yang sangat lebar sebelum warna atau kontras mulai berkurang.

Kemudian faktor penentu lainnya adalah resolusi, dimana ini akan menjadi modal dasar bagi para konten kreator untuk bisa menampung banyak pekerjaan mereka bisa jauh lebih efektif. Semakin tinggi resolusi yang ditawarkan monitor maka bisa semakin baik.

Monitor bisa dianggap sebagai ruang kerja, dan ketika perangkat ini hadir dengan ruang resolusi tinggi, plus didukung ukuran display yang ideal, maka perangkat ini akan menjadi mesin berharga untuk pengguna. Resolusi Full HD jadi pilihan minimal untuk pergi, namun hal terbaik yang perlu dimiliki pembuat konten berada di antara resolusi Quad HD (2,560 x 1,440 ) hingga Ultra HD (UHD)/4K (3,840 x 2,160). Resolusi tinggi juga berarti bahwa ada lebih banyak piksel per inci (PPI). Itu dapat menghasilkan lebih banyak informasi piksel dan menciptakan gambar yang tajam dan berkualitas tinggi.

Standar Kalibrasi Warna

Monitor profesional biasanya sudah hadir dengan “standar” bawaan pabrikan, yang artinya bahwa perangkat tersebut sudah dikalibrasi warnanya atau biasa disebut sebagai pre-calibrated agar monitor yang sudah ada ditangan konsumen bisa menampilkan warna standar tetap konsisten.

Kalibrasi warna yang dilakukan produsen juga enggak sembarang, dimana ini melibatkan pengujian dan penyesuaian untuk memastikan bahwa keseluruhan warna yang ditampilkan benar-benar sesuai dengan standar di setiap ruang warna yang telah ditentukan.

Disamping itu, jika warna dirasa belum sempurna, produsen biasanya sudah melengkapi paket monitor mereka dengan tools kalibrasi bawaan, sehingga mereka bisa mengkalibrasi sendiri monitor agar sesuai dengan ruang warna pilihan mereka.

Dan biasanya, banyak pembeli lebih menyukai model pra-kalibrasi karena akan memastikan pekerjaan mereka bisa kompatibel dengan warna dengan model lain yang serupa atau merk yang sama(ideal untuk tim kerja).

Ketahui Juga Fitur Extra Lainnya

Disamping nilai inti yang perlu kalian ketahui sebelum membeli monitor profesional yang handal, beberapa fitur extra lainnya juga bisa jadi memberikan manfaat jauh lebih positif. Misal dalam urusan fleksibilitas dalam hal kemudahan penggunaan.

Contoh paling nyata, monitor yang ideal itu mendukung penyesuaian bentuk yang ergonomis dari segi fisiknya, seperti sudut putar, pivot, kemiringan dan ketinggian. Ini bisa jadi bonus untuk memudahkan penggunaan bagi pengguna dengan fleksibilitas yang baik, terlebih lagi terkadang mereka perlu mengatur banyak hal sebelum mulai bekerja sangat lama di depan monitor mereka.

Kemudian bezel atau bingkai disekitar layar. Ini bisa berpengaruh dalam ruang visual yang ditawarkan, dan kalangan profesional biasanya lebih menyukai model layar “tanpa batas” dengan bezel tipis, yang tidak hanya memberikan ruang visual lebih luas, namun bisa memberikan nilai extra saat memiliki lebih banyak monitor dengan tampilan multi-display yang enggak terlalu menggangu.

Monitor Profesional

Konektivitas Extra seperti kehadiran port USB tentu bisa jadi paket sempurna untuk sebuah monitor profesional yang worth banget. Dan biasanya, kehadiran hub USB terintegrasi bisa secara efektif mengubah monitor menjadi stasiun docking, membantu kemudahan pengguna untuk berinteraksi dengan perangkat lain tanpa harus mengalami proses yang ribet. Seperti kehadiran port USB Type C dua arah serba guna yang mampu mentransfer video, data, dan daya melalui satu kabel maupun fitur extra lainnya.

Rekomendasi

Nah, setelah kalian paham dari apa yang telah kita bicarakan sebelumnya, pilihan mana yang pas dan idea untuk memenuhi semua kebutuhan tersebut? Tentu, ada banyak monitor hebat yang udah hadir dipasaran hari ini, mulai dari pilihan yang sesuai dengan budget hingga pilihan premium.

Cuman, ketika kalian ingin mengambil seri termudahnya, ASUS ProArt PA32UC-K tampaknya bisa jadi kandidat yang baik untuk dipertimbangkan. Ukuran display besar hingga 32”, resolusi 4K, dukungan HDR-10, HLG, direct-LED, 384 Zones Local Dimming, 95% DCI-P3, Hardware Calibration, port Thunderbolt 3, termasuk X-rite i1 Display Pro tentu jadi salah satu nilai unggulannya, bahkan bisa memenuhi Hasrat pembuat konten untuk bisa berkreativitas jauh lebih tinggi.

Hanya saja, harga tentu tidak datang dengan murah, dimana kalian perlu mengeluarkan anggaran hingga 34 Juta, meskipun untuk kisaran profesional, ini masih terhitung budget monitor dibanding seri premium lainnya. Mau tau lebih? Kalian bisa melihat detail spesifikasi lebih lanjut disini.

Kesimpulan Awal

Hingga pada akhirnya, dari apa yang telah kita ungkap di atas, kita harap ini bisa memberikan manfaat besar buat kalian, khususnya saat sedang mencari perangkat yang tepat dan ideal untuk memenuhi semua kebutuhan dari pekerjaan besar kalian yang sedang menanti. Tentu, masih ada banyak faktor lain yang menjadi penentu, namun setidaknya ada secercah harapan saat kalian membacanya secara seksama. Jadi, semoga bermanfaat ya!!

 Baca Juga :



About Indra Setia Hidayat

Saya bisa disebut sebagai tech lover, gamer, a father of 2 son, dan hal terbaik dalam hidup saya bisa jadi saat membangun sebuah Rig. Jauh didalam benak saya, ada sebuah mimpi dan harapan, ketika situs ini memiliki perkembangan yang berarti di Indonesia atau bahkan di dunia. Tapi, jalan masih panjang, dan cerita masih berada di bagian awal. Twitter : @murdockcruz Email : murdockavenger@gmail.com
Read All Posts By Indra Setia Hidayat