- Gaming Gear, Hardware, Laptop, Prosesor

AMD Ryzen 3 2200U Review : CPU Tangguh Untuk Notebook Hebat

AMD telah mengisi celah pada seri notebook dengan kekuatan tangguh, Ryzen series. Ada beberapa pilihan yang sangat ideal untuk notebook mainstream maupun thin laptop, dan salah satunya adalah AMD Ryzen 3 2200U. Meskipun pilihan ini masih membawa kekuatan dual core, hal terbaik dari seri ini adalah kekuatan grafis Radeon RX Vega 3 yang cukup ideal untuk gaming kasual pada 720p.

Popularitas AMD hari ini jauh lebih baik, ketika seri Ryzen mampu memompa kinerja prosesor jauh lebih mengesankan, khususnya untuk seri desktop. Dan kini, mereka mencoba membuat hal yang sama untuk pilihan prosesor mobile, dimana beberapa CPU yang siap disajikan akan disesuaikan dengan kebutuhan pengguna. Salah satunya adalah AMD Ryzen 3 2200U, dimana pilihan ini merupakan pilihan terendah dari Ryzen mobile CPU. Nah, jika kamu masih penasaran dengan apa yang bisa ditawarkan prosesor tersebut, mari kita ungkap lebih detail dibawah ini.

Baca juga : Seberapa Hebat Sih Prosesor AMD E-Series Itu? Let’s Find Out

AMD Ryzen 2200U Review : Pandangan Umum

AMD Ryzen 3 2200U merupakan prosesor APU mobile yang dihadirkan untuk laptop tipis maupun seri mainstream, dimana CPU tersebut diumumkan pada bulan Oktober 2017 silam. Prosesor ini memiliki kekuatan dual core dengan base clockspeed 2,5 Ghz dan memiliki maksimum boost clock hingga 3,4 GHz. Seri ini juga menawarkan SMT (empat thread sekaligus) dan 4 MB L3-Cache.

Spesifikasi AMD Ryzen 3 2200U
Cores / Thread 2C/4T
Base Clock / Boost Clock 2.5Ghz / 3.4Ghz 
Total L1 Cache 384KB
Total L2 Cache 1024KB
Total L3 Cache 4MB
Unlocked No
CMOS 14nm
Default TDP / TDP 15W
Max System Memory Speed DDR4 2400MHz
Memory Channels 2
Graphics Model Radeon™ Vega 3 Graphics

Arsitektur prosesor ini didasarkan pada Zen, dimana AMD menyebutnya sebagai pilihan yang paling efektif antara Kinerja maupun nilai Efisiensi. Mereka mengklaim bahwa seri CPU yang membawa arsitektur Zen ini akan memberikan peningkatan performa hingga 52% dalam siklus instruksi per-jam jika dibandingkan dengan seri prosesor AMD generasi sebelumnya.

Inti “Zen” itu sendiri merupakan desain prosesor x86 “clean sheet” yang benar-benar fresh dan  menginspirasi generasi produk terbaru komputasi AMD yang menawarkan kinerja tinggi, termasuk untuk seri Ryzen 3 2200U. Seri ini juga membawa grafis terintegrasi yang disebut Radeon RX Vega 3 dan menawarkan 3 CU (192 Shaders) dengan maksimum clock hingga 1000 MHz. TDP dapat dikonfigurasi antara 12 dan 25 Watt (15 Watt nominal).

Prosesor ini juga memiliki dukungan teknologi memori DDR4 2400Mhz dual channel, termasuk juga dukungan teknologi canggih seperti AMD SenseMI Technology dengan 5 fitur utama, yakni Extended Frequency Range (XFR), Precision Boost, Neural Net Prediction, Pure Power dan Smart Prefetch. Selain itu, Ryzen 3 2200U siap menyajikan pilihan DirectX® 12 Technology untuk pengalaman yang jauh lebih halus.

Performa CPU : AMD Ryzen 3 2200U

Jadi, bagaimana sih performa prosesor ini? Seri ini bisa dikatakan memiliki potensi jauh lebih baik jika dibandingkan dengan prosesor Intel Core i3 7th Gen Kaby-lake, dan bisa setara dengan prosesor Intel next gen yang sama. Namun, untuk melihatnya jauh lebih detail, ada beberapa tes yang kami lakukan untuk bisa meyakinkan prosesor dalam urusan kinerja nyata.

AMD Ryzen 3 2200U

Kami memiliki Acer Aspire 3 A315-41 sebagai modal utama untuk melihat seberapa baik kekuatan prosesor AMD Ryzen 3 2200U, termasuk juga untuk membandingkan bagaimana performa CPU tersebut dengan prosesor lainnya dengan spesifikasi yang hampir sama.

Cinebench R15 & GeekBench 4.0

Sebagaimana apa yang telah kami sebutkan diatas, prosesor ini mendukung Multithreading Secara Bersamaan, yang berarti bahwa setiap inti dapat memproses dua thread sekaligus. Ini bisa membawa nilai keunggulan yang baik untuk kinerja multi-tasking, meskipun masih bisa dikatakan sederhana, tidak terlalu menuntut.

Dalam benchmark Cinebench single-core, seri ini masih terhitung cukup baik, bahkan bisa melebihi kinerja yang ditawarkan prosesor Intel Core i3 -7100U dan hampir sebanding dengan prosesor Intel Core i5-7200U generasi ketujuh. Namun, untuk mencapai performa tersebut, pengguna perlu mengatur Power Plan pada pengaturan maksimum, karena jika diatur pada pilihan minimalis atau balance, clockspeed CPU rata-rata berada pada 2.5Ghz lebih sedikit.

Prosesor ini juga terlihat hebat untuk kinerja multi-thread, bahkan menyamai prosesor Intel Core i5-7200U dengan sedikit perbedaan dalam skor. Oleh karena itu, AMD Ryzen 3 2200U mampu menawarkan daya komputasi yang lebih dari cukup untuk skenario penggunaan seperti pekerjaan kantor dan browsing Internet, termasuk gaming kasual.

Performa GPU : Radeon RX Vega 3

AMD kini memiliki pilihan integrated yang jauh lebih baik, Radeon RX Vega. Pilihan ini sanggup membawa nilai iGPU ke level yang jauh lebih mengesankan, bahkan mungkin bisa sebanding dengan dedicated GPU entry level, meskipun skor yang dihasilkan masih dibawahnya. Hal yang sama juga berlaku untuk Radeon Vega 3, meskipun seri ini merupakan yang terendah, namun ia bisa memberikan performa yang cukup baik, bahkan kinerja yang ditawarkan melebihi iGPU dari Intel HD Graphic.

Spesifikasi  Radeon RX Vega 3
Codename Vega Raven Ridge
Architecture Vega
Pipelines 192 – unified
Core Speed 1100 (Boost) MHz
Shared Memory no
DirectX DirectX 12_1
Transistor Count 4500 Million
technology 14 nm
Features Tiled Rasterization, Shared Memory 

Radeon RX Vega 3 ini diluncurkan pada awal 2018, dimana sebenarnya GPU tersebut masih didasarkan pada arsitektur Vega (generasi ke-5 GCN) dan memiliki 3 CU (= 192 dari 704 shader) dengan maksimum clock hingga 1100 MHz. Kinerja tergantung pada TDP yang dikonfigurasi, clock, pendinginan, dan konfigurasi memori). Dan jika notebook ini memiliki pilihan RAM dual channel, maka seri iGPU tersebut akan jauh lebih handal untuk urusan kinerja, termasuk gaming.

3DMark / 3DMark 11

Tes 3DMark bisa menunjukan seberapa hebat performa sebuah kartu grafis untuk kinerja nyata, termasuk juga kekuatan Radeon RX Vega 3. Hasil score 3DMark dimaksudkan untuk memberikan nilai rata-rata yang dinormalisasi untuk membandingkan konfigurasi perangkat keras PC yang berbeda, khususnya juga untuk nilai GPU. Seri ini bisa membawa nilai kasual GPU performance jauh lebih baik, apalagi ada beberapa skenario yang kami hadirkan, antara 3DMark maupun 3DMark 11.

Hasil yang diperlihatkan pada beberapa skenario diatas, Radeon RX Vega 3 bisa menunjukan kekuatan yang sangat baik, bahkan hampir setara dengan seri Geforce 920MX, meskipun ini masih belum menunjukan seberapa hebat GPU tersebut untuk performa gaming. Namun begitu, seri ini jauh lebih baik dari apa yang ditawarkan Intel HD Graphic, apalagi jika ia memiliki dual channel memori yang akan mendongkrak kinerja jauh lebih gahar.

Gaming performance

Dan karena kami memiliki notebook dengan pilihan layar yang memiliki maksimum resolusi HD, maka pilihan ini sebenarnya jauh lebih ideal untuk performa gaming 720p. Terlebih lagi ia bisa membawa kasual gaming pada level yang menyenangkan, dengan tingkat FPS yang cukup baik. Meskipun seri Radeon RX Vega 3 tidak bisa membawa performa gaming yang sangat menuntut. Jadi, jika kamu berencana ingin menghadirkan gaming eSport kasual yang cukup populer, seperti DOTA 2, Overwatch maupun Fortnite, pilihan ini sanggup membawa kekuatan gaming yang ideal, meskipun masih dalam tawaran antara pengaturan low hingga medium di level 720p. Untuk lebih detailnya, berikut dibawah ini adalah hasil yang bisa ditawarkan Radeon RX Vega 3.

AMD Ryzen 3 2200U

Kesimpulan

Jadi, itu dia sedikit ulasan sederhana mengenai Prosesor AMD Ryzen 3 2200U, yang kini mulai dihadirkan pada banyak pilihan notebook mainstream maupun notebook premium. Ada banyak pilihan merk yang bisa kamu pilih, termasuk ACER, ASUS, HP, Lenovo dan sebagainya. Harga yang ditawarkan untuk seri notebook ini juga terhitung cukup terjangkau, seperti ACER Aspire 3 dengan prosesor tersebut hanya ditawarkan sekitar 5.9 jutaan saja.

Masih ada banyak yang menjadi nilai keunggulan dari prosesor Ryzen 3 2200U, hanya saja, pengguna perlu tahu bahwa untuk menunjukan potensi maksimum dari CPU tersebut, pengaturan power plan pada level maksimum bisa mempengaruhi, termasuk juga saat laptop dalam keadaan terhubung dengan charger. Selain itu, dukungan memori dual channel bisa mendongkrak kinerja jauh lebih gahar, jadi jika sebuah notebook hanya menawarkan sebuah memori saja, maka pilihan upgrade akan membawanya pada nilai yang baik.

Tapi, dari semual hal yang telah kami bahas diatas, AMD Ryzen 3 2200U bisa menjadi pilihan paling ideal untuk kasual notebook sehari-hari, antara kinerja yang ditawarkan dan harga yang bisa jauh lebih terjangkau. Seri ini mampu memberikan performa sedikit lebih baik jika dibandingkan dengan prosesor Intel Core i3-series, khususnya untuk generasi 7th ke bawah, termasuk juga dengan seri prosesor AMD sebelumnya. Hal terbaik dari ini adalah nilai arsitektur yang jauh lebih ramping, sehingga bisa membawa keseimbangan yang sempurna antara kinerja, konsumsi daya maupun dukungan teknologi.

 Baca Juga :



Comments

About Indra Setia Hidayat

Saya bisa disebut sebagai tech lover, gamer, a father of 2 son, dan hal terbaik dalam hidup saya bisa jadi saat membangun sebuah Rig. Jauh didalam benak saya, ada sebuah mimpi dan harapan, ketika situs ini memiliki perkembangan yang berarti di Indonesia atau bahkan di dunia. Tapi, jalan masih panjang, dan cerita masih berada di bagian awal. Twitter : @murdockcruz Email : murdockavenger@gmail.com
Read All Posts By Indra Setia Hidayat

2 thoughts on “AMD Ryzen 3 2200U Review : CPU Tangguh Untuk Notebook Hebat

Comments are closed.