- Gaming Gear, Hardware, Prosesor

AMD Ryzen 3 3300X Review : Jauh Lebih Mengesankan!!

Mengesankan, itulah kesan pertama kami saat mencoba prosesor desktop terbaru AMD Ryzen 3 3300X. Meskipun belum diungkap sepenuhnya dari segi harga dalam bentuk rupiah, namun CPU ini bisa layak menjadi salah satu pilihan terbaik yang udah dirilis AMD, terlebih lagi jika harga yang ditawarkan benar-benar terjangkau.

Cuman buat lebih jelasnya, apalagi jika kalian berencana akan mengupgrade prosesor lama dengan pilihan terbaru tersebut, yang nyatanya banyak punya kelebihan positif bagi budget user, simak selengkapnya dibawah ini.

Baca juga : AMD dan Oxide Games Bermitra, Siap Kembangkan Cloud Gaming Graphics  

AMD Ryzen 3 3300X Review : Apa Yang Kami Tahu Sejauh ini

Kurang lebih sepekan kemarin, atau tepatnya tanggal 21 April 2020, AMD merilis 2 pilihan prosesor desktop terbaru yang bisa ideal buat budget user yang memiliki anggaran terbatas, yaitu Ryzen 3 3300X dan 3100. Tentu, dua pilihan ini bisa dikategorikan sebagai entry level prosesor, namun nyatanya ada banyak perubahan yang cukup mengesankan dari spesifikasi maupun performa.

Dari dua pilihan ini, Ryzen 3 3300X bisa jadi pilihan superior pada harga yang pantas, karena dengan SRP sebesar $120 atau sekitar 1.7 jutaan (sebelum pajak), kalian bisa memiliki sebuah prosesor yang sangat tangguh dalam hal gaming maupun pembuatan konten.

Tentu, kehadiran spesifikasi yang jauh lebih seru jadi salah satu alasannya, terlebih lagi prosesor ini bisa memberikan ruang yang jauh lebih luas dalam hal kinerja multi-thread dengan 4 thread tambahan dibanding seri lama, termasuk L3 cache yang lebih besar hingga 16MB.

AMD sendiri menjanjikan kinerja multitasking hingga 75% jauh lebih baik untuk urusan pembuatan konten jika dibanding kompetitor sekelas Core i3 gen 9 atau seri lama, dan performa gaming hingga 20%, sehingga itu bisa jadi bahan pembuktian klaim tersebut melalui review yang cukup singkat ini. Terlebih lagi, arsitektur Zen 2 7 nm juga bisa bawa nilai jauh lebih menarik, termasuk konsumsi daya yang lebih hemat.

Spesifikasi

Spesifikasi Inti  Ryzen 3 3300X
CPU Cores 4
Threads 8
Base Clock 3.8GHz
Max Boost Clock Up to 4.3GHz
Total L1 Cache 256KB
Total L2 Cache 2MB
Total L3 Cache 16MB
Unlocked Yes
CMOS TSMC 7nm FinFET
Package AM4
PCI Express® Version PCIe® 4.0
Thermal Solution (PIB) Wraith Stealth
Default TDP / TDP 65W
System Memory 3200MHz DDR4
Harga (Dalam $) $ 120

Nah, bicara mengenai spesifikasi, Ryzen 3 3300X hadir dengan kekuatan 4 Core dan 8 threads, clockspeed dasar sebesar 3.8Ghz, max boost clock hingga 4.3Ghz, dan L3 cache hingga 16MB. Prosesor ini sepenuhnya terbuka untuk overclocking, meskipun masih terbatas dengan nilai TDP 65W. Produsen juga tetap membawa paket lengkap dengan kehadiran CPU Cooler Wraith Stealth, meskipun saat review, paket yang hadir hanya dalam bentuk prosesornya saja.

Dukungan memori masih tetap sama dengan jajaran Ryzen 3000 hingga 3200Mhz dual channel, dan nyatanya kalian wajib punya kartu grafis extra untuk bisa menjalankan prosesor ini. Karena seri ini sepenuhnya tidak membawa iGPU sebagamana apa yang biasa ditawarkan pada jajaran prosesor AMD non G series.

Untuk urusan overclocking, kalian bisa dengan mudah dongkrak kinerja hingga kecepatan 4.4Ghz atau 4.5Ghz tanpa banyak hambatan. Hanya saja, kehadiran CPU Cooler yang jauh lebih baik akan memberikan dampak yang besar untuk menjaga suhu bisa dalam kondisi terbaiknya. Kami bahkan bisa membawanya hingga 4.5Ghz tanpa banyak kendala melalui stock cooler Wraith Prism, meskipun suhu yang dilalui saat bekerja agak riskan.

Inilah mengapa, jika kalian menginginkan performa terbaik pada prosesor ini, maka kehadiran CPU Cooler yang jauh lebih nendang akan membawa kinerja sangat positif. Namun jika kalian ingin tetap pada pilihan default dan enggak fitur yang terlalu ribet dalam urusan OC, maka itu sebenernya masih akan baik-baik saja.

Kinerja

Nah, buat nunjukin potensi terbaik yang bisa ditawarkan Ryzen 3 3300X, kami memiliki rig yang handal untuk pergi, diantaranya adalah :

  • Motherboard : ASUS ROG Strix X570 E-Gaming
  • Kartu Grafis : ASUS TUF Gaming GeForce GTX 1660 SUPER OC
  • RAM : G.Skill Flare X 16GB DDR4 3200Mhz
  • Storage : Adata SU 650 240GB
  • PSU : Cooler Master MasterWatt 550
  • CPU Cooler : Wraith Prism

Kinerja Produktivitas

Suka atau enggak, kinerja produktivitas pada beberapa benchmark bisa memberikan tolak ukur yang baik saat bekerja pada dunia nyata melalui aplikasi yang biasa dikerjaan banyak pengguna modern hari ini. Jadi, tanpa perlu basa-basi lagi, kita mulai pada hasil benchmark berikut ini :

1. Cinebench R15 & R20

Tolak ukur Cinebench bisa memberikan contoh yang baik seberapa cepat prosesor ini bisa menyelesaikan proses rendering dalam skema populer. Semakin cepat CPU ini bisa menyelesaikan pekerjaan, maka setidaknya itu semakin baik juga untuk dipertimbangkan.

Ryzen 3 3300X

Disinilah, Ryzen 3 3300X mampu memberikan skor yang mengesankan, bahkan punya nilai superior dibanding Core i3 9100F maupun prosesor terbaru AMD sendiri, Ryzen 5 3500 dengan perbedaan yang sangat sedikit. Skor yang dihasilkan single-core maupun multi-core benar-benar mengesankan, hal tersebut semakin didominasi dengan hasil OC pada 4.5Ghz.

2. GeekBench 5

Geekbench 5 juga bisa menjadi tolak ukur yang baik untuk kinerja prosesor buat nunjukin seberapa efektif sebuah CPU bisa menyelesaikan banyak pekerjaan kasual atau multi fungsi dalam skenario nyata.

AMD Ryzen 3 3300X

Dan secara utuh, Ryzen 3 3300X juga memberikan skor fenomenal, mampu mendominasi CPU entry level, bahkan masih bisa bersaing dengan jajaran prosesor mid-range dengan hasil yang benar-benar positif.

3. Blender 2.82 (BMW27 Scheme)

Prosesor ini juga diandalkan untuk kegiatan editing pada software sekelas Blender dengan versi terbaru 2.82. Pada skema BMW27, kinerja bisa cukup cepat dan ideal untuk menantang banyak pekerjaan besar dalam hal editing, bahkan jauh lebih cepat dibanding Core i3-9100F, baik pada kecepatan standar maupun OC.

4. Winrar

Kompresi data juga bisa menunjukan kinerja seberapa efektif sebuah prosesor, terlebih lagi kegiatan ini juga umum digunakan sebagai salah satu pekerjaan utama banyak pengguna. Ryzen 3 3300X bisa dibilang sangat baik dan ideal dengan skor yang jaauh lebih superior dalam multithread, bahkan jika dibanding seri Intel Core i5-9400F.

Performa Gaming

Prosesor ini juga nunjukin nilai superior dalam hal gaming, nyatanya clockspeed yang tinggi menjadi salah satu daya tarik utama untuk bisa bersaing dengan jajaran prosesor yang udah ada dipasaran hari ini, khususnya dari beberapa pilihan yang udah kita coba sebelumnya. Nyatanya, kehadiran VGA extra yang seimbang seperti GTX 1660 SUPER dari ASUS bisa membuatnya semakin tajir.

1. Shadow Of The Tomb Raider

Contohnya di game Shadow Of The Tomb Raider, dimana combo antara prosesor dengan VGA bisa memberikan skor yang solid hingga 80 dengan perbedaan sekitar 3.7% dibanding 9100F, dan hingga 8% saat OC berlaku.

2. Assassin’s Creed Odyssey

Hal yang sama juga berlaku, dimana 3300X juga bisa bersaing dengan prosesor mid-range sekelas Core i5-9400F maupun 3500 yang udah kami coba baru-baru ini. Perbedaan semakin nyata saat OC 4.5Ghz berlaku dengan selisih sekitar beberapa Fps aja.

3. Battlefield V

Game Battlefield juga bisa jadi ajang unjuk gigi positif bagi 3300X, apalagi saat OC berlaku dengan nilai Fps yang jauh lebih superior, mampu imbangi jajaran prosesor midrange sekelas Core i5-9400F dengan terpaut hanya satu Fps aja.

4. Gears 5

Sedangkan untuk game Gears 5, Ryzen 3 3300X terhitung sangat positif, unggul dibanding 9100F meskipun hanya terpaut beberapa Fps aja.

Konsumsi Daya & Suhu

Konsumsi daya pada dasarnya masih positif, namun memiliki peningkatan yang cukup berarti saat OC 4.5Ghz berlaku.

Contohnya, ketika pada kecepatan default CPU ini mampu menghasilkan konsumsi daya rata-rata hingga 119 dalam tes blender skema BMW27, ketika OC berlaku konsumsi daya yang dihasilkan jauh lebih besar hinggaa 140. Namun, itu masih terhitung positif untuk sebuah prosesor desktop modern hari ini.

Sedangkan untuk suhu, saat pengetesan, kami memakai CPU Cooler Wraith Prism bawaan Ryzen 7 karena sampel yang kami terima tidak disertai dengan CPU Cooler bawaan. Dan nyatanya, untuk dobrak kinerja jauh lebih tinggi, kalian butuh CPU Cooler jauh lebih hebat karena Wraith Prism enggak terlalu ideal saat OC 4.5Ghz berlaku dengan suhu bisa nyampe hingga diatas 90 ° Celcius. Cuman untuk pilihan default, stock cooler masih aman untuk dilalui.

Kesimpulan

Suka atau tidak, Ryzen 3 3300X bawa evolusi baru tentang bagaimana sebuah prosesor entry level bisa dobrak kinerja jauh lebih seru, bahkan punya kapabilitas untuk bisa bersaing dengan CPU Mid-range sekelas Ryzen 5 3500 atau Intel Core i5-9400F. Clockspeed tinggi, fitur OC yang sepenuhnya terbuka dan spesifikasi extra dalam jumlah thread maupun L3 cache jadi nilai unggulan 3300X, sehingga bisa jadi mesin handal enggak cuman gaming, namun juga berlaku untuk pembuatan konten.

Cuman, kalian wajib punya CPU Cooler extra yang worth banget, khususnya buat dongkrak kinerja jauh lebih tinggi. Karena CPU Cooler default bawaan belum bisa menenangkan gaharnya prosesor ini untuk bisa berlaku lebih efektif, khususnya dalam suhu. Konsumsi daya juga cukup tinggi, khususnya saat OC besar berlaku. Meskipun apa yang ditawarkan prosesor ini masih sangat positif tanpa banyak kendala atau minus yang berarti.

Hingga pada akhirnya, Ryzen 3 3300X bisa layak banget buat kalian pertimbangkan untuk upgrade CPU yang berharga, atau pilihan yang benar-benar segar untuk dimiliki. Harga yang terhitung terjangkau dan punya banyak nilai unggulan jadi solusi pasti budget user yang pengen rakit PC yang efektif.

 AMD Ryzen 3 3300X
Pros Single Core maupun Multi Core Yang Lebih nendang
Kemudahan Overclocking Dan Stabilitas Jauh lebih positif
Harga Bisa lebih terjangkau
Masih Sanggup bersaing dengan CPU Mid-Range
Cons OC Tinggi Perlu Pendingin Extra
Konsumsi Daya Buat OC Lebih Tinggi

 Baca Juga :



Comments

About Indra Setia Hidayat

Saya bisa disebut sebagai tech lover, gamer, a father of 2 son, dan hal terbaik dalam hidup saya bisa jadi saat membangun sebuah Rig. Jauh didalam benak saya, ada sebuah mimpi dan harapan, ketika situs ini memiliki perkembangan yang berarti di Indonesia atau bahkan di dunia. Tapi, jalan masih panjang, dan cerita masih berada di bagian awal. Twitter : @murdockcruz Email : murdockavenger@gmail.com
Read All Posts By Indra Setia Hidayat