Harga Memori dan SSD Terus Jatuh, Micron Siap Turunkan Kapasitas Produksi
Harga memori dan SSD turun cukup tajam tahun ini. Dan karena alasan inilah, beberapa produsen besar dalam urusan DRAM dan NAND berencana akan memangkas kapasitas produksi memori mereka. Salah satunya adalah Micron, dimana produsen ini akan memangkas kapasitas produksi hingga 5% menyusul Samsung yang bahkan sudah mulai melakukan hal yang sama sebelumnya.
“Prospek permintaan kami untuk kalender 2019 telah dimoderasi, dipimpin oleh tingkat inventaris pelanggan yang agak lebih besar, melemahnya permintaan server di beberapa pelanggan OEM perusahaan dan kekurangan CPU yang lebih buruk dari perkiraan,” kata CEO Micron Sanjay Mehrotra dalam laporan pendapatan terbaru mereka.
Baca juga : SSD SATA Atau NVMe, Mana Sih Yang Pas Buat Kamu? Begini Penjelasannya
Dalam laporan hasil keuangan Q2 2019, Micron mengumumkan niat mereka untuk memotong produksi chip DRAM dan NAND sebesar 5 persen tahun ini. Alasan utama mereka adalah karena ketersediaan stok sangat melimpah, hasilnya, harga jual rata-rata Micron (ASP) dari produknya turun 20 persen setiap kuartal. Perusahaan melaporkan pendapatan $ 5,8 miliar untuk Q2 2019, yang merupakan penurunan 26 persen dari Q1 dan penurunan 21 persen dari tahun ke tahun.
Penurunan tajam harga DRAM juga menyebabkan penurunan ASP Micron sebesar 23 persen, dengan margin kotor turun menjadi 40 persen dari 50 persen pada Q1. Meskipun, pengiriman NAND flash sebenarnya meningkat dengan “persentase hanya sekitar satu digit “, tetapi penurunan 25 persen dalam NAND ASP menyebabkan kerugian besar. Micron memperkirakan kerugian terus berlanjut, karena perusahaan memperkirakan penurunan 17 persen dalam pendapatan di Q3 dengan margin jatuh lebih jauh.
Menurut Techspot, Micron mengikuti jejak Samsung dalam mengurangi produksi karena permintaan rendah, disisi lain mereka memiliki kelebihan pasokan chip NAND dan DRAM. Hal tersebut diperparah dengan kekurangan CPU Intel yang terus berlanjut hingga tahun kedua, sehingga tidak ada kebutuhan tinggi untuk area ini, khususnya bagi Chip mereka.
Hasilnya, Kombinasi dari kekurangan CPU dan kelebihan pasokan DRAM dan NAND telah menyebabkan beberapa harga jatuh ke bumi untuk RAM dan SSD. Dan ketika reaksi Micron dan Samsung mulai berjalan, ini bisa berdampak pada pasar hingga sisa tahun 2019, terlebih lagi ketika merosotnya pasokan dapat menyebabkan harga mulai merayap naik kembali.
Nah, bagi kamu yang berencana untuk membeli memori maupun SSD, hari ini hingga beberapa bulan kedepan bisa menjadi waktu terbaiknya sebelum harga yang ditawarkan akan kembali naik.
Baca Juga :
- Ini Dia Alasan Mengapa Harga Monitor Gaming 144Hz Akan Terus Turun Tahun ini
- Harga Memori Kembali Akan Jatuh Tahun ini, Bahkan Paling Tajam Sejak Tahun 2011
- SSD SATA Atau NVMe, Mana Sih Yang Pas Buat Kamu? Begini Penjelasannya
- Buyer’s Guide : PC Gaming Budget 10 Jutaan, Ryzen 5 2600 Plus Radeon RX 570 Inside
VIDEO TERBARU MURDOCKCRUZ :

One thought on “Harga Memori dan SSD Terus Jatuh, Micron Siap Turunkan Kapasitas Produksi”
Comments are closed.