Gara-gara Tweet Kontroversial, Sutradara Film Guardian Of Galaxy Dipecat
Hati-hati dengan segala ucapan kamu, karena itu bisa mengakhiri hal besar yang telah kamu capai selama ini. Pepatah ini bisa berlaku untuk sutradara film Guardian Of Galaxy, James Gunn ketika ia dipecat oleh Disney Studio gara-gara tweet kontroversial yang dilakukannya beberapa hari yang lalu.
Dengan keluarnya James Gunn, Marvel Studios tampaknya akan mencari sutradara baru untuk Guardians of the Galaxy Vol. 3. Walaupun begitu, James Gun tampaknya tidak terlalu merisaukan pemecatan dirinya, bahkan ia masih bersikap natural sesuai dengan keyakinan jati dirinya selama ini, meskipun, ia sempat juga melakukan permintaan maaf secara resmi tentang apa yang dilakukannya di twitter.
Baca juga : Serangan Cyber Pukul Singapura, 1.5 Juta Profil Pengguna Jadi Korban
Tweet Kontroversial James Gunn, Sang Sutradara Besar Guardian Of Galaxy
Beberapa kalangan meyakini bahwa seharusnya pihak Disney tidak melakukan langkah besar seperti itu, karena orang-orang yang ingin menyingkirkan James Gunn tampaknya bermuatan politis. Hal tersebut diungkap oleh beberapa media besar, termasuk Fox News, dimana Tweet James digali terlalu dalam oleh orang-orang yang kritis terhadap keyakinan politik Gunn dan penentangannya terhadap Presiden Donald Trump.
Jika berkaca lebih jauh lagi, Gun tampaknya sudah terbiasa dengan “mean” tweet yang dipostingnya antara tahun 2008 dan 2012, termasuk candaan Gunn tentang pedofilia dan pemerkosaan. Namun, pihak Disney tidak meyakini itu bukanlah sesuatu yang besar untuk mereka, sehingga ia tidak diberikan tindakan tegas.
If you don’t think it’s a problem the U.S. Director of Intelligence is warning us about the actions of the President of the United States, you‘re brainwashed or dumb. Do you know how serious things must be for Coats to be repeatedly speaking out against Trump? It’s unheard of.
— James Gunn (@JamesGunn) July 20, 2018
Namun ketika ia beralih menjadi seseorang yang sangat membenci president Trump, hal tersebut dimanfaatkan orang-orang besar yang membenci dirinya, sehingga menjadi boomerang bagi Gunn. Sehingga, pada tanggal 20 juli kemarin, pihak Disney mengeluarkan pernyataan secara resmi, dimana mereka mengumumkan penghentian hubungan studio dengan Gunn.
Alan Horn, Chairman Walt Disney Studios, mengatakan dalam sebuah pernyataan “Sikap dan pernyataan ofensif yang ditemukan pada umpan Twitter James tidak dapat dipertahankan dan tidak konsisten dengan nilai-nilai studio kami, dan kami telah memutuskan hubungan bisnis kami dengan dia,”.
Sebelum Disney mengeluarkan pernyataannya, Gunn menanggapi kegemparan di Twitter dalam serangkaian tweet yang mengakui provokasinya di masa lalu dan evolusi baik humor maupun hubungannya dengan diri Gun sendiri. Jadi, ini bisa menjadi pelajaran bagi kita semua, selalu berhati-hati dalam ucapan, apalagi ketika memposting sesuatu yang kontroversial di media sosial. Anda tahu mengapa?
Baca Juga :
- NVIDIA Resmi Batalkan Geforce Partner Program Yang Kontroversial
- Serangan Cyber Pukul Singapura, 1.5 Juta Profil Pengguna Jadi Korban
- Gadis Berusia 9 Tahun Direhabilitasi Gara-gara Game Fortnite
- Sony Siap Sajikan Playstation 4 Pro Spider-Man Limited Edition
VIDEO TERBARU MURDOCKCRUZ :
