- Berita Terbaru, Internet, Serba-serbi, Serba-serbi Bitcoin

Harga Bitcoin Terus Turun, Pertanda Buruk Bagi Penambang

Harga Bitcoin – Kabar yang buruk hari ini bagi penambang mata uang digital, ketika harga Bitcoin terus turun dan belum ada tanda-tanda untuk kembali naik. Sejumlah pihak bahkan mengatakan bahwa ia tidak lagi bisa memberi keuntungan yang ideal. Hal tersebut diungkap oleh beberapa kalangan, termasuk dari apa yang ditulis dalam situs CNBC. Ada beberapa pilihan yang bisa dijalani para penambang hari ini, entah berhenti sebentar hingga harga kembali normal, atau menjual sepenuhnya perangkat mereka.

Menurut Thomas Lee Fundstrat, Co-founder Fundstrat Global dalam sebuah laporan pada hari Kamis, ia mengatakan bahwa “Bitcoin saat ini memiliki harga yang tidak lagi menguntungkan untuk penambangan bitcoin, apalagi harga-harga Altcoin didasarkan dengan patokan harga salah satu mata uang yang paling populer ini”. Ya, harga BTC saat ini berada pada kisaran harga 114 juta rupiah, dan banyak kalangan memperkirakan bahwa ia akan terus turun, apalagi banyak faktor yang menghambat pilihan dunia Cryptocurrency berkembang.

Baca Juga : Google Resmi Larang Iklan Cryptocurrency, Berlaku Efektif Bulan Juni

Apa Yang Kami Tahu Tentang Hal Tersebut

Sebagaimana kita tahu bahwa Bitcoin diciptakan melalui proses “penambangan” intensif energi yang menggunakan daya komputasi tinggi untuk memecahkan persamaan matematis yang kompleks, dimana ini membuktikan bahwa seorang penambang anonim bisa menggunakan proses yang disepakati jaringan untuk membangun catatan transaksi blockchain. Penambang kemudian mendapatkan bitcoin sebagai hadiah karena berhasil menyelesaikan persamaan.

Jika biaya untuk membangun dan maintenance rig mining jauh melebihi dari keuntungan saat ini, maka para penambang secara teoritis kehilangan insentif. Hal serupa dikemukakan oleh Shone Anstey, salah satu pendiri dan presiden Blockchain Intelligence Group, dimana ia mengatakan bahwa “ Dalam beberapa kasus, para penambang mungkin saja perlu mematikan mesin mereka sampai harganya kembali naik lagi,” lanjutnya”Perlu diketahui bahwa beberapa dari para penambang ini mungkin akan kehilangan uang.”

Penambangan Bitcoin saat ini membutuhkan perangkat keras khusus yang harganya bisa mencapai dari belasan juta hingga puluhan juta (atau bahkan ratusan juta). Dan banyak dari mesin terbaru memiliki pilihan teknologi yang lebih baik, termasuk peralatan yang lebih efisien. Apa yang menjadi kendala utama para penambang adalah biaya listrik dan tingkat kesulitan karena banyak penambang baru ikut bergabung dalam kolam sehingga pemasukan bisa terkikis sedikit demi sedikit.

Harga Bitcoin
Via bitcoin.co.id

Pendapatan penambang secara kasar terus dibelah sejak dua bulan terakhir mulai dari Desember karena lonjakan minat pada pertambangan bitcoin terus naik. Ini biasanya diukur dengan hashrate, ungkap Charlie Hayter, CEO situs data industri CryptoCompare. Biaya transaksi median, sumber pendapatan lain untuk penambang, juga ikut turun.

Untuk komoditas tradisional seperti emas, bila harganya sama dengan biaya produksinya, beberapa spekulan menganggapnya ini sebagai petunjuk, mungkin mendekati titik terendah karena pasokan telah mereda. Namun hal berbeda ditunjukan dengan mata uang digital, ketika bitcoin jauh lebih kompleks karena biaya untuk menambangnya, dan bisa sangat bervariasi di seluruh dunia karena biaya listrik yang berbeda.

Contoh utama, menambang bitcoin di negara China mungkin bisa jauh lebih menguntungkan, karena banyak dari para penambang ini bisa mengakses listrik yang sangat murah yang diproduksi oleh PLTA. Para penambang ini nyatanya hanya memiliki memiliki biaya listrik sebesar 4 sen atau sekitar 400 rupiah (jika Dollar hanya memiliki nilai 10rb), kata Anstey.  Selain itu, beberapa penambang dari negeri Tirai Bambu ini juga bahkan bisa memproduksi bitcoin tanpa biaya karena memungkinkan mereka mengirim uang ke luar negeri dan menghindari kontrol pemerintah. Empat dari lima “kolam penambangan” bitcoin terbesar di dunia justru berada di negeri Tiongkok ungkap data dari Blockchain. Dan pilihan harga di mana kebanyakan penambang benar-benar akan berhenti untuk mengoperasikan mesinnya(termasuk dari negeri Tiongkok) akan berada pada kisaran 40 juta sampai 50 jutaan per bitcoin, kata analisis dari Fundstrat.

Tapi, sebagaimana apa yang telah kami katakan, bermain dalam dunia BTC merupakan resiko yang besar dengan dunia yang sangat liat di luar sana termasuk pergerakan harga. Jika anda sudah siap dengan semua hal tersebut, maka tidak ada sesuatu yang perlu dirisaukan. Namun jika anda berencana untuk membangun rig mining saat ini, sebaiknya lihat terlebih dahulu pergerakan harga, apakah akan merangkak kembali ke pilihan yang jauh lebih baik, atau tidak sama sekali.

 Baca Juga :



Comments

About Indra Setia Hidayat

Saya bisa disebut sebagai tech lover, gamer, a father of 2 son, dan hal terbaik dalam hidup saya bisa jadi saat membangun sebuah Rig. Jauh didalam benak saya, ada sebuah mimpi dan harapan, ketika situs ini memiliki perkembangan yang berarti di Indonesia atau bahkan di dunia. Tapi, jalan masih panjang, dan cerita masih berada di bagian awal. Twitter : @murdockcruz Email : murdockavenger@gmail.com
Read All Posts By Indra Setia Hidayat