Fortnite Benar-benar Populer, Bahkan Dijadikan Tempat Pencucian Uang Oleh Penjahat
Game Fortnite benar-benar sangat populer, bahkan memiliki transaksi mikro yang mencapai jutaan dollar setiap bulannya. Disisi lain, transaksi ini ternyata tidak hanya datang dari pelanggan normal yang ingin membeli gear unik, namun juga dijadikan sebagai ajang pencucian uang oleh penjahat internet.
Menurut sebuah laporan investigasi oleh Independent, penjahat tersebut mencuci uang hasil kejahatan “carding” melalui game ini. Caranya adalah, mereka akan membeli kosmetik dalam game dan paket V-bucks dengan detail kartu kredit curian, kemudian menjualnya dengan diskon besar melalui media sosial, eBay, atau bahkan melalui Dark Web.
Baca juga : Epic Games Mungkin akan Luncurkan App Store Sendiri, Siap Tantang Google
Hal tersebut juga diungkap oleh Perusahaan keamanan Cybersecurity Sixgil. Mereka mengatakan ada pasar gelap yang kini tengah berkembang pesat untuk diskon Fortnite gear dan mata uang V-Bucks. Apa yang menarik perhatian adalah nilai harga yang jauh lebih murah, dimana banyak pemain pastinya menginginkan harga terjangkau, apalagi mereka memiliki anggaran yang terbatas.
“Penjahat melakukan penipuan kartu dan mendapatkan uang masuk dan keluar dari sistem Fortnite dengan impunitas relatif,” kata Analis Inteligensi Senior Sixgill Benjamin Preminger. Alasan lain mengapa para penjahat carder ini menyukai Fortnite adalah karena Epic tidak memantau transaksi massal yang aneh atau melarang penjualan barang di luar permainan. Dan hingga saat ini, sudah lebih dari $ 3 miliar transaksi yang dihasilkan melalui permainan tersebut berhasil dipindahkan.
Dan lebih parahnya, Epic Games sebagai pengembang tidak melakukan tindakan apapun untuk menemukan atau melaporkan transaksi yang mencurigakan tersebut. “Epic Games tampaknya tidak menekan secara serius aktivitas kriminal di sekitar Fortnite, pencucian uang atau lainnya,” kata Preminger. “Walaupun menghentikan kegiatan kriminal seperti itu sangat sulit, beberapa langkah dapat diambil untuk mengurangi fenomena ini, termasuk memantau transfer barang bernilai tinggi dalam permainan, mengidentifikasi pemain dengan stok V-bucks yang besar, dan berbagi data dengan hukum yang relevan lembaga penegakan hukum. “
Baca Juga :
- Epic Games Mungkin akan Luncurkan App Store Sendiri, Siap Tantang Google
- Epic Games Kembali Dituntut Gara-gara Tiru Gerakan Carlton Dance Tanpa Izin
- Apa Yang Kami Ketahui Tentang Layanan Internet IndiHome Sejauh Ini
- Yakin Sudah Bisa Identifikasi Phishing Yang Biasa Ditautkan Lewat Email? Jika Iya, Cobalah Kuis ini
VIDEO TERBARU MURDOCKCRUZ :
